• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Penipuan Berkedok Bea Cukai Marak di Bontang, Warga Rugi Puluhan Juta

Suriadi Said by Suriadi Said
23 Agustus 2025 | 17:08
Reading Time: 2 mins read
0
Bea Cukai Bontang Sumbang Rp124,7 Miliar ke Kas Negara hingga September 2025 Penipuan Berkedok Bea Cukai Marak di Bontang, Warga Rugi Puluhan Juta

Kepala Kantor Bea Cukai Bontang Tri Haryono Suhud. Foto Fahrul

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Waspada penipuan berkedok Bea Cukai. Kasusnya kian marak menjerat masyarakat Bontang. Modusnya beragam, tetapi umumnya berawal dari transaksi jual beli daring.

Kepala Kantor Bea Cukai Bontang, Tri Haryono Suhud, menyebut hampir setiap bulan ada laporan korban yang datang.

PILIHAN REDAKSI

Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

Waspada Modus Penipuan! Nama Warga Bontang Baru Dicatut Donasi Kematian Palsu

14 Juli 2026 | 09:47
Terungkap! Rp280 Juta Uang Peserta Samarinda Half Marathon Dipakai Bayar Utang

Terungkap! Rp280 Juta Uang Peserta Samarinda Half Marathon Dipakai Bayar Utang

30 Juni 2026 | 13:37

“Sampai Juli 2025 tercatat 11 laporan resmi. Itu pun yang berani melapor,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Tri menduga jumlah kasus lebih banyak. Hanya saja, banyak korban enggan melapor karena malu atau alasan pribadi.

“Jangankan masyarakat, saya pun pernah dicoba dihubungi pelaku,” tambahnya.

Biasanya, korban tergiur dengan barang murah di media sosial. Setelah memesan, pelaku mengaku barang tersebut berasal dari luar negeri sehingga harus dikenakan bea masuk.

Untuk meyakinkan, pelaku kerap mengirim dokumen palsu berlogo Bea Cukai. Ada juga yang meminta pembayaran melalui rekening pribadi. Padahal, jelas-jelas itu bukan prosedur resmi.

“Bea Cukai tidak pernah menggunakan rekening pribadi. Semua pembayaran hanya melalui rekening negara,” tegas Tri.

Kerugian pun tidak main-main. Seorang korban pernah kehilangan uang hingga Rp42 juta. Bahkan ada kepala sekolah di Bontang yang turut tertipu.

Melihat tren ini, Bea Cukai Bontang gencar melakukan penyuluhan. Sosialisasi digelar ke sekolah, kampus, hingga instansi pemerintah.

“Kami masuk sampai ke SMA karena anak-anak sudah mulai belanja online. Mereka perlu dibekali agar tidak mudah tertipu. Bahkan setiap ada kegiatan pemerintah, kami selalu minta waktu untuk menyampaikan imbauan,” jelas Tri.

Cara Menghindari Penipuan

Tri menekankan tiga hal penting agar masyarakat tidak terjebak:

  • Komunikasi resmi – Bea Cukai tidak pernah menghubungi lewat nomor pribadi. Semua melalui hotline atau kanal resmi.
  • Surat menyurat – Dokumen resmi dikirim lewat pos, bukan file foto digital.
  • Pembayaran – Bea masuk hanya melalui rekening negara. Tidak pernah melalui rekening pribadi.

“Kalau ada yang mengaku dari Bea Cukai dan meminta transfer ke rekening pribadi, jangan percaya. Segera laporkan ke kantor kami,” pungkasnya. (FR)

Tags: Bea CukaiPenipuan
Previous Post

Rutan Pangkep Buka Layanan Konsultasi Pasca-Remisi untuk Warga Binaan

Next Post

DPRD Bontang: Kader Posyandu Pantas Terima Insentif Rp1 Juta per Bulan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
DPRD Bontang: Kader Posyandu Pantas Terima Insentif Rp1 Juta per Bulan DPRD Bontang Siap Perjuangkan Pembinaan Imam dan Marbot Masjid

DPRD Bontang: Kader Posyandu Pantas Terima Insentif Rp1 Juta per Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved