• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Jagung Tumbuh di Lereng Bukit, Polres Kutim dan Astra Agro Panen 1,65 Ton

Suriadi Said by Suriadi Said
23 Mei 2025 | 14:45
Reading Time: 2 mins read
1
Jagung Tumbuh di Lereng Bukit, Polres Kutim dan Astra Agro Panen 1,65 Ton

Polsek Muara Wahau dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) melalui dua anak usahanya, PT Karyanusa Ekadaya (KED) dan PT Subur Abadi Plantations (SAP), sukses memanen jagung hibrida sebanyak 1,65 ton, Rabu (21/5/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KUTAI TIMUR, Pranala.co – Program ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan hasil menggembirakan. Sinergi antara Polsek Muara Wahau dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) melalui dua anak usahanya, PT Karyanusa Ekadaya (KED) dan PT Subur Abadi Plantations (SAP), sukses memanen jagung hibrida sebanyak 1,65 ton, Rabu (21/5/2025).

Kapolsek Muara Wahau, AKP Satria Yudha, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan panen yang menjadi bukti nyata dukungan sektor swasta terhadap program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan.

PILIHAN REDAKSI

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43

“Panen jagung berjalan lancar dan hasilnya maksimal. Ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Polri dan swasta untuk mendukung program Asta Cita Presiden,” ungkap AKP Satria Yudha.

Panen ini merupakan kelanjutan dari program penanaman jagung yang dimulai Februari 2025. Lahan yang dimanfaatkan berada di sekitar area perkebunan kelapa sawit milik anak usaha PT AAL. PT KED menanam jagung di lahan seluas 1,5 hektare, sementara PT SAP memanfaatkan lahan miring di sela-sela pohon sawit.

Administratur PT KED, Rasid, menjelaskan bahwa seluruh proses – mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen – dilakukan oleh karyawan perusahaan. Hal ini tidak hanya menghasilkan jagung, tapi juga meningkatkan kapasitas SDM perusahaan dalam bidang pertanian pangan.

“Awalnya sempat gagal, tapi setelah belajar mandiri, kami berhasil memanen lebih dari 1 ton jagung. Ini pengalaman yang sangat berharga,” ucap Rasid.

Uniknya, PT KED menggunakan pupuk organik hasil limbah sawit seperti tandan kosong dan pupuk cair kelapa sawit. Inisiatif ini sejalan dengan visi keberlanjutan Astra Agro Sustainability Aspirations yang menekankan pemanfaatan maksimal seluruh bagian tanaman sawit.

“Tanaman kelapa sawit sangat produktif. Tidak ada yang terbuang – semuanya bisa dimanfaatkan, termasuk untuk pertanian pangan seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Administratur PT SAP, Muhammad Abdus Syukur, memanfaatkan lereng bukit di sekitar perkebunan sawit sebagai lahan tanam jagung. Meski berada di kontur miring, hasil panen tetap memuaskan.

“Kami menanam di sela-sela sawit meski lahannya miring. Hasilnya cukup bagus karena tanah di area tersebut ternyata lebih subur,” jelasnya.

Panen dilakukan bertahap, menyesuaikan usia tanam karena proses penanaman tidak serentak akibat tantangan medan. Namun, SAP tetap berkomitmen melanjutkan penanaman jagung secara berkelanjutan.

“Kami akan lanjutkan penanaman jagung dan berharap panen berikutnya hasilnya lebih optimal,” tutup Abdus Syukur. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: KutimPolres Kutim
Previous Post

12 Kali Berturut-turut, Pemprov Kaltim Pertahankan Opini WTP

Next Post

Pemkot Ajak Warga Bontang Nilai Kinerja 100 Hari Pertama Wali Kota dan Wakilnya, Berikut Link Resmi Kuesionernya

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
100 Hari Kerja Neni–Agus di Bontang: Responden 739, 90 Persen Warga Puas Pemkot Ajak Warga Bontang Nilai Kinerja 100 Hari Pertama Wali Kota dan Wakilnya, Berikut Link Resmi Kuesionernya Inilah 17 Program Neni-Agus di Durasi 100 Hari Masa Kerja Memimpin Bontang 8 Kepala Daerah Kaltim Dilantik Hari Ini, Berikut Daftar Nama dan Jadwal Acaranya

Pemkot Ajak Warga Bontang Nilai Kinerja 100 Hari Pertama Wali Kota dan Wakilnya, Berikut Link Resmi Kuesionernya

Comments 1

  1. Ping-balik: Tas Berisi Mayat Bayi Mengapung di Kanal Sangatta Utara Kutim - PRANALA.CO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved