• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Misteri Air Bersih Hilang di Kampung Buton Balikpapan Terungkap, Ada Pipa Bocor

Suriadi Said by Suriadi Said
23 Juni 2026 | 19:39
Reading Time: 2 mins read
0
Misteri Air Bersih Hilang di Kampung Buton Balikpapan Terungkap, Ada Pipa Bocor

Manajer Distribusi PTMB, Indra Gunawan. (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KELUHAN warga Kampung Buton, Gunung Bakaran, Balikpapan yang sudah lebih dari sepekan hidup tanpa pasokan air bersih akhirnya menemukan titik terang.

Di tengah aksi warga yang memblokade jalan sebagai bentuk protes, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mengungkap adanya kebocoran pada pipa distribusi yang selama ini membuat aliran air tidak sampai ke pelanggan.
Temuan itu disampaikan Manajer Distribusi PTMB, Indra Gunawan, Selasa (23/6/2026).

PILIHAN REDAKSI

Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan

13 Juli 2026 | 18:11
Air Bersih Balikpapan Mati 2 Pekan, Warga Kampung Buton Blokir Jalan

Air Bersih Balikpapan Mati 2 Pekan, Warga Kampung Buton Blokir Jalan

23 Juni 2026 | 18:20

Menurutnya, persoalan bermula dari kebocoran pipa air baku yang sebelumnya telah diperbaiki. Setelah pekerjaan selesai, pasokan kembali dialirkan menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai sebelum didistribusikan ke wilayah pelayanan.

Namun ada sesuatu yang tidak beres.
Air yang sudah masuk ke jaringan distribusi ternyata tidak sampai seluruhnya ke pelanggan. Petugas kemudian melakukan penelusuran bertahap untuk mencari sumber gangguan.

“Setelah air itu terisi dan terbagi ke wilayah-wilayah pelayanan, hilang air itu. Makanya kami pasang valve depan BDS untuk melakukan pengecekan secara bertahap,” kata Indra.

Dari proses pengecekan tersebut, PTMB menemukan kebocoran baru pada pipa distribusi berdiameter 200 milimeter.
Temuan itu sekaligus menjelaskan mengapa sejumlah kawasan masih mengalami gangguan meski perbaikan sebelumnya telah selesai dilakukan.

Indra mengakui gangguan distribusi telah berlangsung sekira 10 hingga 11 hari terakhir.

Bahkan hingga saat ini, Kampung Buton menjadi salah satu wilayah yang belum menikmati aliran air secara normal.
“Memang kondisi untuk Kampung Buton, air tidak mengalir,” ujarnya.

Sementara itu, kawasan BDS disebut baru kembali memperoleh suplai air dalam dua hari terakhir setelah dilakukan penanganan awal di lapangan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan warga yang selama berhari-hari harus mencari alternatif sumber air untuk kebutuhan sehari-hari. Puncaknya, warga melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes atas lambatnya pemulihan layanan.

Saat ini PTMB masih melakukan penyambungan dan perbaikan pada bagian pipa yang mengalami kerusakan.
Perusahaan berharap pekerjaan tersebut dapat segera rampung sehingga distribusi kembali normal.

“Mudah-mudahan satu sampai dua jam bisa selesai. Kalau ini selesai, insya Allah air bisa kembali mengalir,” kata Indra.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak.

Menurutnya, proses normalisasi kali ini memakan waktu lebih lama karena terdapat kebocoran lain yang baru ditemukan setelah dilakukan penelusuran jaringan distribusi secara menyeluruh.

“Saya minta maaf sebelumnya. Biasanya kalau penormalan lokal itu cepat, tetapi kali ini tidak normal-normal. Setelah kami telusuri ternyata ada kebocoran pada pipa 200 milimeter bagian atas,” ujarnya.

PTMB memastikan petugas tetap berada di lapangan untuk memantau proses perbaikan hingga tuntas. Perusahaan juga akan melakukan pengecekan lanjutan guna memastikan seluruh pelanggan yang terdampak kembali mendapatkan pasokan air secara normal. [RUL]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Air BersihPDAM Balikpapan
Previous Post

HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kaltim Sediakan 13 Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga

Next Post

Mantan Aktivis Aksi Kamisan Kini Jadi Wamen HAM, Begini Sikapnya soal IKN

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Mantan Aktivis Aksi Kamisan Kini Jadi Wamen HAM, Begini Sikapnya soal IKN

Mantan Aktivis Aksi Kamisan Kini Jadi Wamen HAM, Begini Sikapnya soal IKN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved