• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Mantan Dokter Spesialis RSHD Samarinda Kaltim Bongkar Bobroknya Manajemen; Gaji Tertunda hingga Tak Ada Kontrak Kerja

Suriadi Said by Suriadi Said
21 April 2025 | 21:13
Reading Time: 2 mins read
1
Mantan Dokter Spesialis RSHD Samarinda Kaltim Bongkar Bobroknya Manajemen; Gaji Tertunda hingga Tak Ada Kontrak Kerja

Konferensi pers mengenai RSHD Samarinda di Hotel Midtown, Senin, 21 April 2025.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Samarinda, PRANALA.CO – Kinerja buruk manajemen Rumah Sakit Haji Darjad alias RSHD Samarinda yang dipimpin drh. Iliansyah, CEO sekaligus Direktur Utama PT Medical Etam (ME), kembali menjadi sorotan. Tidak hanya soal pelayanan, namun juga mengenai hak-hak tenaga medis, khususnya dokter spesialis yang bekerja di sana.

Salah satu pihak yang menyuarakan masalah ini adalah dr. Muhammad Deddy Pratama. Seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang juga merupakan cucu dari H Darjad. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Hotel Midtown, Senin, 21 April 2025, dr. Muhammad Deddy Pratama mengungkapkan kisahnya yang mengarah pada kekisruhan soal pembayaran yang belum terselesaikan.

PILIHAN REDAKSI

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28

Ia menjelaskan pengalamannya bekerja di RSHD pada akhir 2023 hingga 2024, setelah mendapat rekomendasi dari dr. Andreas Anang, Direktur RSHD Samarinda saat itu. Namun, sejak hari pertama, ia merasa ada yang janggal dalam manajemen rumah sakit tersebut.

“Keanehan pertama saya alami adalah tidak ada kontrak kerja tertulis. Di mana-mana, sebuah hubungan kerja pasti didasari oleh kontrak perjanjian. Baik itu pihak yang mempekerjakan atau yang dipekerjakan. Tapi di sini tidak ada sama sekali,” ungkap dr. Deddy, yang merasa kebingungannya semakin menjadi.

Setelah berbicara secara lisan dengan CEO RSHD, drh. Iliansyah, dan pihak manajemen, ia pun mulai berpraktik. Meskipun legalitas untuk bekerja, seperti surat izin praktik (SIP) dan STR, semuanya jelas dan dapat diverifikasi, status karyawan di RSHD justru nihil.

“Karena ketidakjelasan status itu, akhirnya saya juga tidak menerima pembayaran untuk jasa medis yang saya berikan,” jelasnya lebih lanjut.

Pengalaman buruk ini tidak hanya dirasakan dr. Deddy. Ia menyebutkan bahwa banyak koleganya, dokter spesialis lain, yang juga menghadapi masalah serupa. Pembayaran yang terlambat, bahkan tak dibayar sama sekali, menjadi keluhan umum. Bagi dr. Deddy, ini adalah salah satu alasan kuat mengapa ia akhirnya memilih untuk mengundurkan diri.

“Saya membuat surat pengunduran diri yang diterima oleh CEO, tapi saya merasa tidak ada tanggapan yang berarti dari pihak manajemen. Komunikasi yang terjalin sangat minim, dan ketika kami mencoba berbicara, mereka malah menghindar,” tuturnya.

Bahkan, dr. Deddy menyampaikan bahwa komunikasi internal di rumah sakit tidak berjalan efektif. Tak ada niat untuk menjalin dialog antara manajemen dan dokter spesialis mengenai masalah yang terjadi di dalam RSHD Samarinda. Hal ini menambah ketegangan di antara tenaga medis yang bekerja di sana, yang merasa diabaikan dan tidak diberi hak mereka sebagai pekerja. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: RSHD SamarindaRumah Sakit
Previous Post

Tak Masuk Agenda Nasional, Festival Adat Lom Plai Dayak Wahea Jalan Terus

Next Post

Rencana Pembangunan Pelabuhan Khusus di Bontang, Ini Penjelasan PT KNI

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Rencana Pembangunan Pelabuhan Khusus di Bontang, Ini Penjelasan PT KNI Jumlah Penumpang KM Sabuk Nusantara 89 dari Pelabuhan Lok Tuan Masih Minim

Rencana Pembangunan Pelabuhan Khusus di Bontang, Ini Penjelasan PT KNI

Comments 1

  1. Ping-balik: Bukan Hanya Gaji Karyawan, RSHD Samarinda Kaltim Pun Utang Darah, Nilainya Rp280 Juta Lebih - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved