• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Khawatir Identitas Daerah Hilang, Bupati Kutim Tantang Petani Tak Melulu Tanam Sawit

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Juni 2026 | 08:53
Reading Time: 2 mins read
0
Khawatir Identitas Daerah Hilang, Bupati Kutim Tantang Petani Tak Melulu Tanam Sawit

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. [Hafif/Pranala.co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KUTAI Timur (Kutim) sedang menghadapi kecenderungan mengkhawatirkan. Hamparan hijau perkebunan komoditas lokal yang menjadi identitas daerah, kini perlahan-lahan lenyap, berganti menjadi monokultur kelapa sawit.

Fenomena masifnya alih fungsi lahan sawit ini membuat Pemerintah Kabupaten Kutim mengambil langkah cepat. Mereka berupaya keras menahan laju konversi lahan agar kekayaan agraris asli daerah tidak punah ditelan gelombang ekspansi sawit.

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, langsung menginstruksikan Dinas Perkebunan untuk bergerak cepat. Target utamanya adalah mengaktifkan kembali lahan-lahan tidak produktif atau lahan tidur yang tersebar di berbagai wilayah.

Langkah penyelamatan ini diambil bukan tanpa alasan. Luasan lahan untuk komoditas unggulan lokal seperti kakao dan nanas menyusut drastis dalam beberapa tahun terakhir karena petani ramai-ramai beralih ke kelapa sawit.

Padahal, tanaman-tanaman ini bukan sekadar sumber nafkah, melainkan sudah menjadi identitas ekonomi masyarakat Kutim sejak lama.

Ardiansyah mengungkapkan, Kutim sebenarnya punya rekam jejak mentereng di sektor perkebunan. Daerah ini pernah menyandang status sebagai pemilik lahan kakao terbesar di Kalimantan Timur, dengan luasan mencapai lebih dari 3.000 hektare.

Namun, kejayaan itu perlahan goyah. Sebagian besar ladang cokelat tersebut kini telah berubah wajah menjadi perkebunan kelapa sawit skala besar maupun rakyat.

Menyikapi banyaknya lahan telantar yang berpotensi dicaplok industri sawit, Bupati Ardiansyah melontarkan perumpamaan yang menggelitik namun sarat akan ketegasan.

“Lahan-lahan yang kemarin mungkin masih ‘ngantuk’, tidur enggak bisa, bangun enggak bisa, siram saja supaya bangun,” ujar Ardiansyah saat memberikan arahan di Sangatta, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, komoditas non-sawit memiliki prospek ekonomi yang tidak kalah menjanjikan jika dikelola secara modern dan optimal. Kutim tidak hanya punya kakao fermentasi yang berkualitas tinggi, tetapi juga potensi aren, nanas, karet, lada, hingga vanili yang tersebar di berbagai kecamatan.

Untuk menyukseskan misi ini, Pemkab Kutim mendesak Dinas Perkebunan mempercepat program peremajaan tanaman pada lahan yang kurang produktif. Stimulus ini diharapkan mampu mendongkrak hasil panen sekaligus meyakinkan petani agar tetap setia pada komoditas lokal.

“Saya minta Dinas Perkebunan segera lakukan peremajaan. Jangan sampai pola pikir petani kita semuanya berubah menjadi sawit,” tegas Ardiansyah.

Ardiansyah mengakui bahwa tantangan terbesar pemerintah daerah saat ini adalah benturan isi dompet. Petani secara manusiawi akan memilih komoditas yang memberikan perputaran uang dan keuntungan lebih cepat, dan saat ini sawit adalah jawabannya.

Kondisi ini disadari betul bisa mengancam keberlanjutan masa depan pertanian daerah jika pemerintah tidak turun tangan memberikan jaminan, baik dari sisi budidaya maupun kepastian pasar.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Kutim kini tengah mempercepat pengurusan Sertifikat Indikasi Geografis (SIG) untuk produk kakao fermentasi khas Kutim. Sertifikasi internasional ini diyakini mampu melambungkan nilai jual produk di pasar global dan memperkuat posisi tawar petani.

Selain itu, skema sinergi antara koperasi dan pelaku UMKM lokal terus dimatangkan guna memperluas penyerapan hasil bumi rakyat. Pendampingan di lapangan melalui penyuluh pertanian juga bakal diintensifkan pada wilayah-wilayah potensial.

Lewat strategi berlapis ini, Pemkab Kutim berharap komoditas lokal mampu berdiri tegak sebagai penopang ekonomi, tanpa harus tunduk di bawah bayang-bayang ekspansi kelapa sawit. [HAF]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Previous Post

Bongkar Isi Ponsel Sony Sonjaya, Kejagung Temukan 41 Nama Politisi Pemburu Proyek MBG

Next Post

Layanan Jantung di Kaltim Diperkuat, Kutim Tambah Dokter Spesialis

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Layanan Jantung di Kaltim Diperkuat, Kutim Tambah Dokter Spesialis

Layanan Jantung di Kaltim Diperkuat, Kutim Tambah Dokter Spesialis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved