• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Krisis Air Bersih Intai Bontang, Wali Kota: Sumur Mulai Tak Bisa Disedot

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Desember 2025 | 06:43
Reading Time: 2 mins read
0
Catat! 27 Wilayah di Bontang Ini Tidak Akan Terdistribusi Air PDAM Akhir Pekan

Salah satu sumur PDAM Bontang

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Krisis air bersih mulai mengintai Kota Bontang. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan bahwa sejumlah sumur dalam yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air warga sudah menunjukkan penurunan debit yang mengkhawatirkan.

“Beberapa sumur di Kota Bontang sudah krisis, sudah tidak bisa disedot lagi. Termasuk di Bontang Lestari, air memang masih ada, tetapi debitnya terus berkurang,” ujar Neni di Pendopo Rumah Jabatan, Rabu (3/12/2025).

PILIHAN REDAKSI

Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan

13 Juli 2026 | 18:11
Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

11 Juli 2026 | 18:13

Neni menjelaskan, Bontang tidak memiliki sumber air permukaan seperti sungai besar atau danau. Hampir seluruh kebutuhan air rumah tangga dan industri bertumpu pada sumur dalam (deep well).

Ketika konsumsi meningkat dari tahun ke tahun, tekanan terbesar justru berada pada cadangan air tanah yang kian tipis. Di sejumlah titik, air bahkan tidak lagi bisa ditarik ke permukaan.

“Kita ini sangat bergantung pada air tanah. Saat eksploitasi meningkat, stoknya cepat menurun,” jelasnya.

Kondisi ini bukan sekadar penurunan debit. Neni mengingatkan, jika pengambilan air tanah terus berlangsung tanpa upaya konservasi, Bontang bisa menghadapi ancaman intrusi air laut—fenomena ketika air asin merembes masuk ke lapisan air tanah.

“Kalau intrusi terjadi, kualitas air akan turun drastis dan tidak layak dikonsumsi. Ini sangat berbahaya,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bontang kini mempercepat upaya konservasi dan mencari alternatif sumber air bersih. Namun Neni menekankan bahwa keberhasilan penanganan krisis ini perlu dukungan penuh masyarakat dan sektor industri.

“Kita harus bijak menggunakan air. Lingkungan harus dijaga. Kalau tidak, nanti kita sendiri yang merasakan akibatnya,” katanya.

Krisis debit air tanah ini menjadi lampu kuning bagi semua pihak. Pengelolaan air bukan hanya soal menyediakan pasokan, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan demi masa depan Bontang dan generasi berikutnya. (*)

 

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Air BersihPDAM Bontang
Previous Post

Hadapan Mahasiswa UNDIP, Menteri ATR/BPN Beberkan Strategi Pemerataan Tanah Nasional

Next Post

Kaltim Masuki Musim Hujan Panjang, Waspada Bencana Hidrometeorologi

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Kaltim Masuki Musim Hujan Panjang, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Kaltim Masuki Musim Hujan Panjang, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved