• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Sidang Isbat

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Maret 2026 | 20:10
Reading Time: 2 mins read
0
Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 2026 Jatuh 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Sidang Isbat Salat Id di Kaltim, Muhammadiyah Siapkan 75 Lokasi – Cek Daerah Terdekatmu! Muhammadiyah Bontang Siap Sambut Idul Adha 1445 H, Gelar Salat Id di Empat Lokasi

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1445 H lalu. PDM Kota Bontang akan kembali menggelar Shalat Idul Adha 1445 H, salah satunya di Stadion Bessai Berinta. (M Zulfikar)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Penentuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai mendapat perhatian masyarakat. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan tanggal Lebaran 2026 melalui metode perhitungan astronomi, sementara pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat untuk memastikan awal bulan Syawal.

Muhammadiyah secara resmi menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

PILIHAN REDAKSI

Tok! MA Putuskan Muhammadiyah Berhak Mutlak Kelola Masjid Al-Ikhlas Bontang

Tok! MA Putuskan Muhammadiyah Berhak Mutlak Kelola Masjid Al-Ikhlas Bontang

2 Juli 2026 | 17:04
Kaltim Dikepung 3 Krisis, Ahmad Aznem: IPM Jangan jadi Penonton di IKN!

Kaltim Dikepung 3 Krisis, Ahmad Aznem: IPM Jangan jadi Penonton di IKN!

16 Juni 2026 | 21:27

Dalam penentuannya, Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Sistem kalender ini mengacu pada perhitungan astronomi yang menyatukan penanggalan Hijriah secara global. Dengan metode tersebut, awal bulan Hijriah dapat diprediksi jauh hari sebelumnya tanpa menunggu proses rukyatul hilal di masing-masing wilayah.

Berdasarkan hasil perhitungan hisab, ijtima atau konjungsi menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan tanggal 30 Ramadan. Pada saat matahari terbenam di hari tersebut, terdapat wilayah di dunia yang telah memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1.

Parameter tersebut ditandai dengan posisi bulan yang memiliki ketinggian lebih dari 5 derajat dan elongasi mencapai 8 derajat. Kondisi ini dinilai telah memenuhi kriteria masuknya awal bulan Syawal dalam sistem Kalender Hijriah Global Tunggal.

Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

Berbeda dengan Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab, pemerintah menetapkan awal bulan Hijriah melalui sidang isbat yang menggabungkan metode perhitungan astronomi dan pengamatan langsung hilal.

Hingga kini pemerintah belum menetapkan secara resmi tanggal Idulfitri 1447 H. Penentuan tersebut akan diputuskan setelah pelaksanaan sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Mengacu pada informasi dari Kementerian Agama, sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Sidang akan digelar di Auditorium H. M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.

Proses penentuan awal Syawal ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Potensi Perbedaan Tanggal Lebaran

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama, Idulfitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Perkiraan tersebut juga sejalan dengan analisis sejumlah peneliti astronomi.

Peneliti BRIN, Thomas Djamaluddin, dalam penjelasannya menyebutkan bahwa posisi hilal pada saat Maghrib, 19 Maret 2026, di wilayah Asia Tenggara diperkirakan belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Jika kondisi tersebut terjadi, maka kemungkinan besar awal Syawal baru akan dimulai pada hari berikutnya, yakni Sabtu, 21 Maret 2026.

Perbedaan metode penentuan ini membuka peluang adanya perbedaan tanggal Lebaran antara Muhammadiyah dan pemerintah. Meski demikian, masyarakat diharapkan tetap menjaga sikap saling menghormati dalam menyikapi perbedaan yang kerap terjadi dalam penentuan awal bulan Hijriah. (RED)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: MuhammadiyahSalat Idulfitri
Previous Post

Mulai 28 Maret, Anak di Bawah 16 Tahun Tak Boleh Punya Akun Media Sosial

Next Post

Sidak Takjil Ramadan di Kutim: 43 Sampel Diuji, Satu Minuman Terindikasi Mengandung Pewarna Tekstil

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Sidak Takjil Ramadan di Kutim: 43 Sampel Diuji, Satu Minuman Terindikasi Mengandung Pewarna Tekstil

Sidak Takjil Ramadan di Kutim: 43 Sampel Diuji, Satu Minuman Terindikasi Mengandung Pewarna Tekstil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved