• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Niatnya Menolong Orang, Jual Bensin Eceran Sebotol Air Mineral 600 ML

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Maret 2021 | 19:19
Reading Time: 1 min read
1
Niatnya Menolong Orang, Jual Bensin Eceran Sebotol Air Mineral 600 ML

Kios Hesty yang menawarkan takaran alternatif bensin eceran. [FOTO: DARWIN]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Penjual bensin eceran mudah ditemui di pinggir jalan. Biasanya mereka menjual dalam bentuk botol satu liter ataupun menggunakan pompa manual. Selain itu, bisa menjadi solusi jika kehabisan bensin saat posisinya jauh dari SPBU.

Mungkin penjual bensin eceran bejibun di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Ratusan atau tak terhitung jumlahnya. Meksi begitu, kreativitas masih menjadi jurus jitu menarik minat pembeli dalam menjual produk.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Inilah yang dilakukan Hesty, pedagang bensin eceran di tepi Pertigaan Jalan Pattimura dan Perum BTN KCY, Kelurahan Api-api, Kota Bontang. Dia menjual bensin eceran dengan takaran 600 mili liter atau setara dengan sebotol air mineral ukuran tanggung.

Ide ini tak muncul tiba-tiba. Ada sebabnya. Kata Hesty, bermula saat orangtuanya ingin membantu orang lain. Kala itu ada seseorang ingin membeli bensin, namun uangnya tak cukup membeli satu liter bensin eceran.

“Awalnya waktu Papa saya jualan depan gedung PGS itu Mas. Waktu itu ada anak uangnya kurang pas mau beli yang takaran per liter. Nah, karena ada botol mineral ukuran 600ml jadi disesuaikan harganya Rp 5 Ribu,” terangnya.

Meskipun baru sekitar satu bulan berjualan bensin di kios barunya. Cara seperti ini dikatakan Hesty cukup efektif. Terkadang ada pembeli yang butuh bensin cuma sekadar untuk bahan campuran cat pewarna. Karena hanya perlu sedikit, takaran ini dirasa cukup untuk memenuhinya.

 

[win]

Tags: Bensin 600 MLBensin eceranBontangKalimantan Timur
Previous Post

Bikin Ngiler! Trik Irwan Jual Nanas Kupas, Dihargai Hanya Rp 5 Ribu

Next Post

Apa Kabar Perda Pemekaran Wilayah Bontang?

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Apa Kabar Perda Pemekaran Wilayah Bontang?

Apa Kabar Perda Pemekaran Wilayah Bontang?

Comments 1

  1. Ping-balik: Kabur karena Nunggak Uang Indekos, Pemilik Kaget Temukan Ratusan Botol Berisi Air Kencing di Kamar - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved