• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

HPN 2026, PWI Bontang Ingatkan Kepercayaan Publik jadi Taruhan Utama Pers di Tengah Disrupsi Media

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Februari 2026 | 17:14
Reading Time: 2 mins read
0
HPN 2026, PWI Bontang Ingatkan Kepercayaan Publik jadi Taruhan Utama Pers di Tengah Disrupsi Media AI dan Masa Depan Jurnalistik: Catatan dari Diskusi AJI Samarinda dan PWI Bontang

Ketua PWI Bontang, Suriadi Said saat diskusi publik jurnalistik soal AI, Jumat (9/5/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Di tengah gelombang disrupsi digital yang terus menggerus industri media, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang menegaskan satu hal yang tidak boleh ditawar oleh insan pers: kepercayaan publik.

Kepercayaan itu, menurutnya, hanya bisa dijaga melalui etika dan profesionalisme jurnalistik yang konsisten. Tanpa keduanya, pers akan kehilangan legitimasi di mata masyarakat.

PILIHAN REDAKSI

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
PWI Bontang dan Badak LNG Bicara Masa Depan Pers Lokal di Tengah Arus Digital

PWI Bontang dan Badak LNG Bicara Masa Depan Pers Lokal di Tengah Arus Digital

9 Mei 2026 | 20:49

“Yang paling penting itu menjaga kepercayaan. Bagaimana agar masyarakat percaya kepada pers. Profesionalisme dan etika harus benar-benar dijaga. Kalau tidak, orang tidak akan percaya lagi pada pers,” ujarnya saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi dan persaingan dengan media sosial, kepercayaan publik justru menjadi modal utama yang membedakan pers profesional dengan platform lain.

Namun, tantangan pers saat ini tidak hanya soal etika. Pria yang akrab disapa Isur itu menyebut persoalan bisnis media sebagai ujian paling berat yang sedang dihadapi industri pers.

Perpindahan belanja iklan ke media sosial menyebabkan pendapatan perusahaan pers menurun drastis. Dampaknya, banyak perusahaan media terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk bertahan.

“Iklan kan pindah ke media sosial. Akibatnya, perusahaan pers mengalami penurunan pendapatan. Dengan dana yang semakin kecil itu, banyak yang akhirnya melakukan PHK,” jelasnya.

Kondisi tersebut berimbas langsung pada kualitas produk jurnalistik. Dengan anggaran yang terbatas, perusahaan pers kesulitan memproduksi liputan mendalam dan program jurnalistik berkualitas yang membutuhkan biaya besar. Daya produksi menurun, dan ruang untuk jurnalisme investigatif semakin sempit.

Di sisi lain, Isur juga menyoroti dominasi media sosial yang lebih mengutamakan kecepatan, hiburan, dan sensasi, sering kali tanpa proses verifikasi yang memadai. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi media arus utama yang tetap berpegang pada prinsip akurasi dan keberimbangan.

Menurutnya, dalam kondisi masyarakat yang mengalami kelelahan ekonomi dan politik, konten hiburan berbasis sensasi justru lebih diminati. Kebutuhan tersebut banyak dipenuhi oleh media sosial, bukan media mainstream.

“Hiburannya itu sensasi-sensasi. Dan itu dilayani oleh media sosial, bukan media arus utama. Ini tantangan tersendiri bagi pers,” tegasnya.

Lebih jauh, Isur menilai orientasi sebagian insan pers kini cenderung bergeser. Dari yang sebelumnya kuat mengawal idealisme dan berperan sebagai pilar pendidikan publik, pers kini semakin terdorong untuk bertahan secara ekonomi di tengah tekanan industri.

Selain tantangan ekonomi, ia juga menyinggung persoalan kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di ruang digital. Sejumlah regulasi dinilai berpotensi menghambat praktik jurnalisme, terutama pasal-pasal bermasalah dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru serta rencana revisi Undang-Undang Penyiaran yang dikhawatirkan membatasi kerja jurnalistik investigatif.

Kebijakan di ranah digital, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5, juga disebut memperkuat kendali negara terhadap ekspresi daring. Kondisi ini menambah beban pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen.

Di tengah tekanan ekonomi, perubahan lanskap media, dan tantangan regulasi, Isur menegaskan bahwa pers tidak boleh kehilangan jati diri. Etika, profesionalisme, dan keberpihakan pada kepentingan publik harus tetap menjadi kompas utama.

“Kalau pers ingin tetap dipercaya, maka etika dan profesionalisme tidak boleh dikorbankan, apa pun tantangannya,” pungkasnya. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Hari Pers NasionalPWI Bontang
Previous Post

Bantuan Seragam Sekolah 2026 di Kutim Kini Fokus untuk Siswa Baru

Next Post

Daftar Tuntutan Mahasiswa saat Demo di Balai Kota Balikpapan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Daftar Tuntutan Mahasiswa saat Demo di Balai Kota Balikpapan

Daftar Tuntutan Mahasiswa saat Demo di Balai Kota Balikpapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved