• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

NJOP Bontang Naik Diprotes, Ini Penjelasan Bapenda Bontang

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Oktober 2020 | 15:27
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO, Bontang – Kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada bangunan dan kepemilikan lahan di  Bontang mengalami kenaikan. Yakni setelah 9 tahun sejak 2009 hingga tahun 2018 tidak ada kenaikan.

Besaran kenaikan tersebut mencapai sekira 35 persen dari tahun sebelumnya. Akibat kenaikan tersebut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang mendapat protes dari sebagian masyarakat. Diantaranya menolak kenaikan NJOP tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Menjelaskan persoalan itu, Kepala Bapenda Bontang Sigit Alfian menerangkan kenaikan tersebut berdasarkan pada kajian yang diselaraskan dengan aturan dan juga berdasarkan dari kondisi pasar di lapangan dan kepentingan masyarakat.

“Kami Bapenda dan Pemkot Bontang tidak kejam. Kami hanya mewanti-wanti adanya kesalahpahaman masyarakat terlebih di masa pilkada ini. Sebenarnya yang kami lakukan ini untuk melindungi masyarakat dengan ketetapan ini,” jelas Sigit saat disambangi awak media di Kantor Bapenda Bontang, Senin (19/10) lalu.

Di kesempatan yang sama, Sigit juga menjelaskan bahwasanya Bapenda mendapatkan teguran dari Badan Pengawas Keuangan (BPK). Lantaran tidak adanya kenaikan tarif NJOP selama 10 tahun terakhir.

Sehingga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, per tiga tahun harus melakukan evaluasi.

Lanjut dia, pemerintah melalui jalur independent yang digunakan adalah kajian akademis di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda untuk menetapkan NJOP yang selanjutnya dikukuhkan dengan Perwali Nomor 8 Tahun 2018.

Sebelumnya, untuk daerah Bontang Lestari nilai terendah diangka Rp5 ribu per meter, sekarang menjadi Rp103 ribu per meter. Sedangkan untuk tanah di pinggir jalan utama, nilai tertinggi Rp1 juta per meter. Kenaikan ini berpengaruh pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Pembangunan (BPHTB).

“Dari kenaikan tersebut, ada sisi positif dari kebijakan ini, kedepan jika ada pembebasan lahan, dalam artian tanah dibeli oleh pemerintah, dikhawatirkan akan ada temuan karena pemerintah membeli tanah milik warga dengan harga pasar yang tinggi sedangkan NJOP-nya rendah,” bebernya.

Lanjut dia, sisi keuntungan lain bagi masyarakat, jika masyarakat tersebut mengajukan modal usaha di bank, NJOP merupakan salah satu dasar persyaratannya. Sigit menganggap justru banyak hal positif yang dapat dinikmati masyarakat dari ketetapan kenaikan NJOP tersebut.

“Jika NJOP-nya tinggi, maka masyarakat dapat mengajukan modal usaha yang tinggi sesuai dengan nilai yang tinggi pula, ini merupakan keuntungan tersendiri untuk masyarakat,” pungkasnya.

 

 

[riz|ADS]

Tags: Bapenda BontangBontangKalimantan TimurNJOPPajak Bumi Bangunan
Previous Post

Drama Baru Penyusunan Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Next Post

Curi Ponsel demi Hadiah Ulang Tahun Anak

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Curi Ponsel demi Hadiah Ulang Tahun Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved