• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pengalihan Akses Jalan Guntung-Lok Tuan Disoal Warga

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Oktober 2021 | 16:52
Reading Time: 2 mins read
0
Pengalihan Akses Jalan Guntung-Lok Tuan Disoal Warga

Kondisi penutupan akses jalan di kawasan Pos 7 Kelurahan Lok Tuan, Senin (18/10/2021). [FOTO-FOTO: ROMI ALI]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Akses Jalan Kelurahan Guntung-Lok Tuan (Pos 7), Kota Bontang, Kalimantan Timur akan ditutup untuk umum per 1 November 2021. Bahkan spanduk pengumuman pun sudah mulai dipasang di lokasi per hari ini, Senin (18/10). Dari keterangan pelang itu, diperoleh informasi penutupan ini dalam rangka pengamanan obyek vital nasional (obvitnas) kawasan industri. Akses jalan dialihkan ke Jalan NPK Pelangi.

Hal itu, mengundang protes warga setempat. Khususnya mereka yang menjadikan sepanjang jalan itu sebagai sumber ekonomi. Dari pantauan media ini, di kiri dan kanan jalan, ada sekira 10-20 toko pedagang. Mulai dari mereka yang berjualan sembako, pulsa, bensin, warung makan, hingga depot isi ulang air minum.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Ketua RT 18 Guntung, Sukirman mengatakan pihaknya tak bisa mengambil sikap apakah sepakat atau tidak terkait penutupan itu. Namun yang menjadi perhatian adalah warganya yang berjualan di sepanjang jalan itu.

Apalagi selama ini, konsumen mereka banyak berasal dari karyawan perusahaan yang melintasi jalan itu. Selain itu, untuk akses alternatif yang diberikan, ia nilai cukup jauh. Sekira 10 menit dengan laju motor 30 km/jam.

“Paling utama, itu yang dipinggir jalan itu, piring nasinya orang. Karena ini masa pandemi, kalo itu ditutup bagaimana nasibnya mereka,” katanya dihubungi media ini, sore tadi.

Ia mengaku pihak perusahaan memang sudah mensosialisasikan hal ini. Mereka pun juga sudah pernah sempat berdiskusi soal nasib para pedagang yang ada disepanjang jalan itu. Namun, Sukirman mengatakan belum ada solusi diberikan oleh pihak perusahaan.

Bahkan pertanyaan-pertanyaan warga untuk persoalan ini, dinilai belum mendapatkan tanggapan dari pihak perusahaan. Pun hingga pelang penutupan sudah terpasang. Jika harus pindah jualan, Sukirman menilai hal itu akan menjadi persoalan baru. Ia yakin para pedagang akan kesulitan jika harus berdagang di tempat baru.

“Bakalan mati ekonomi pedagang di sekitar itu,” jelasnya.

Sebelumnya ada usulan, agar lahan milik warga yang ada di situ mendapatkan pembebasan. Namun, kata Sukirman pihak perusahaan tak bisa menyanggupi lantaran memerlukan dana tidak sedikit.

Jalan tutup pkt1
Kondisi penutupan akses jalan di kawasan Pos 7 Kelurahan Lok Tuan, Senin (18/10/2021). [FOTO-FOTO: ROMI ALI]
“Kalo nutup emang gampang. Tapi ini warga yang jualan mau dibawa kemana,” kata Sukirman.

Salah satu pedagang, Samsudin (57) mengaku kecewa dengan penutupan itu. Pasalnya warga Guntung ini nantinya harus mengambil jalan yang cukup jauh untuk pergi ke toko yang sudah ditempati selama tiga tahun itu. Ia pun menilai penutupan ini dinilai tak elok. Apalagi jalan itu sudah ada bahkan jauh sebelum pabrik milik PKT itu berdiri.

“Artinya jalan itu harusnya punya masyarakat,” kata Samsudin.

Media ini juga sempat menyambangi PT Kaltim Industrial Estate (KIE) untuk mengonfirmasi persoalan ini. Sekira pukul 14.20 Wita tiba di Wisma KIE. Salah satu staf yang ditemui mengatakan pihak humas atau manajemen sedang tak berada di kantor. Ia pun sempat memberikan kontak salah satu humas bernama Abdul Karim. Namun, nomor tersebut juga tak bisa dihubungi. Pesan whatsapp pun juga tak kunjung terbaca.

Setelah itu, media ini juga berusaha menghubungi pihak manajemen PKT melalui humas. Untuk mempertanyakan alasan penutupan, dan pertanyaan lainnya. Lewat pesan singkat pihak humas menjawab saat ini pihak manajemen sedang tidak berada di Bontang.

“Mohon maaf mas kebetulan manajemen kami lagi gak di Bontang. Ini makanya aku collect aja dulu yah pertanyaannya. Jawabannya nanti akan aku kirimkan,” kata humas PKT. [dar]

Tags: BontangHeadlinePenutupan JalanPT Pupuk Kaltim
Previous Post

51 Ribu Rumah di Kaltim Masih Tidak Layak Huni

Next Post

Tersisa 367 Pasien Covid-19 Dirawat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Kasus Covid-19 Kaltim jadi 13

Tersisa 367 Pasien Covid-19 Dirawat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved