• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Perjalanan Dinas Pemprov Kaltim 2025 Capai Rp400 Miliar, DPRD Dapat Porsi Terbesar

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Desember 2025 | 17:14
Reading Time: 2 mins read
0
1.100 Aset Pemprov Kaltim Dilelang, Harga Limit Mulai Rp40 Juta Per Paket Perjalanan Dinas Pemprov Kaltim 2025 Capai Rp400 Miliar, DPRD Dapat Porsi Terbesar

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2025 mulai disorot publik. Salah satu yang paling mencolok adalah besarnya alokasi anggaran perjalanan dinas.

Dari seluruh instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, DPRD Kaltim tercatat sebagai penerima alokasi terbesar.

PILIHAN REDAKSI

Dana Kurang Salur Kaltim Rp2,4 T Mandek, DPRD Kaltim Siap Tagih ke Senayan 161 Usulan Pokir DPRD Kaltim Masih Difinalisasi, Belum Masuk Tahap Anggaran Giliran DPRD Kaltim Anggarkan Rp6,8 Miliar untuk Mobil Dinas Ketua DPRD Kaltim: Pengawasan Lemah, Proyek Bisa Rusak Alam dan Picu Konflik Sosial

Dana Kurang Salur Kaltim Rp2,4 T Mandek, DPRD Kaltim Siap Tagih ke Senayan

14 Juli 2026 | 23:57
Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

13 Juli 2026 | 20:39

Kepastian itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir.

Total pagu perjalanan dinas Pemprov Kaltim pada 2025 berada di kisaran Rp400 miliar. Dari jumlah itu, sekitar seperempatnya atau kurang lebih Rp100 miliar dialokasikan khusus untuk DPRD Kaltim.

Angka tersebut memang besar. Namun Muzakkir mengingatkan satu hal penting. Itu baru pagu. Bukan realisasi.

“Yang perlu dipahami, angka Rp400 miliar itu adalah pagu dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran. Bukan belanja riil,” tegas Muzakkir.

Ia menjelaskan, pagu adalah batas maksimal anggaran yang boleh digunakan. Realisasi di lapangan bisa saja lebih kecil. Semua masih menunggu laporan akhir tahun.

Pernyataan ini disampaikan Muzakkir untuk merespons sorotan publik terkait tingginya alokasi perjalanan dinas di APBD 2025.

Menurut dia, secara struktur anggaran, DPRD memang wajar menjadi yang terbesar. Penyebabnya adalah aktivitas kelembagaan yang menuntut mobilitas tinggi.

Terutama kegiatan reses dan kunjungan kerja ke daerah pemilihan.

“Anggota DPRD harus turun langsung ke lapangan. Menemui konstituen. Menyerap aspirasi. Melaksanakan fungsi pengawasan. Itu semua membutuhkan perjalanan dinas,” ujarnya.

Aktivitas lapangan yang intens membuat kebutuhan perjalanan dinas DPRD otomatis lebih besar dibanding perangkat daerah lainnya.

“Secara struktur belanja, DPRD memang paling besar. Karena kegiatannya banyak yang turun langsung ke masyarakat,” lanjut Muzakkir.

Setelah DPRD, pos anggaran perjalanan dinas terbesar berikutnya berada di Sekretariat Daerah (Setda) Kaltim.

Namun Muzakkir menegaskan, Setda tidak bisa disamakan dengan satu perangkat daerah biasa. Setda menaungi banyak biro sekaligus. Juga menanggung berbagai kebutuhan belanja perkantoran Pemprov secara umum.

Selain itu, sejumlah perangkat daerah dengan beban pelayanan publik tinggi juga memiliki kebutuhan perjalanan dinas yang cukup besar. Di antaranya Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

“Banyak kegiatan yang harus turun ke lapangan. Pendidikan, kesehatan, hingga sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan kelautan,” jelasnya.

Mulai dari pembinaan, pendampingan, hingga penyaluran bantuan. Semua membutuhkan biaya transportasi dan perjalanan dinas.

Muzakkir menegaskan, perjalanan dinas bukan sekadar belanja rutin. Itu adalah bagian dari biaya operasional yang dibutuhkan agar target kerja perangkat daerah tercapai.

“Setiap SKPD punya tugas dan beban kerja yang berbeda. Maka kebutuhan perjalanan dinasnya juga berbeda,” ujarnya.

Selama sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, menurut Muzakkir, anggaran perjalanan dinas masih relevan untuk mendukung kinerja Pemprov Kaltim.

“Pada prinsipnya, semua diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Cintia
Tags: APBD KaltimDPRD Kaltim
Previous Post

Menuju Pemerintahan Digital, Kutim Tekankan Keamanan Data dan Etika

Next Post

Banjir hingga Karhutla Intai Kaltim

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Banjir hingga Karhutla Intai Kaltim

Banjir hingga Karhutla Intai Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved