• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Mengenal Badudus dan Bapapai, Ritual Penyucian Diri Jelang Pernikahan Urang Banjar

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Juni 2024 | 20:36
Reading Time: 3 mins read
1
Mengenal Badudus dan Bapapai, Ritual Penyucian Diri Jelang Pernikahan Urang Banjar

Calon pengantin jelang pernikahan melaksanakan badudus.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Kebanyakan setiap suku di Indonesia memiliki ritual masing-masing bagi calon pengantin jelang pernikahan. Salah satunya ritual pembersihan diri yang dilakukan guna menyucikan diri sebelum memasuki kehidupan baru sebagai sepasang suami-istri, mengharapkan kebaikan setelah pernikahan, hingga memohon restu dari yang kuasa agar pasangan tersebut mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan.

Bila di Jawa kita mengenal istilah siraman, Urang Banjar yang tinggal di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur punya upacara bamandi-mandi yang bernama badudus dan bapapai.

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26

Keduanya memiliki fungsi yang sama, hanya saja badudus biasa digunakan untuk keluarga kerjaan atau keturunan bangsawan yang memiliki hubungan dengan keluarga candi atau tutus candi. Sedangkan upacara bapapai dapat dilakukan semua Urang Banjar.

Badudus

Ritual badudus dilakukan untuk membersihkan jiwa raga calon pengantin menjelang pernikahan. Upacara adat ini juga bertujuan untuk membentengi diri dari berbagai gangguan seperti calon pengantin terserang penyakit atau tergoyahnya kehidupan rumah tangga setelah resmi menikah.

Pelaksanaan badudus biasanya dilakukan tiga hari sebelum pernikahan. Dalam upacara ini, rambut-rambut halus seperti alis, sekitar dagi, pelipis, akan dicukur, kemudian dirias sederhana.

Dalam ritual badudus akan disediakan piduduk atau mahar yang terdiri dari seekor ayam, lima cupak beras ketan, tiga telur ayam, kelapa muda, sebatang lilin, uang perak, cermin, pisau, jarum, benang, dan jarum.

Biasanya juga dilengkapi dengan 41 jenis kue, bubur merah-putih, kopi, mayang pinang, minyak likat baboreh, dan kasai kuning atau bedak yang dicampur air dan kunyit.

Adapun untuk perlengkapan lain yang wajib disiapkan adalah tempat duduk untuk bersimpuh bertingkat dua dan dilapisi kain satin kuning, mangkuk kaca untuk wadah keramas, gelas dandang untuk menyimpan air bunga, teko untuk air yang digunakan saat berdoa, tempayan untuk menampung air mayang, dan sebuah tempayan lagi untuk menampung air bersih.

Ketika prosesi badudus dimulai, calon pengantun akan duduk dengan posisi saling membelakangi. Calon pengantin akan dimandikan dari air yang sudah dimasukkan mayang pinang. Setelah itu, pada air terakhir yang akan disiram, akan ditambahkan air kelapa muda.

Kedua mempelai pun dapat mandi dan kembali lagi untuk diberikan batutungkal atau coretan di kaki dari cacak burung dengan campuran kapur dan kunyit agar terhindar dari gangguan roh.

Selanjutnya, calon pengantin akan mengelilingi lilin dan cermin sebanyak tiga kali kemudian dilumuri dengan kasai kuning agar tubuh terlihat berseri.

Bapapai

Dari kalangan rakyat biasa Suku Banjar akan melakukan upacara pemandian atau mandi kembang yang disebut bapapai. Kata papai memiliki arti percik, yang pada praktiknya ritual ini dilakukan dengan memercikan air dengan menggunakan mayang pinang pada kedua mempelai di malam hari menjelang pernikahan.

Untuk menyelanggarakan upacara adat ini, dibutuhkan beberapa kelengkapan seperti tempat air, berbagai kembang, mayang pinang, daun tulak yang dicampur air, dan piduduk berisi beras, gula, dan kelapa.

Ada juga yang menambahkan kue cingkaruk, nasi kuning, dan nasi lamak. Sumber air dalam upacara bapapai biasanya diambil dari pusaran air sungai besar.

Bapapai akan dimulai dengan mengarak pengantin pria ke tempat pengantin wanita. Kemudian, kedua calon pengantin akan duduk berdampingan dan dipercikan air oleh sesepuh wanita. Jumlah percikan air saat memandikan pun selalu ganjil dan dilakukan bergantian. Setelah mandi, keduanya akan duduk dikelilingi oleh lilin dan cermin.

Tradisi bapapai dilakukan dengan harapan bahwa mempelai dapat membersihkan diri dan membuang masa lalu, kemudian bersiap untuk menyambut kehidupan baru dengan kondisi jiwa raga yang bersih. Setelah seluruh upacara selesai biasanya akan dilanjutkan dengan bersantap nasi balamak dan pisang emas.

Bapapai memang merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun. Bahkan, Urang Banjar meyakini bahwa upacara adat ini wajib dilakukan. Jika tidak, masyarakat percaya ada kemungkinan calon pengantin akan mengalami masalah karena tidak mematuhi aturan para leluhur.

Seperti dikutip Kompas.com, ada pasangan yang melangsungkan pernikahan tanpa melakukan bapapai dan beberapa hari kemudian menderita sakit, serta berbagai kejadian tak masuk akal. Anehnya, upaya untuk menyembuhkan penyakit itupun tidak berhasil. Setelah sepakat melakukan bapapai, orang yang sakit tersebut kembali sehat seperti semula. (*)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Tags: HeadlineKalimantan TimurKHAS KALIMANTAN TIMUR
Previous Post

Mau Kuliah tapi Minim Biaya, Begini Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN 2024

Next Post

Demam Berdarah Sudah Makan Korban 12 Orang di Kaltim selama 2024

BACA JUGA

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

HDPE Flap Gate untuk Irigasi, Ini Keunggulan dan Rekomendasi Suppliernya

15 Juli 2026 | 22:56
Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Next Post
Demam Berdarah Sudah Makan Korban 12 Orang di Kaltim selama 2024

Demam Berdarah Sudah Makan Korban 12 Orang di Kaltim selama 2024

Comments 1

  1. Ping-balik: Video Sultan Banjar Dukungan Calon Pilkada Kaltim Tuai Kritik dari Pemuda Banjar, KBBKT Tegaskan Netralitas - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved