• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kasus Pekerja TA Positif Narkoba, BNNK Bontang Soroti Lemahnya Sistem Tes saat Rekrutmen

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Desember 2025 | 15:17
Reading Time: 2 mins read
0
Kasus Pekerja TA Positif Narkoba, BNNK Bontang Soroti Lemahnya Sistem Tes saat Rekrutmen

Ketiga pekerja TA PKT saat menjalani assesment di BNN Kota Bontang, Kamis (18/12/2025)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Kasus tiga pekerja Turn Around (TA) di lingkungan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) yang terindikasi positif narkoba membuka fakta lain. Bukan hanya soal perilaku individu. Tetapi juga lemahnya sistem tes narkoba dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Ketiga pekerja tersebut diamankan tim Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) PKT saat hendak berangkat kerja. Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan alat isap narkoba atau bong.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

Meski tidak ditemukan narkotika, hasil tes urine menunjukkan ketiganya positif menggunakan zat terlarang.

Kasus ini kemudian ditangani aparat. Setelah diamankan, ketiganya sempat dibawa ke Polres Bontang sebelum akhirnya diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang.

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, karena barang bukti yang ditemukan hanya alat isap, penanganan dilanjutkan melalui asesmen di BNN.

“Hasil asesmen menunjukkan ketiganya siap menjalani rehabilitasi,” ujar Lulyana, Kamis (18/12/2025).

Dari hasil pemeriksaan, tingkat penyalahgunaan narkoba ketiga pekerja itu dinilai masih tergolong ringan. BNN pun merekomendasikan rehabilitasi rawat jalan.

Pengakuan para pekerja pun terungkap. Satu orang mengaku menggunakan narkoba agar tetap terjaga saat bekerja malam. Dua lainnya mengaku hanya ikut-ikutan.

Namun, bagi BNN, persoalan utama bukan berhenti di sana.

Lulyana menyoroti sistem perekrutan tenaga kerja TA yang dinilai masih longgar. Ia mengungkapkan, ketiganya bisa lolos bekerja meski telah mengantongi surat keterangan bebas narkoba saat melamar.

“Ini yang menjadi pertanyaan besar. Surat keterangan bebas narkoba bisa dikeluarkan dari banyak tempat,” ujarnya.

Menurut Lulyana, tes narkoba yang waktunya bisa diprediksi sangat rawan dimanipulasi. Seseorang dapat menunda penggunaan narkoba sebelum tes dilakukan agar hasilnya tetap negatif.

“Alat tes urine memiliki batas waktu deteksi. Kalau seseorang tahu kapan dites, dia bisa mengatur dirinya,” jelasnya.

Karena itu, BNN Kota Bontang mendorong perubahan sistem. Tes narkoba dinilai harus dilakukan secara mendadak dan terintegrasi.

Ia mengungkapkan telah berkoordinasi dengan tim Kamtib PKT agar perusahaan penyedia tenaga kerja TA wajib bekerja sama dengan BNN dan pihak keamanan perusahaan.

“PKT sebenarnya sudah bekerja sama dengan BNN. Ke depan, tes narkoba idealnya satu pintu melalui BNN,” tegas Lulyana.

Menurutnya, persoalan ini bukan soal biaya. Tetapi soal jaminan bahwa tenaga kerja yang direkrut benar-benar sehat, aman, dan produktif.

Selain itu, Lulyana juga menekankan peran Dinas Tenaga Kerja. Pengawasan terhadap proses rekrutmen dinilai perlu diperkuat.

“Disnaker harus ikut mengontrol. Tes narkoba harus memiliki rentang waktu yang jelas dan diawasi secara berjenjang,” tambahnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting. Pencegahan narkoba di lingkungan kerja tidak cukup hanya mengandalkan kelengkapan administrasi.

Diperlukan sistem tes yang ketat. Mendadak. Dan terkoordinasi.

“Tujuan akhirnya sederhana. Agar pekerja tidak dirugikan dan perusahaan memperoleh sumber daya manusia yang aman serta produktif,” tutup Lulyana. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: BNN BontangNarkoba
Previous Post

Diduga Manipulasi Pajak Rp452,8 Juta, Dua Bos Sawit di Kaltim Berurusan dengan Kejari Balikpapan

Next Post

Empat ASN Bontang Positif Sabu, BNN Pilih Jalur Pencegahan dan Rehabilitasi

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Empat ASN Bontang Positif Sabu, BNN Pilih Jalur Pencegahan dan Rehabilitasi

Empat ASN Bontang Positif Sabu, BNN Pilih Jalur Pencegahan dan Rehabilitasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved