Bontang, PRANALA.CO — Tidak ada yang lebih menyenangkan dari dua kata ini: long weekend. Dan kabar baiknya, dalam dua bulan ke depan, kata itu akan datang berkali-kali.
Kalender sudah berbicara. Mulai Mei hingga akhir Juni 2025, deretan hari libur berjejer rapi — seperti memberi kode halus: saatnya rehat, saatnya liburan.
Yang paling dekat, akhir pekan panjang sudah menunggu pekan depan. Tepatnya Sabtu hingga Selasa, 10–13 Mei 2025. Empat hari libur beruntun. Hari Senin, 12 Mei, adalah Hari Raya Waisak 2569 BE — tanggal merah. Lalu Selasa, 13 Mei, pemerintah menetapkannya sebagai cuti bersama.
Jika belum sempat merencanakan apa-apa, jangan khawatir. Dua minggu setelahnya, long weekend kembali hadir. Kali ini lebih tenang, karena dimulai dari Kamis, 29 Mei, memperingati Kenaikan Yesus Kristus. Disambung Jumat, 30 Mei, yang juga cuti bersama. Lima hari kerja, lalu libur empat hari — pola yang bikin banyak orang ingin langsung pesan tiket.
Bulan Juni? Masih ada lagi. Bahkan dua kali.
Long weekend pertama di bulan itu datang pada Jumat, 6 Juni 2025. Bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1446 H. Lalu Senin, 9 Juni, kembali cuti bersama. Libur empat hari lagi. Di akhir bulan, Jumat, 27 Juni 2025, Tahun Baru Islam 1447 H jadi libur nasional. Bonus satu hari untuk menarik napas lebih panjang.
Kalau Anda tipe orang yang suka merencanakan lebih awal, ini daftar tanggalnya:
Mei 2025
Kamis, 1 Mei: Hari Buruh Internasional
Sabtu–Selasa, 10–13 Mei: Long weekend Waisak
(12 Mei Hari Raya Waisak, 13 Mei cuti bersama)Kamis–Jumat, 29–30 Mei: Long weekend Kenaikan Yesus Kristus
Juni 2025
Minggu, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
Jumat–Senin, 6–9 Juni: Long weekend Iduladha
Jumat, 27 Juni: Tahun Baru Islam
Kalender memang hanya benda mati. Tapi deretan tanggal merah itu, bisa membuat hidup terasa lebih hidup. Apalagi kalau sudah ada rencana: pulang kampung, staycation, atau sekadar me time di rumah. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















