• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kasus Andrie Yunus, Puspom TNI Tahan 4 Prajurit Diduga Terlibat

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Maret 2026 | 22:57
Reading Time: 2 mins read
0
Kasus Andrie Yunus, Puspom TNI Tahan 4 Prajurit Diduga Terlibat

Konferensi pers penahanan empat anggota TNI diduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus di Mabes TNI, Jakarta, 18 Maret 2026. Tempo/Dede Leni Mardianti.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JAKARTA, Pranala.co – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus memasuki babak baru. Empat prajurit TNI kini ditahan untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatan dalam peristiwa tersebut.

Penahanan dilakukan Pusat Polisi Militer TNI di Pomdam Jaya sejak Rabu pagi, 18 Maret 2026. Komandan Puspom TNI, Yusri Nuryanto, membenarkan langkah tersebut. Ia menyebut keempat prajurit diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap Andrie Yunus.

PILIHAN REDAKSI

Pastikan Pembangunan Inklusif, Kementerian HAM dan Otorita Sinergikan Hak Warga

Pastikan Pembangunan Inklusif, Kementerian HAM dan Otorita Sinergikan Hak Warga

24 Juni 2026 | 20:06
Kemenham Dengar Aspirasi Warga Sepaku soal Dampak Pembangunan IKN

Kemenham Dengar Aspirasi Warga Sepaku soal Dampak Pembangunan IKN

24 Juni 2026 | 19:57

“Tadi pagi saya telah menerima orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus,” ujarnya dalam konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta.

Keempat prajurit yang diamankan masing-masing berinisial NDP, SL, BWH, dan ES. Mereka diketahui berasal dari Badan Intelijen Strategis dari matra udara dan laut.

Meski telah ditahan, Yusri menegaskan bahwa status mereka belum sebagai tersangka. Proses pendalaman masih dilakukan, termasuk pengumpulan barang bukti dan penelusuran motif.

“Belum ditetapkan sebagai tersangka. Masih kita dalami, termasuk motif dan keterkaitan peristiwa,” katanya.

Peristiwa penyiraman air keras terjadi Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat.

Saat itu, Andrie Yunus diserang oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan. Tanpa banyak interaksi, pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah korban.

Akibat serangan tersebut, cairan korosif mengenai bagian kanan tubuh Andrie, termasuk mata, wajah, dada, dan tangan. Bahkan, sebagian pakaian yang dikenakan korban dilaporkan meleleh.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie mengalami luka bakar cukup serius, dengan tingkat cedera mencapai sekitar 24 persen. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan aktivis dan dugaan keterlibatan aparat. Puspom TNI memastikan proses hukum akan berjalan secara transparan dan profesional.

Perkembangan lebih lanjut masih menunggu hasil penyelidikan mendalam yang kini tengah dilakukan tim gabungan. (RE/CNN)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Hak Asasi ManusiaKorban Kekerasan
Previous Post

Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Baru tentang Realita Pahit Kumpul Keluarga

Next Post

Lonjakan Pendatang di Berau, Aparat Diminta Jemput Bola Lakukan Pendataan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Lonjakan Pendatang di Berau, Aparat Diminta Jemput Bola Lakukan Pendataan

Lonjakan Pendatang di Berau, Aparat Diminta Jemput Bola Lakukan Pendataan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved