• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Isu TKA Buruh Kasar di Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Tak Terbukti, Buruh Lokal Keluhkan Upah

Suriadi Said by Suriadi Said
26 November 2025 | 09:53
Reading Time: 2 mins read
0
Isu TKA Buruh Kasar di Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Tak Terbukti, Buruh Lokal Keluhkan Upah

Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto saat memimpin sidak di Pabrik soda ash, Selasa(25/11/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Dugaan keberadaan tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang bekerja sebagai buruh kasar di proyek pembangunan pabrik soda ash milik Pupuk Kaltim (PKT) akhirnya menemukan titik terang. Komisi A DPRD Bontang memastikan tidak ada TKA yang mengisi posisi tersebut.

Kesimpulan itu disampaikan setelah Komisi A melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek di kawasan Kaltim Industrial Estate (KIE), Selasa (25/11/2025). Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang khawatir pekerjaan level bawah justru dikerjakan oleh pekerja asing.

PILIHAN REDAKSI

Uang Rakyat Hampir Rp1 Miliar Overbayar di Proyek Bontang, BPK Minta Segera Dikembalikan

Uang Rakyat Hampir Rp1 Miliar Overbayar di Proyek Bontang, BPK Minta Segera Dikembalikan

4 Juli 2026 | 20:52
35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

3 Juli 2026 | 19:04

“Kami mendapatkan banyak laporan dari warga sekitar. Karena itu kami turun langsung ke lapangan,” ujar Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, saat dihubungi Rabu (26/11/2025).

Berdasarkan data perusahaan, terdapat 41 TKA yang terlibat dalam proyek tersebut. Seluruhnya menempati posisi teknis. Mereka bertugas sebagai pengawas pekerjaan, operator alat, dan teknisi yang mendampingi pemasangan serta pengoperasian instrumen khusus dari Cina.

“Yang kami temukan hanya tenaga asing di posisi pengawas dan teknisi. Ada peralatan yang memang harus ditangani tenaga ahli, jadi tidak bisa sembarang orang,” jelas Heri.

Heri juga menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Indonesia bagi para TKA. Tujuannya agar proses pengawasan maupun pengarahan teknis kepada pekerja lokal berjalan tanpa hambatan.

“Bahasa Indonesia wajib dikuasai untuk menghindari kesalahpahaman dalam pekerjaan,” tegasnya.

Meski isu TKA buruh kasar tidak terbukti, sidak tersebut membuka persoalan lain. Para pekerja lokal justru menyampaikan keluhan mengenai upah yang mereka terima.

Menurut mereka, upah yang diberikan hanya setara dengan upah minimum kota (UMK). Mereka menilai beban kerja dan risiko di lapangan tidak sebanding dengan kompensasi yang diterima.

“Kami akan meminta data rinci komposisi tenaga kerja dan struktur pengupahan dari perusahaan maupun subkontraktornya. Kami ingin memastikan seluruh aturan ketenagakerjaan, termasuk soal pekerja lokal dan asing serta struktur upah, berjalan sesuai ketentuan,” kata Heri.

Proyek pembangunan pabrik soda ash PKT ditangani oleh PT Rekayasa Industri bersama konsorsium PT TCC Indonesia Branch dan PT Enviromate Technology International. Sejumlah subkontraktor juga terlibat untuk pekerjaan teknis lainnya.

Komisi A memastikan pengawasan tetap dilanjutkan. Tujuannya agar proyek strategis tersebut memberi manfaat maksimal bagi warga Bontang, khususnya dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kami ingin pastikan masyarakat sekitar merasakan kehadiran industri ini, bukan hanya jadi penonton,” tutup Heri. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: DPRD BontangPabrik Soda Ash
Previous Post

APBD Tertekan, Ini Imbauan Wawali Bontang untuk Ketua RT

Next Post

Pekerja Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Keluhkan Upah Rendah dan BPJS Tak Jelas

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Upah Diduga di Bawah UMK, Pemkot Bontang Siap Panggil Subkon Soda Ash Pekerja Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Keluhkan Upah Rendah dan BPJS Tak Jelas

Pekerja Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Keluhkan Upah Rendah dan BPJS Tak Jelas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved