• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

Suriadi Said by Suriadi Said
14 Juli 2026 | 17:11
Reading Time: 2 mins read
0
Jurus Baru ATR/BPN Atasi Konflik Agraria Berbasis HAM

Kementerian ATR/BPN menerima hasil kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM yang disusun Komnas HAM, Senin (13/07/2026). [Dok ATR/BPN]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BENANG kusut sengketa lahan di Indonesia mulai menemukan titik terang baru. Pemerintah kini melirik pendekatan yang lebih manusiawi untuk mengurai konflik pertanahan yang selama ini kerap berujung bentrok dan kebuntuan.

Langkah ini ditandai dengan diserahkannya dokumen kajian Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis Hak Asasi Manusia (HAM) oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (13/7/2026).

PILIHAN REDAKSI

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Tetap Bisa Disertipikatkan, Ini Jalurnya

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Tetap Bisa Disertipikatkan, Ini Jalurnya

11 Juli 2026 | 14:38

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa urusan sengketa lahan tidak bisa lagi dilihat hanya dari kacamata legalitas sertifikat semata. Ada aspek kemanusiaan yang jauh lebih besar di dalamnya.

“Konflik agraria tidak semata-mata berkaitan dengan tugas dan fungsi kami di bidang pertanahan,” ujar Ossy saat menghadiri dialog rekomendasi tersebut di Gedung Komnas HAM, Jakarta.

Menurut Ossy, di dalam pusaran konflik tersebut, ada pertaruhan yang menyangkut hak hidup warga, hak memperoleh keadilan, rasa aman, hingga hak atas lingkungan yang sehat. Landasan itulah yang membuat peta jalan ini dinilai krusial sebagai kompas baru bagi kementeriannya.

Kajian yang diserahkan ini bukan produk instan. Komnas HAM menghabiskan waktu hampir tiga tahun untuk memetakan akar masalah sengketa lahan di tanah air.

Hasilnya: konflik agraria di Indonesia bersifat struktural dan sistemik. Artinya, Kementerian ATR/BPN mustahil menyelesaikannya sendirian tanpa melibatkan instansi lain.

Ossy mengapresiasi kerja keras Komnas HAM dan menyatakan kesiapannya untuk membawa rekomendasi ini ke tingkat pengambil kebijakan tertinggi di kementerian.

“Kami akan melaporkan hasil kajian ini kepada Bapak Menteri. Kami juga melihat peluang memperkuat substansi penyelesaian konflik melalui penguatan regulasi agar langkah eksekusinya punya tumpuan hukum yang kuat,” tambah Ossy.

Jajaran ATR/BPN bergerak cepat dengan menyiapkan koordinasi lintas sektor dan mulai menyisir kasus-kasus sengketa yang masuk skala prioritas.

Senada dengan Ossy, Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM, Putu Elvina, mengingatkan bahwa peta jalan ini dirancang sebagai panduan bersama, bukan cuma untuk koridor pertanahan.

Sengketa di lapangan realitasnya bertumpukan dengan banyak sektor lain, mulai dari kawasan kehutanan, wilayah tambang energi, hingga proyek sumber daya mineral.

“Isu HAM ini multidimensi dan multisektor,” kata Putu Elvina.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga agar regulasi yang sedang digodok pemerintah saat ini tidak tumpang tindih. Langkah preventif jauh lebih mendesak agar konflik serupa tidak terus meletus dan berulang di tempat yang sama.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen ATR/Waka BPN didampingi oleh pejabat kunci penanganan sengketa, di antaranya Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Iljas Tedjo Prijono, serta Direktur Hubungan Kelembagaan Hizkia Simarmata. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: Redaksi | Advertorial
Tags: BPN BontangKantor Pertanahan Bontang
Previous Post

Hanya Selisih 7 Orang, Lowongan dan Pencari Kerja di JMF Balikpapan Nyaris Seimbang

Next Post

Detik-Detik Bocah 12 Tahun Tersungkur di Depan Mako Damkar Bontang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Detik-Detik Bocah 12 Tahun Tersungkur di Depan Mako Damkar Bontang

Detik-Detik Bocah 12 Tahun Tersungkur di Depan Mako Damkar Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved