• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Ombudsman Kaltim Lampaui Target, 213 Laporan Masyarakat Tuntas sepanjang 2025

Suriadi Said by Suriadi Said
30 Desember 2025 | 09:42
Reading Time: 2 mins read
0
Ombudsman Kaltim Lampaui Target, 213 Laporan Masyarakat Tuntas sepanjang 2025 Ombudsman Kaltim Catat 188 Laporan, Isu Kepegawaian Paling Banyak Dikeluhkan

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltim, Mulyadin

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN — Kinerja Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2025 mencatat hasil menonjol. Target nasional terlampaui. Kepercayaan publik ikut menguat.

Dari target 168 laporan yang ditetapkan Ombudsman RI Pusat, Ombudsman Kaltim berhasil menuntaskan 213 laporan. Angkanya setara 126,78 persen dari target. Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07

Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltim, Mulyadin, menyebut hasil tersebut sebagai cerminan meningkatnya efektivitas pengawasan pelayanan publik di daerah.

“Ini indikator bahwa mekanisme pengawasan berjalan lebih optimal sepanjang 2025,” kata Mulyadin di Balikpapan, Senin.

Menurutnya, Ombudsman Kaltim menjalankan pengawasan melalui dua jalur utama. Penanganan laporan masyarakat. Dan pencegahan maladministrasi.

Keduanya berjalan beriringan. “Kami tidak hanya menunggu laporan. Upaya pencegahan juga kami perkuat agar potensi maladministrasi bisa ditekan sejak awal,” ujarnya.

Sepanjang 2025, Ombudsman Kaltim menerima 500 akses masyarakat terkait pelayanan publik. Laporan masuk melalui Sistem Informasi Penyelesaian Laporan (SiMpel) 0.4 dan berbagai kanal pengaduan lainnya.

Jumlah ini meningkat signifikan. Pada 2023 tercatat 429 akses. Tahun 2024 naik menjadi 460. Tahun ini menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Mulyadin menilai lonjakan tersebut sebagai tanda meningkatnya kepercayaan masyarakat.

“Akses semakin mudah. Respons semakin cepat. Masyarakat jadi lebih berani melapor,” katanya.

Dari total laporan yang masuk, 52 laporan diselesaikan pada tahap penerimaan dan verifikasi. Sementara 161 laporan tuntas pada tahap pemeriksaan.

Tak hanya itu, Ombudsman Kaltim juga menyelesaikan satu laporan investigasi atas prakarsa sendiri. Kasusnya terkait praktik penggalangan dana acara perpisahan di sektor pendidikan.

Langkah investigasi ini diambil setelah ditemukan indikasi maladministrasi yang berdampak luas.

“Jika menyangkut kepentingan publik dan berdampak besar, Ombudsman wajib turun langsung,” jelas Mulyadin.

Pada sisi pencegahan, Ombudsman Kaltim juga menuntaskan penilaian Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di lima pemerintah daerah. Yakni Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Kota Bontang, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Hasil penilaian tersebut akan diumumkan oleh Ombudsman RI Pusat pada 2026.

Guna memperkuat kelembagaan, Ombudsman Kaltim menggandeng Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Keduanya menjadi titik fokus pengawasan partisipatif.

Selain itu, Ombudsman juga membentuk kelompok masyarakat antimaladministrasi. Serta melakukan kajian kebijakan perizinan tambang silika di Kalimantan Timur.

Mulyadin menegaskan, capaian 2025 bukanlah garis akhir. Justru menjadi pijakan untuk pengawasan yang lebih kuat pada tahun berikutnya.

Ia berharap partisipasi masyarakat terus terjaga. Agar potensi maladministrasi bisa dicegah sejak dini. Dan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Timur semakin membaik. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Dias Ramadhan
Tags: KaltimOmbudsman RI
Previous Post

Dana Rp250 Juta per RT Masuk Tahap Akhir, Bupati Kutim Minta Pengawasan Diperketat

Next Post

Angka Kriminalitas Bontang Menurun, Kasus Pencurian Masih Dominan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Angka Kriminalitas Bontang Menurun, Kasus Pencurian Masih Dominan

Angka Kriminalitas Bontang Menurun, Kasus Pencurian Masih Dominan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved