• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Jeritan Honorer Kutim di Depan DPRD: Kami Butuh Kepastian Status!

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Maret 2025 | 15:39
Reading Time: 2 mins read
2
Jeritan Honorer Kutim di Depan DPRD: Kami Butuh Kepastian Status!

Ratusan tenaga honorer di Kutai Timur (Kutim) melakukan aksi damai di depan kantor DPRD Kutim pada Selasa (18/3/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SANGATTA – Ratusan tenaga honorer di Kutai Timur (Kutim) memadati halaman kantor DPRD Kutim dalam aksi damai, Selasa (18/3/2025). Dengan membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan, mereka menyuarakan harapan besar: kejelasan status pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2024 tahap I.

Di bawah terik matahari, suara lantang Mursalim, Ketua Forum Komunikasi Tenaga Kerja Kontrak Daerah (Forkom TK2D) Kutim, menggema di depan gedung dewan. Ia menegaskan bahwa aksi damai ini dilakukan demi menuntut kepastian dari pemerintah terkait masa depan mereka yang telah lama mengabdi.

PILIHAN REDAKSI

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

14 Juli 2026 | 16:16
Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

3 Juli 2026 | 18:41

“Kami meminta pemerintah memberikan kepastian terkait jadwal pengangkatan CPNS dan PPPK. Sudah terlalu lama kami menunggu kejelasan,” ujar Mursalim dalam orasinya yang disambut riuh dukungan dari rekan-rekannya.

Menurut Mursalim, Kutai Timur sebagai daerah yang memiliki anggaran besar sudah sangat siap untuk mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK. Dengan adanya Keputusan Presiden (Keppres) yang telah diterbitkan, seharusnya tidak ada lagi alasan untuk menunda pengangkatan.

“Daerah kami siap. Dengan anggaran yang memadai, seharusnya pengangkatan segera direalisasikan. Kami berharap pemerintah pusat dan daerah bersinergi untuk menyelesaikan persoalan ini,” tambahnya penuh semangat.

Dukungan dari DPRD Kutim

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Kutim, Jimmy, menyatakan dukungannya terhadap aspirasi para tenaga honorer. Ia berkomitmen memperjuangkan tuntutan mereka agar proses pengangkatan menjadi PPPK dapat berjalan cepat dan efisien.

“Kami memahami keresahan para tenaga honorer. DPRD Kutim akan terus mendorong agar proses pengangkatan ini segera direalisasikan. Kami tidak ingin ada waktu kosong bagi mereka untuk menikmati gaji sebagai PPPK,” tegas Jimmy di hadapan massa aksi.

Meski demikian, Jimmy menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap harus mematuhi aturan yang berlaku dan menunggu keputusan final dari pemerintah pusat. Ia berharap surat edaran resmi dari pemerintah pusat segera diterbitkan agar memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Kami berharap keputusan dari pusat segera final. Surat edaran yang akan muncul nantinya diharapkan memberikan kejelasan kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi di Kutai Timur,” lanjutnya.

Bagi para tenaga honorer yang hadir, aksi damai ini bukan sekadar bentuk protes, tetapi juga ekspresi dari harapan yang tak pernah pudar. Bertahun-tahun mengabdi tanpa kepastian status, banyak dari mereka yang menggantungkan masa depan pada kebijakan pengangkatan ini.

“Kami hanya ingin kepastian. Kami sudah bekerja bertahun-tahun, bahkan ada yang belasan tahun. Harapan kami sederhana, diangkat menjadi PPPK agar kehidupan kami lebih sejahtera,” ujar Siti, seorang tenaga honorer di bidang administrasi, dengan mata berkaca-kaca.

Aksi damai ini berakhir tertib setelah beberapa perwakilan tenaga honorer diterima anggota DPRD Kutim untuk berdialog langsung. Meski belum ada keputusan pasti, mereka berharap suara mereka didengar dan segera ditindaklanjuti. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: HeadlineHonorerKutai TimurKutim
Previous Post

Pemuda asal Balikpapan, Muhammad Haikal Al Ghifari, Juara MTQ MABIMS di Brunei Darussalam

Next Post

Tren Penumpang di Kaltim: Domestik Merosot, Internasional Justru Meningkat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Tren Penumpang di Kaltim: Domestik Merosot, Internasional Justru Meningkat

Comments 2

  1. Ping-balik: Langsung Disegel! 3 THM di Kutim Nekat Beroperasi di Bulan Ramadan - Pranala.co
  2. Ping-balik: Langsung Disegel! 3 THM di Kutim Nekat Beroperasi di Bulan Ramadan - newsborneo.id

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved