Pranala.co, SAMARINDA — Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda bersiap menyambut lonjakan penumpang jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pelayanan angkutan udara dimaksimalkan. Enam maskapai disiagakan.
Langkah ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar. Aman. Dan nyaman. Terutama pada musim liburan akhir tahun.
Kepala BLU Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, mengatakan seluruh maskapai tersebut terdiri dari penerbangan reguler dan perintis.
“Total ada enam maskapai yang beroperasi untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat,” ujar Kadek.
Maskapai reguler yang melayani penerbangan dari dan ke Samarinda antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Super Air Jet, dan Wings Air. Sementara penerbangan perintis dilayani oleh Smart Aviation.
Hingga kini, rute Samarinda–Jakarta masih menjadi tujuan paling padat. Frekuensi penerbangannya mencapai empat kali setiap hari. Batik Air melayani dua penerbangan. Garuda Indonesia dan Citilink masing-masing satu kali.
Kadek menyebut, konektivitas udara Samarinda sepanjang 2025 menunjukkan tren positif. Sejumlah rute baru mulai dibuka. Salah satunya rute Samarinda–Banjarmasin yang beroperasi sejak 3 Oktober 2025. Selain itu, Garuda Indonesia juga menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta sejak 1 Agustus 2025.
Meski aktivitas penerbangan cukup tinggi, hingga 17 Desember 2025 belum ada pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight dari maskapai.
“Belum ada permohonan slot tambahan sejauh ini,” katanya.
Di tengah potensi cuaca ekstrem akhir tahun, pihak bandara memberi perhatian khusus pada aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang. Masyarakat diimbau datang lebih awal ke bandara.
Langkah ini penting. Untuk mengantisipasi hambatan perjalanan. Seperti hujan lebat atau genangan banjir di jalur menuju bandara.
Kadek juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh aturan penerbangan. Keamanan dan keselamatan, kata dia, adalah tanggung jawab bersama.
Tak kalah penting, calon penumpang diminta waspada terhadap penipuan penjualan tiket. Terutama tiket elektronik yang tidak melalui jalur resmi.
“Pembelian tiket sebaiknya melalui agen perjalanan daring yang terpercaya. Ini untuk menghindari kerugian menjelang liburan,” tegasnya. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami














