• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pencegahan Bencana Hidrometeorologi Butuh Kebijaksanaan Masyarakat

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Oktober 2021 | 18:00
Reading Time: 1 min read
0
Antisipasi Bencana di Bontang, Ini Program Inovatif BPBD

Kepala BPBD Bontang, Ahmad Yani (kanan) ikut memantau langsung tim memadamkan api di lahan, Bontang Lestari.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani menilai bencana banjir dan tanah longsor dapat dicegah. Kemunculan bencana hidrometeorologi itu amat bergantung kebijaksanaan masyarakat dalam memanfaatkan alam.

“Dicegah dengan apa? Dengan penggunaan ruang hidup yang benar, kemudian perilaku masyarakat kita yang memahami tentang penggunaan alam dan seisinya itu untuk kehidupannya,” ujar Yani.

PILIHAN REDAKSI

Coolbox Gabus jadi Penyelamat, ABK Selamat dari Badai Laut Bontang

Coolbox Gabus jadi Penyelamat, ABK Selamat dari Badai Laut Bontang

9 Januari 2026 | 09:58
Kesiapsiagaan Wajib sejak Dini, Siswa Bontang Dilatih Siaga Bencana

Kesiapsiagaan Wajib sejak Dini, Siswa Bontang Dilatih Siaga Bencana

11 Desember 2025 | 17:16

Menurut dia, tata kelola lingkungan harus diimbangi dengan perilaku masyarakat. Kepedulian dan pemanfaatan alam yang berkelanjutan perlu dipahami masyarakat sejak dini.

BPBD Bontang, kata Yani, berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena La Nina akan melanda Indonesia hingga Februari 2022.

Fenomena La Nina dapat memicu peningkatan frekuensi dan intensitas curah hujan dari 20 hingga 70 persen. Kondisi ini dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor.

Pihaknya pun mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana hidrometeorologi basah dengan mitigasi, baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Kita harus siaga terus. [ADS]

Tags: BPBD BontangLa Nina
Previous Post

Mahulu, PPU, dan Kukar Berpotensi Zona Hijau

Next Post

BPBD Bontang: Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
BPBD Bontang: Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

BPBD Bontang: Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved