• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Layanan Jantung di Kaltim Diperkuat, Kutim Tambah Dokter Spesialis

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Juni 2026 | 11:49
Reading Time: 2 mins read
0
Layanan Jantung di Kaltim Diperkuat, Kutim Tambah Dokter Spesialis

12 Direktur RSUD di Kalimantan Timur melakukan tanda tangan kerja sama penanganan kasus kardiovaskular, di Kantor Bupati Kutim, Jumat (19/6/2026). [Hafif/Pranala.co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

UPAYA memperkuat layanan kesehatan jantung di Kalimantan Timur (Kaltim) terus dipercepat. Pemerintah Provinsi Kaltim bersama pemerintah kabupaten dan kota mulai membangun jejaring pelayanan yang lebih terintegrasi agar pasien penyakit jantung bisa mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus jauh-jauh dirujuk ke luar daerah.

Langkah itu menjadi bagian dari target nasional pembentukan 400 jejaring penanganan penyakit kardiovaskular di Indonesia dalam lima tahun ke depan. Bagi masyarakat, program ini bukan sekadar urusan fasilitas rumah sakit, tetapi menyangkut peluang hidup yang lebih besar saat kondisi darurat terjadi.

PILIHAN REDAKSI

Soal Limbah Medis, RSUD Kudungga Sangatta Klaim Insinerator Berizin dan Sesuai SOP

Soal Limbah Medis, RSUD Kudungga Sangatta Klaim Insinerator Berizin dan Sesuai SOP

9 Juli 2026 | 14:14
1.200 Pasien Jantung Antre di RSUD Bontang, Mayoritas Luar Daerah

1.200 Pasien Jantung Antre di RSUD Bontang, Mayoritas Luar Daerah

20 Juni 2026 | 15:08

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita bersama 12 direktur rumah sakit daerah di Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin, mengatakan hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini telah memiliki fasilitas pelayanan penyakit jantung yang cukup memadai.

“Ini sebagian dari program pemerintah untuk melakukan pemerataan di bidang kesehatan. Dengan kerja sama ini, rumah sakit di Kaltim dapat melakukan pelayanan jantung dengan lebih baik,” ujarnya usai penandatanganan kerja sama di Kantor Bupati Kutai Timur, Jumat (19/6/2026).

Dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim, hanya Kabupaten Mahakam Ulu yang belum bergabung dalam jejaring layanan kardiovaskular tersebut.

Menurut Jaya, kondisi itu terjadi karena rumah sakit daerah di Mahulu masih berstatus kelas D dan sedang dalam proses peningkatan kapasitas.

“Kami menargetkan akhir tahun ini pembangunan fisik untuk naik ke kelas C bisa selesai serah terimanya. Jika sudah, maka 10 kabupaten/kota di Kaltim dipastikan 100 persen siap melayani pasien kardiovaskular,” katanya.

Target itu menjadi penting mengingat penyakit jantung dan hipertensi masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyambut penguatan jejaring layanan jantung tersebut. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyakit jantung terus meningkat sehingga rumah sakit daerah harus mampu memberikan pelayanan yang lebih lengkap.

“Ini merupakan layanan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat. Pemerintah memberikan perhatian besar pada penyakit seperti ini, sehingga rumah sakit akan terus dipenuhi kelengkapan fasilitasnya,” ujar Ardiansyah.

Meski sarana kesehatan terus ditingkatkan, ia menilai tantangan terbesar saat ini masih berada pada ketersediaan tenaga medis spesialis.

Saat ini Kutai Timur baru memiliki dua dokter spesialis jantung. Jumlah itu dinilai belum ideal untuk melayani kebutuhan masyarakat di wilayah yang luas dan terus berkembang.

Karena itu, pemerintah daerah menargetkan penambahan dokter spesialis jantung dalam waktu mendatang.

“Hari ini kita baru memiliki dua orang dokter spesialis jantung. Ke depan, targetnya akan kita tingkatkan menjadi tiga orang dokter spesialis untuk memaksimalkan pelayanan tindakan,” tegasnya. [HAF]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Penyakit JantungRSUD Kudungga Sangatta
Previous Post

Khawatir Identitas Daerah Hilang, Bupati Kutim Tantang Petani Tak Melulu Tanam Sawit

Next Post

Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap ‘Melawan’ ke Jakarta Pekan Depan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap 'Melawan' ke Jakarta Pekan Depan

Kutim Terancam Badai PHK Tambang, Bupati Siap 'Melawan' ke Jakarta Pekan Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved