• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Idulfitri Unik di Berau Kaltim, Bayi Orang Utan ‘Berburu’ Ketupat

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Maret 2026 | 18:11
Reading Time: 2 mins read
0
Idulfitri Unik di Berau Kaltim, Bayi Orang Utan ‘Berburu’ Ketupat

Perayaan lebaran ketupat di dua tempat pusat penyelamatan satwa di PPS Long Sam dan Bornean Orangutan Rescue Alliance (BORA). (Dok BKSDA Kaltim)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BERAU, Pranala.co — Perayaan Idulfitri di Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung berbeda di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Long Sam, Kabupaten Berau. Empat bayi orang utan menjalani Lebaran dengan cara yang unik: mendapatkan makanan dari ketupat yang digantung di area bermain.

Ketupat yang diisi buah, selai, hingga madu digantung di playground, memaksa satwa untuk memanjat, bergelantungan, dan membuka anyaman ketupat sendiri agar bisa menyantap hidangan.

PILIHAN REDAKSI

Bayi Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Berau

Bayi Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Berau

24 Juni 2026 | 21:48
Nasib Orang Utan Kaltim: Dikepung Sawit dan Tambang, Berharap 20 Titik Aman

Nasib Orang Utan Kaltim: Dikepung Sawit dan Tambang, Berharap 20 Titik Aman

31 Mei 2026 | 17:58

Founder dan Direktur Conservation Action Network (CAN), Paulinus Kristanto, menjelaskan bahwa metode ini merupakan bagian dari pengayaan perilaku atau enrichment. Tujuannya melatih kemampuan fisik dan kognitif orang utan agar siap kembali ke habitat alaminya.

“Metode pengayaan ketupat ini bertujuan untuk menantang kemampuan fisik dan kognitif bayi orang utan. Kami sengaja menggantung ketupat di playground agar mereka aktif bergerak dan meraih makanan,” ujar Paulinus, Rabu (25/3/2026).

Ia menambahkan, proses ini juga melatih kesabaran, ketangkasan, dan kemampuan problem solving satwa. “Orang utan harus memanjat, bergelantungan, dan menggunakan koordinasi tangan serta kaki. Ini simulasi nyata bagaimana mereka mencari makan di alam liar,” kata Paulinus.

Hal serupa dilakukan Bornean Orangutan Rescue Alliance (BORA) yang dikelola Center for Orangutan Protection (COP). Makanan dimasukkan ke dalam ketupat dan digantung di dahan pohon saat orangutan menjalani “sekolah hutan”.

Manajer BORA, Widi Nursanti, menyebut enrichment ini membuat satwa tetap aktif, tidak jenuh, dan sekaligus melatih kemampuan berpikir serta perilaku alami.

“Enrichment membuat mereka sibuk, berpikir, belajar, dan mencari cara menyantap hidangan. Ini melatih problem solving dan merangsang indra penciuman,” ujar Widi.

Kepala BKSDA Kaltim, M. Ari Wibawanto, menyambut positif inisiatif kreatif ini. Menurutnya, pengayaan perilaku yang variatif menjadi kunci keberhasilan rehabilitasi orang utan sebelum dilepasliarkan.

“Media ketupat ini bukan sekadar kemasan unik, melainkan alat problem solving yang efektif. Satwa dipicu untuk menggunakan kreativitas fisik dan indra penciuman,” jelas Ari dalam rilisnya.

Ia menambahkan, sinergi antar lembaga konservasi menjadi penting untuk mendukung proses rehabilitasi.

“Inisiatif sederhana ini menjadi simbol harapan bahwa setiap proses belajar yang mereka lalui adalah langkah menuju kembali ke habitat aslinya,” ujarnya. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BerauOrang Utan
Previous Post

Kejati Kaltim Sita Uang Rp214 Miliar hingga Mobil Mewah dari Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara PT JMB

Next Post

Tumpukan Uang Rp214 Miliar dan Barang Mewah dari Kasus Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kaltim

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Tumpukan Uang Rp214 Miliar dan Barang Mewah dari Kasus Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kaltim Kejati Kaltim Sita Uang Rp214 Miliar hingga Mobil Mewah dari Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara PT JMB

Tumpukan Uang Rp214 Miliar dan Barang Mewah dari Kasus Dugaan Korupsi Lahan Transmigrasi di Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved