• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Jamur Mata Sapi, Jamur Khas Kaltim yang Tersembunyi di Gunung Beriun

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Mei 2022 | 00:17
Reading Time: 1 min read
4
Jamur Mata Sapi, Jamur Khas Kaltim yang Tersembunyi di Gunung Beriun

Penampakan jamur mata sapi | Foto: LuarRuang.com

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Jamur atau sering juga disebut dengan cendawan adalah sejenis tumbuhan tetapi tidak memiliki klorofil, tidak membuat makanan sendiri atau heterotof, hidup sebagai parasit, dan biasanya membentuk lumut kerak.

Untuk habitat, jamur pada umumnya tumbuh dan berkembang pada kondisi lingkungan yang lembab. Pada umumnya jamur dapat hidup dengan cara melakukan simbiosis mutualisme.

Dengan menyerap makanan dari organisme lainya yang menghasilkan zat tertentu yang dapat berguna bagi simbionya.

PILIHAN REDAKSI

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

14 Juli 2026 | 16:16
Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

3 Juli 2026 | 18:41

Salah satu lingkungan yang cocok sebagai tempat hidup jamur tersebut adalah pada kawasan Gunung Beriun, kawasan karst Sangkulirang Mangkalihat, Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Kawasan ini cocok, karena pada umunya kawasan hutan Kalimantan masih memiliki kondisi yang alami dan terjaga.

Lingkungan yang masih alami ini membuat berbagai jenis flora unik dapat tumbuh dan berkembang. Salah satu flora unik tersebut adalah jamur mata sapi yang terdapat di sekitar kawasan Gunung Beriun.

JAMUR MATA SAPI1
Jamur mata sapi yang berada di tanah © theblackborneoexpedition.com

Disebut mata sapi karena jamur ini memiliki karakteristik seperti mata sapi dengan lapisan lendir yang bening pada bagian luar tetapi memiliki bagian padat di dalamnya seperti jamur pada umumnya.

Gunung Beriun sendiri memiliki luas area yang mencapai 25.870 hektare. Dari total luas tersebut hanya sekitar 5.265 hektare yang dijadikan hutan lindung. Dan sebagian lainya adalah hutan produksi terbatas yang memiliki luas 20.605 hektare.

Masyarakat sekitar menggunakan jamur mata sapi ini untuk pengobatan seperti menurunkan kolesterol, untuk meningkatkan stamina, mengobati diabetes, asma, juga jantung.

Jamur ini sendiri baru dapat dijumpai pada ketinggian sekitar 561 mdpl berada di dekat lumut-lumut yang menghampar di tanah.

Jamur mata sapi adalah satu dari sekian contoh flora unik dan tentunya masih banyak flora unik lain berada di luar sana. Maka memastikan lingkungan hutan tetap seimbang dan terjaga akan membuat berbagai flora ataupun fauna tetap lestari. **

Tags: Gunung BeriunJamur Mata SapiKalimantan TimurKutai Timur
Previous Post

KPU Paser Usulkan Rp44,9 Miliar untuk Pilkada 2024

Next Post

Cobain Resep Sambal Raja Kutai yang Bikin Nagih

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Cobain Resep Sambal Raja Kutai yang Bikin Nagih

Cobain Resep Sambal Raja Kutai yang Bikin Nagih

Comments 4

  1. Ping-balik: Pengusaha Kaltim Didekati Perusahaan Baja Jepang, Ada Apa? - pranala.co
  2. Ping-balik: Longsor di Samarinda Akibat Hujan dan Kemiringan 45 Derajat - pranala.co
  3. Ping-balik: Kaltim Hentikan Pasokan Indukan Sapi dari Jatim dan NTB - pranala.co
  4. Ping-balik: Kaltim Masih Menunggu Aturan Vaksinasi PMK dari Pusat - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved