• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Jarilengkung Hamidy, Spesies Cecak Baru yang Ditemukan di Kalimantan

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Februari 2022 | 12:02
Reading Time: 3 mins read
0
Jarilengkung Hamidy, Spesies Cecak Baru yang Ditemukan di Kalimantan

Cecak jenis baru ini pertama kali ditemukan ketika memeriksa detail spesimen Cyrtodactylus dari Kalimantan.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Selama ini, cecak menjadi salah satu hewan yang keberadaannya kerap dihindari oleh sebagian besar orang karena dianggap mengganggu. Bukan tanpa alasan, hal tersebut terjadi karena cecak yang dapat dengan mudah dijumpai di lingkungan sekitar biasanya kerap meninggalkan kotoran yang diyakini berbahaya bagi kesehatan manusia.

Padahal jika menilik keberadaannya, cecak sama sekali tidak menimbulkan kerugian secara berarti bagi manusia. Terlebih, hewan yang masuk ke dalam kategori reptil berukuran kecil ini juga memiliki keanekaragaman jenis yang unik dan banyak diteliti oleh para ahli zoologi, termasuk di Indonesia.

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Pemprov Kaltim Percepat Integrasi Aplikasi SAKTI untuk Layanan Publik

Pemprov Kaltim Percepat Integrasi Aplikasi SAKTI untuk Layanan Publik

27 Maret 2025 | 19:05

Berbeda dengan cecak yang selama ini sering dijumpai, berbagai spesies lain dari hewan satu ini nyatanya memiliki bentuk serta anatomi tubuh yang bagi beberapa pihak tertentu cukup menarik untuk dipelajari lebih mendalam dan ditelusuri berbagai variasi lainnya.

Seperti yang terjadi belum lama ini, sekelompok peneliti telah berhasil mengidentifikasi penemuan dari jenis cecak baru, yaitu cecak jarilengkung hamidy.

Sebagai pulau terbesar ketiga di dunia yang sebagian besar wilayahnya masih ditutupi oleh kawasan hutan, tak heran jika sampai saat ini masih ada berbagai jenis keanekaragaman hayati yang belum terungkap secara lebih mendetail.

Penemuan akan jenis flora dan fauna baru pada waktu tertentu sudah pasti akan terus terjadi, seperti hasil penelitian yang dipublikasi belum lama ini yaitu mengenai penemuan spesies cecak jarilengkung hamidy (Cyrtodactylus hamidyi).

6CB933A5 0B10 4117 95AD 69A158E7376F

Melansir publikasi pada laman resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), penemuan ini pertama kali dimuat dalam jurnal Zootaxa yang terbit pada tanggal 25 Agustus lalu, sebagai hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Awal Riyanto, selaku peneliti Zoologi dari Museum Zoologicum Bogoriense bersamaan dengan kolega dari lintas negara asal Jepang, Amerika Serikat, dan peneliti dari Indonesia sendiri.

Dijelaskan bahwa penemuan cecak jenis baru ini bermula dari pemeriksaan detail spesimen Cyrtodactylus asal Kalimantan, yang tersimpan di Museum Zoologicum Bogoriense dalam rangka mengungkap diversitas marga cecak jarilengkung di Indonesia.

“Saat pemeriksaan spesimen koleksi marga cecak jarilengkung dari Kalimantan, kami mengidentifikasi beberapa spesies baru. Salah satunya C. hamidyi yang baru terbit ini. Adapun tiga lainnya sedang dalam finalisasi penulisan manuskripnya. C. hamidyi semula adalah empat spesimen berlabel C. baluensis dan dikoleksi tahun 2011 dari Kalimantan Timur,” papar Riyanto.

Dari hasil penelitian, terungkap bahwa spesies cecak baru ini mempunyai panjang tubuh hingga 63 milimeter dengan permukaan tubuh berwarna dasar cokelat. Kemudian, spesies ini memiliki corak semilunar di bagian belakang kepala, dan semacam garis melintang coklat gelap pada punggung yang dibatasi oleh pola jaringan putih namun terkadang membentuk garis vertebral.

Sementara pada bagian tubuh lainnya yaitu ekor memiliki pola melintang cokelat gelap dengan selang seling corak berwarna putih.

Masih menurut sumber yang sama, Riyanto mengungkap bahwa C. hamidy memiliki kemiripan paling dekat dengan spesies C.matsuii dari segi morfologi. Dijelaskan bahwa satu-satunya perbedaan kecil yang dimiliki muncul dari segi jumlah tuberkular punggung, pori-pori precloacal, dan jumlah baris sisik ventral.

D42E1287 1896 4996 8E25 FE67ADC6EC61
ilmuwan zoologi Indonesia yang ahli dalam cabang herpetologi, yaitu Amir Hamidy.

Di balik penemuan tersebut, para peneliti yang telah mempelajari spesies cecak jarilengkung ternyata memutuskan untuk menyertakan nama Hamidy dengan merujuk kepada salah satu ilmuwan zoologi Indonesia yang ahli dalam cabang herpetologi, yaitu Amir Hamidy.

Pria asal Pacitan yang merupakan lulusan dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada tahun 2004 tersebut, merupakan salah satu dari sedikit ilmuwan Indonesia yang memiliki kehormatan untuk bergabung dalam the Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora.

Sebagai Ketua Perhimpunan Herpetologi Indonesia yang kerap melakukan penemuan-penemuan besar, Hamidy juga diketahui menjadi salah satu ilmuwan yang kerap mengidentifikasi penemuan berbagai jenis hewan spesies baru di antaranya Rhacophorus indonesiensis pada tahun 2015, dan Leptophryne javanica pada tahun 2018.

“Nama Hamidy ini kami sematkan sebagai penghormatan dan penghargaan kami kepada Dr. Amir Hamidy salah satu herpetologis Indonesia, atas dedikasinya dalam mengajarkan dan memasyarakatkan herpetologi kepada kaum muda Indonesia, serta kontribusi signifikan beliau terhadap pengungkapan keanekaragaman dan konservasi herpetofauna Indonesia,” pungkas Riyanto. [gn]

Tags: CecakKalimantan TimurSpesies Langka
Previous Post

Bobol ATM di Kaltim Kurun 5 Bulan Raup Rp2,4 Miliar

Next Post

Bincang Literasi bersama FPB, Hadirkan Penulis Muda Berbakat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Bincang Literasi bersama FPB, Hadirkan Penulis Muda Berbakat

Bincang Literasi bersama FPB, Hadirkan Penulis Muda Berbakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved