• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Heboh, Kepala Daerah di Kaltim Diduga Beli Pulau Malamber Mamuju Rp 2 miliar

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Juni 2020 | 22:04
Reading Time: 2 mins read
0
Heboh, Kepala Daerah di Kaltim Diduga Beli Pulau Malamber Mamuju Rp 2 miliar

Foto: Pulau Malembar di Sulawesi Barat. (Istimewa)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PULAU Malamber, salah satu pulau dari 12 pulau digugusan kepulauan Bala-balakang, Kabupaten Mamuju, Sulbar. Pulau tersebut dikabarkan dibeli salah seorang kepala Daerah di Kalimantan Timur senilai Rp 2 miliar.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah mengatakan, pihaknya sedang mendalami masalah tersebut. Duo orang warga yang diduga terlibat transaksi jual beli pulau sementara diperiksa polisi.
“Kami sedang melakukan penyelidikan kebenaran kabar tersebut,”kata Syamsuriansyah, Jumat (19/6/2020).

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Pemprov Kaltim Percepat Integrasi Aplikasi SAKTI untuk Layanan Publik

Pemprov Kaltim Percepat Integrasi Aplikasi SAKTI untuk Layanan Publik

27 Maret 2025 | 19:05

Syamsuriansyah menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, Pulau Malamber terjual seharga Rp2 miliar dengan uang muka Rp200 juta. Nilai itu dinilai terlalu besar jika si kepala daerah hanya membeli sebidang tanah, bukan pulau.

“Itu berdasarkan keterangan Kabag Hukum Pemkab Mamuju, Camat Kepulauan Balabalakang dan Kepala Desa Balabalakang Timur,” ujar Syamsuriansyah.

Penyidik Polresta Mamuju pun melakukan pendalaman soal aturan pengelolaan pulau. Menurut Syamsuriansyah, ada beberapa literatur perundang-undangan yang harus mereka dalami, apalagi masih ada sejumlah saksi yang akan diperiksa.

“Ada unsur pidana atau tidak? Nanti kita simpulkan setelah bahan dan keterangan terkumpul semua. Jika didapat alat bukti yang sah, akan kita gelar perkara terlebih dahulu untuk penetapan tersangkanya,” jelasnya.

Pulau Malamber memang memiliki potensi luar biasa, utamanya dalam aspek kelautan dan pariwisata. Pulau itu memiliki hamparan pasir putih yang sangat indah. Berbagai jenis penyu biasanya bertelur di pulau itu, sehingga beberapa waktu lalu ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi barat sebagai wilayah konservasi laut.

Sementara itu, Camat Kepulauan Balabalakang, Juara, membenarkan kabar penjualan Pulau Malamber itu. Pulau itu dijual oleh salah seorang penghuni pulau bernama Rajab senilai Rp2 miliar. Bahkan, ia terang-terangan menyebut nama salah seorang pejabat yang membeli pulau itu.

“Ada oknum yang jual, penghuni di sana, warga asal Sumare Kecamatan Simboro, namanya Rajab. Saya sudah ambil sporadiknya, termasuk Malamber kecil karena pulau ini disiapkan untuk penangkaran penyu,” kata Juara.

Ia mengungkapkan, dirinya tidak mengetahui kapan waktu pasti transaksi jual beli itu terjadi, namun, ia memperkirakan proses itu sekitar April sebelum masuk bulan Ramadan. Ia baru mengetahui hal itu setelah ditegur oleh Bupati Mamuju soal adanya isu penjualan pulau.

“Saya heran kenapa tidak ada pemberitahuan ke pemerintah kecamatan soal jual beli itu. Bukan lagi dijual per meter, tetapi satu pulau. Saya sudah laporkan ke pemkab dan pemprov, karena ini melanggar,” terang Juara.

Sementara itu, Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengatakan, pembelian itu bukanlah pembelian pulau, tapi pembelian tanah di atas pulau itu. Pihaknya sudah memerintahkan camat untuk mengumpulkan sejumlah dokumen dan berkas atas penjualan tanah di atas Pulau Malamber.

“Saya sudah meminta ke camat untuk bukti-bukti jual beli. Pak Kajati sudah memanggil camatnya dan pak kadesnya, karena di situ ada batas kewenangan pemkab dan batas kewenangan gubernur,” tandas Habsi. (*)

 

Berita ini telah dimuat dalam liputan6.com dengan judul “Heboh Jual Beli Pulau Malamber di Mamuju”

Tags: Kalimantan TimurMamujuPulau Malamber
Previous Post

Inovatif, Kaltim dan Kukar Raih Penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Next Post

Pensiunan Dosen di Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia Tanpa Pakaian

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Pensiunan Dosen di Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia Tanpa Pakaian

Pensiunan Dosen di Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia Tanpa Pakaian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved