• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kenapa Bikin SIM Harus Lolos Tes Psikologi?

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Juni 2020 | 14:23
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

TES psikologi bagi para pemohon pembuatan dan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) mulai berlaku sejak Maret lalu. Hasilnya akan dilampirkan sebagaimana tes kesehatan, dan menjadi pelengkap berkas untuk keperluan administrasi.

Tujuan dari diadakannya tes psikologi adalah untuk mengetahui tingkat emosi dari pemohon SIM. Adapun psikotes ini meliputi kemampuan berkonsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri, dan stabilitas emosi.

PILIHAN REDAKSI

Mengintip Kemeriahan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bontang, Penonton Riuh

Mengintip Kemeriahan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Bontang

1 Juli 2026 | 17:28
Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Polisi Amankan 4,71 Gram Sabu

Pria di Tanjung Laut Bontang Ditangkap, Polisi Amankan 4,71 Gram Sabu

25 Juni 2026 | 09:48

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Imam Syafii menuturkan dulu, pemohon SIM hanya menyertakan pemeriksaan kesehatan fisik. Namun, saat ini pihaknya mulai menerapkan wajib mengikuti tes psikologi. Jadi satu kesatuan dari tes fisik.

Aturan baru ini, kata AKP Imam Syafii sesuai dengan UU pasal 81 ayat 4 tentang lalu lintas. Isinya, pemohon SIM wajib memenuhi syarat administrasi kesehatan. Soal-soal dalam tes tersebut lebih kepada mengetahui kondisi pemohon ketika berhadapan pada suatu kondisi di jalan.

Dia menambahkan, langkah ini dilakukan aparat kepolisian karena penyebab utama kecelakaan bisa terjadi karena human error. Pengendara kerap merasa ingin menang sendiri dan merasa paling benar di jalan. Dan ini memicu terjadilah terjadinya kecelakaan itu.

”Padahal yang namanya pengendara kendaraan bermotor di jalan raya itu terkait dengan sikap, etika, norma, dan tingkah laku. Harus bisa saling menghargai kepada sesama pengguna jalan,” papar dia.

Lalu, kenapa pemohon perpanjangan SIM juga harus menjalani tes psikologi? Dikatakan AKP Imam Syafii, hal ini karena emosional manusia yang selalu berkembang. ”Karena pengajuan SIM tiap lima tahun sekali. Kita tidak tahu, apakah tingkat emosi seseorang tetap atau berubah. Bisa saja dulu orangnya pendiam, sekarang temperamen,” katanya.

Adanya tes psikologi ini akan menambah biaya pengurusan SIM baru atau memperpanjangannya. Berikut biaya pengurusan SIM baru maupun memperpanjangnya:

Biaya SIM Baru
  • SIM A Rp 120 ribu
  • SIM B Rp 120 ribu
  • SIM C Rp 100 ribu
Biaya Perpanjangan SIM
  • SIM A Rp 80 ribu
  • SIM B Rp 80 ribu
  • SIM C Rp 75 ribu

Diketahui, biaya tes psikologi berkisar Rp 100 ribu berlaku untuk semua kategori SIM. Ditambah biaya pemeriksaan fisik sekira Rp 40 ribu. Artinya untuk mengurus perpanjangan SIM C saja, pemohon harus menyiapkan dana Rp 215 ribu. (*)

Tags: Kalimantan TimurPolres Bontangsurat Izin mengemudiTes Psikologi
Previous Post

19 Rumah di Samarinda Terbakar, 104 Warga Mengungsi

Next Post

Potensi Pelanggaran Pilkada Bontang saat Pandemi, Mulai Data Pemilih hingga Politik Uang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Potensi Pelanggaran Pilkada Bontang saat Pandemi, Mulai Data Pemilih hingga Politik Uang

Potensi Pelanggaran Pilkada Bontang saat Pandemi, Mulai Data Pemilih hingga Politik Uang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved