• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kejadian Sopir Travel Positif Sabu, Bontang Perketat Pengawasan Jelang Mudik

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Maret 2026 | 18:53
Reading Time: 2 mins read
0
Surat Bebas Narkoba jadi Syarat Sekolah, BNNK Bontang Khawatir Hanya Formalitas Nestapa Pelajar SMK Bontang jadi Pengedar Narkoba, BNN Sentil Pola Asuh Remaja 14 Tahun di Bontang Terjerat Sabu, Kasus Terungkap dari Pencurian di Rumah Sendiri Kejadian Sopir Travel Positif Sabu, Bontang Perketat Pengawasan Jelang Mudik BNNK Bontang: Guntung dan Tanjung Laut Indah Masuk Zona Rawan Narkoba BNN Bontang Bongkar Pola Baru Bandar Narkoba yang Sasar Dunia Pendidikan

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co – Rasa aman yang selama ini melekat pada layanan transportasi travel di Kota Bontang mulai terusik. Temuan tiga sopir travel yang positif menggunakan narkotika jenis sabu memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

Bagi sebagian warga, menggunakan jasa travel bukan sekadar pilihan transportasi, melainkan bentuk kepercayaan penuh kepada pengemudi. Karena itu, kabar tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait keselamatan perjalanan.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

“Kalau dengar ada sopir pakai narkoba, jujur jadi takut naik travel. Kita ini menyerahkan keselamatan sepenuhnya ke sopir,” ujar Rina, salah satu warga Bontang.

Keresahan serupa juga disampaikan Andi. Ia menilai pengawasan terhadap sopir seharusnya dilakukan secara rutin, bukan hanya sesekali.

“Harusnya ada pengecekan berkala. Ini bukan hal sepele, karena menyangkut nyawa banyak orang,” tegasnya.

Sementara itu, Siti menyoroti pentingnya keterbukaan dari perusahaan transportasi. Ia berharap ada jaminan bahwa sopir dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba sebelum membawa penumpang.

Penggunaan narkotika seperti sabu diketahui dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat refleks, hingga memicu perilaku berkendara yang berbahaya. Dalam kondisi lalu lintas yang padat, hal ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan fatal.

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, menegaskan bahwa temuan tersebut harus menjadi perhatian bersama.

“Keselamatan penumpang adalah tanggung jawab utama yang tidak bisa ditawar. Selain penindakan, edukasi kepada sopir juga terus kami dorong,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Jika menemukan pengemudi dengan kondisi mencurigakan, penumpang diminta tidak ragu untuk menolak atau melaporkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bontang, Taufan Syuhada, menyampaikan keprihatinannya atas kasus tersebut. Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dianggap remeh karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa.

“Terkait sopir travel yang positif mengonsumsi narkoba, tentu sangat disayangkan. Ini menyangkut keselamatan sopir dan penumpangnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan pentingnya membedakan jenis layanan transportasi, apakah termasuk angkutan dalam kota atau angkutan kota dalam provinsi (AKDP). Untuk angkutan AKDP, kewenangan perizinan berada di tingkat provinsi.

“Angkutan umum biasanya memiliki pelat dasar kuning. Ini penting agar masyarakat mengetahui legalitas kendaraan yang digunakan,” jelasnya.

Menjelang arus mudik Lebaran, pengawasan terhadap sopir dan kendaraan akan diperketat. Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan dan BNN merencanakan pemeriksaan kesehatan serta tes narkoba bagi para pengemudi.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.

Sementara itu, Dinas Perhubungan akan fokus pada pemeriksaan teknis kendaraan. Namun, untuk angkutan AKDP, pengawasan utama tetap menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kami akan mendampingi proses pemeriksaan, khususnya untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan,” pungkas Taufan. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BNN BontangNarkoba
Previous Post

Tiga Sopir Travel Positif Sabu, Ini Respons Asosiasi Bontang Bersatu

Next Post

Sambut HUT Polairud ke-75, Sat Polairud Bontang Gelar Bakti Sosial di Masjid

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Sambut HUT Polairud ke-75, Sat Polairud Bontang Gelar Bakti Sosial di Masjid

Sambut HUT Polairud ke-75, Sat Polairud Bontang Gelar Bakti Sosial di Masjid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved