• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kerap Tak Berfungsi, Eskalator Pasar Rawa Indah Bontang Hanya jadi Pajangan?

Suriadi Said by Suriadi Said
14 November 2025 | 18:36
Reading Time: 2 mins read
0
Kerap Tak Berfungsi, Eskalator Pasar Rawa Indah Bontang Hanya jadi Pajangan?

Gedung Pasar Taman Rawa Indah.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Keluhan warga kembali mengarah pada fasilitas eskalator di Pasar Taman Rawa Indah, Bontang. Alat transportasi vertikal itu lagi-lagi tidak berfungsi. Padahal, eskalator menjadi akses utama menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) yang berada di lantai lima bangunan pasar.

MPP berada di bawah pengelolaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Di tempat inilah berbagai urusan administrasi diselesaikan. Mulai dari perizinan, kependudukan, hingga layanan perbankan. Namun, gangguan eskalator membuat warga harus bekerja ekstra.

PILIHAN REDAKSI

Anggaran Minim, Dua Elevator Pasar Tamrin Bontang Belum Bisa Diperbaiki Sudah Dua Bulan Elevator di Pasar Tamrin Bontang Hanya jadi Pajangan

Anggaran Minim, Dua Elevator Pasar Tamrin Bontang Belum Bisa Diperbaiki

25 Mei 2026 | 14:52
Sebulan usai Kebakaran, 142 Kios Pasar Segiri Samarinda Siap Dihuni Pedagang

Sebulan usai Kebakaran, 142 Kios Pasar Segiri Samarinda Siap Dihuni Pedagang

5 Mei 2026 | 15:52

Setiap hari, masyarakat terpaksa menaiki tangga manual dari lantai dasar. Bagi sebagian orang mungkin tak terlalu merepotkan. Tapi bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan ibu-ibu yang membawa anak kecil, jarak lima lantai itu terasa jauh.

“Sudah beberapa kali saya ke sini, tapi eskalatornya mati terus. Harus naik sampai lantai lima, lumayan capek. Apalagi kalau orang tua yang mau ngurus surat,” keluh Rina, warga Berebas Tengah, Rabu (13/11).

Keluhan juga datang dari para pedagang. Mereka menilai kerusakan berulang ini menurunkan kenyamanan pengunjung.

“Kami senang ada MPP di pasar ini, jadi tidak perlu jauh-jauh ke kantor dinas. Tapi kalau aksesnya begini terus, yang tua dan difabel jadi kesulitan,” kata Samsul, pedagang pasar.

MPP hadir sebagai inovasi pelayanan terpadu. Satu gedung untuk banyak urusan. Satu kunjungan untuk berbagai keperluan administrasi. Cepat, mudah, dan transparan—itu tujuannya.

Namun fasilitas pendukung seperti eskalator justru menjadi titik lemah. Tanpa akses yang ramah, efisiensi layanan ikut terhambat.

“Pelayanan publik yang baik bukan hanya soal cepatnya proses, tapi juga kemudahan warga dalam mengaksesnya,” tambah Rina.

Menanggapi keluhan berulang itu, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris memastikan pemerintah akan turun tangan. Ia berjanji mengusut penyebab eskalator sering mati dan menindaklanjuti laporan kerusakan.

“Kami akan cari tahu apa penyebab eskalator itu sering tidak berfungsi. Secepatnya akan ditindaklanjuti dan dilaporkan ke pimpinan,” ujar Agus Haris, Jumat (14/11/2025).

Agus menegaskan, keberadaan eskalator itu memang dirancang untuk memudahkan pengunjung. Baik yang hendak mengurus dokumen di MPP maupun yang sekadar berbelanja di pasar terbesar di Bontang tersebut.

“Kalau tidak berfungsi, tujuannya tidak berjalan. Makanya akan kami cari tahu dulu masalahnya,” pungkasnya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pasar Taman Rawa IndahPasar Tradisional
Previous Post

Wawali Bontang Telusuri Sungai hingga ke Hulu, Ungkap Titik Baru Penyebab Banjir

Next Post

Tuntutan Kasus Narkoba Eks Direktur Persiba Balikpapan Kembali Ditunda untuk Kedua Kalinya

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Tuntutan Kasus Narkoba Eks Direktur Persiba Balikpapan Kembali Ditunda untuk Kedua Kalinya

Tuntutan Kasus Narkoba Eks Direktur Persiba Balikpapan Kembali Ditunda untuk Kedua Kalinya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved