• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kenaikan Insentif RT, Guru, hingga Kader Posyandu di Bontang Harus Diikuti Kinerja

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Oktober 2025 | 19:57
Reading Time: 2 mins read
0
Dari Energi Hijau hingga Manufaktur, Bontang Buka Keran Investasi Kenaikan Insentif RT, Guru, hingga Kader Posyandu di Bontang Harus Diikuti Kinerja Pemkot Bontang Resmi Minta Kemendagri Dilibatkan dalam Sengketa Sidrap

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Kenaikan insentif bukan sekadar penghargaan. Bagi Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, ini juga bentuk tanggung jawab bagi penerimanya.

Hal ini disampaikan Agus Haris kepada penerima insentif mulai dari ketua RT, guru, penggiat agama, hingga kader kesehatan, Senin (6/10) malam di Gedung 3 Dimensi.

PILIHAN REDAKSI

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14

“Kenaikan insentif harus dibarengi dengan kinerja. Mulai dari RT, guru, penggiat agama sampai kader kesehatan, semua harus menunjukkan peningkatan tanggung jawab dan pelayanan,” tegasnya.

Agus Haris menekankan pentingnya peran RT sebagai garda terdepan pemerintah dalam memantau kondisi sosial warga.

“Kami ingin tidak ada warga yang luput dari pantauan RT. Tidak boleh ada anak putus sekolah atau warga miskin yang tidak menerima bantuan,” ujarnya.

Menurutnya, tugas RT bukan hanya administrasi, tetapi juga penggerak kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, setiap permasalahan sosial bisa cepat terdeteksi dan ditangani bersama.

Di bidang pendidikan, Agus Haris menaruh harapan besar pada guru formal maupun guru ngaji.

“Guru harus memastikan proses belajar diterima anak-anak dengan baik. Nilai akademik penting, tapi mental dan akhlak anak juga harus dijaga,” jelasnya.

Pemerintah kota tetap bertanggung jawab atas pendidikan PAUD hingga SMP. Menurut Agus Haris, pondasi karakter, budi pekerti, dan kemampuan akademik harus kuat sebelum anak melangkah ke SMA, yang menjadi kewenangan Pemprov Kaltim.

“Kenaikan insentif juga diberikan untuk guru ngaji. Artinya, pendidikan umum dan agama harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Agus Haris menilai kader posyandu memiliki peran vital.

“Kader posyandu adalah ujung tombak pemerintah di lapangan. Kami berharap mereka aktif membantu menangani berbagai masalah kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Agus Haris mengingatkan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan masyarakat melalui RT, guru, penggiat agama, dan kader kesehatan menjadi kunci keberhasilan pembangunan manusia Bontang.

“Kenaikan insentif bukan hanya berdampak pada kesejahteraan penerima, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga Bontang secara menyeluruh,” tutupnya.

Sekadar mengingatkan. Insentif Ketua RT yang sebelumnya Rp 1,2 juta akan naik menjadi Rp 2 juta. Guru honorer atau swasta juga mendapat kenaikan hingga Rp 2 juta, dengan tambahan dukungan Rp 500 ribu per orang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Kemudian, untuk kader Posyandu nantinya akan dinaikkan menjadi Rp 1 juta, dari yang sebelumnya hanya Rp 300 ribu saja. Sementara itu, insentif bagi pegiat agama seperti marbot, pendeta, pastor, dan pemuka agama lainnya, juga dinaikkan menjadi Rp 2 juta. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Pemkot Bontang
Previous Post

Kaltim Siapkan Tim Khusus Awasi Penyaluran Elpiji dan BBM Bersubsidi

Next Post

Balikpapan jadi Pilot Project Standarisasi Layanan Publik Nasional

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Balikpapan jadi Pilot Project Standarisasi Layanan Publik Nasional

Balikpapan jadi Pilot Project Standarisasi Layanan Publik Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved