• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Hujan Lebat Rendam Balikpapan, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Februari 2026 | 16:35
Reading Time: 2 mins read
0
Silpa Balikpapan Rp479 Miliar, Pemkot Janjikan untuk Banjir hingga Sekolah Balikpapan Terdampak Pemangkasan Rp440 Miliar, Penanganan Banjir 2026 Secara Bertahap Hujan Lebat Rendam Balikpapan, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob

Kondisi Jalan MT Haryono Balikpapan terendam banjir saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Selasa (3/2/2026). (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN — Curah hujan berintensitas tinggi yang melanda Kota Minyak menyebabkan genangan di sejumlah titik serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan lebat tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan aktif di wilayah Balikpapan.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Djoko Sumardiono, menjelaskan hujan lebat terjadi akibat pertumbuhan awan kumulonimbus.

PILIHAN REDAKSI

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

10 Juli 2026 | 21:42

Menurutnya, jenis awan tersebut dikenal membawa hujan deras dalam waktu relatif singkat, disertai angin kencang dan kilat. “Jika hujan besar terjadi, dampaknya memang langsung terasa,” ujar Djoko, Rabu (4/2/2026).

Djoko memaparkan, berdasarkan hasil pemantauan BMKG, curah hujan tercatat mencapai sekitar 47 milimeter yang masuk kategori hujan lebat hingga sangat lebat. Intensitas itu dinilai cukup untuk memicu genangan air di sejumlah titik, terutama di kawasan Jalan MT Haryono Balikpapan yang selama ini dikenal sebagai area langganan banjir.

Djoko menegaskan, genangan yang terjadi tidak dipengaruhi oleh pasang air laut. Saat hujan lebat mengguyur, kondisi air laut masih berada pada fase surut.

Karena pasang air laut baru mulai naik satu hingga dua jam setelah hujan. “Jadi genangan yang terjadi kemarin murni akibat curah hujan, bukan karena pasang laut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Djoko mengingatkan risiko banjir dapat meningkat jika hujan lebat terjadi bersamaan dengan pasang air laut, mengingat sejumlah aliran sungai di Balikpapan bermuara langsung ke laut.

“Kalau hujan dengan intensitas seperti ini bertemu pasang laut, itu bisa memicu banjir rob,” ungkapnya. Tambahnya, bahkan tanpa pasang air laut pun, di beberapa titik Balikpapan sudah terjadi genangan.

Di samping itu, Djoko memaparkan kondisi cuaca di Kalimantan Timur saat ini turut dipengaruhi fenomena La Nina lemah. Di mana, perlambatan kecepatan angin di wilayah Pulau Kalimantan, serta meningkatnya suhu muka laut di perairan Selat Makassar.

Kombinasi faktor ini mendorong peningkatan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan. Di satu sisi, kelembapan udara yang cukup tinggi di seluruh lapisan atmosfer juga mendukung terbentuknya awan hujan.

Alhasil, peluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terbuka. Lebih jauh, kata Djoko, BMKG telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Timur pada periode 31 Januari hingga 1 Februari 2026.

Sebab dalam periode tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat dan angin kencang diprakirakan dapat terjadi, termasuk di Kota Balikpapan.

Bahkan tidak hanya Balikpapan, sejumlah wilayah lain juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Baik itu wilayah Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Djoko mengingatkan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya menimbulkan genangan dan banjir, tetapi juga berpotensi memicu banjir rob, angin kencang, hingga pohon tumbang, terutama di wilayah pesisir dan kawasan rawan.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada, memantau perkembangan cuaca, serta segera melakukan langkah antisipasi saat hujan lebat terjadi. (SR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BanjirBanjir BalikpapanBanjir Rob
Previous Post

Indonesia Buka Opsi Keluar dari Board of Peace Gaza jika Tak Sejalan dengan Kemerdekaan Palestina

Next Post

110 ASN Bontang Ikut Tes Urine Mendadak

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
110 ASN Bontang Ikut Tes Urine Mendadak

110 ASN Bontang Ikut Tes Urine Mendadak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved