• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Permukaan Air Laut Bontang Naik 1,7 mm Tiap Tahun

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Maret 2021 | 18:53
Reading Time: 1 min read
0
Bosan Janji Manis Pusat, Pemkot Nekat Pakai APBD Beresin Banjir Rob di Bontang Kuala BBPJN Tunggu DED Penanganan Banjir Rob di Bontang Kuala

Warga Bontang Kuala menyikapi banjir rob di wilayah mereka dengan 'gembira'

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Banjir rob kembali menggenangi sepanjang jalan Bontang Kuala sejak beberapa hari terakhir. Alih-alih menggerutu justru warga setempat menyikapi banjir dengan ‘gembira’.

Pun demikian, Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani mengingatkan agar masyarakat di pesisir tetap berhati-hati. Pasalnya, air laut terus meninggi tiap tahunnya.

PILIHAN REDAKSI

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

Gelombang Tinggi dan Rob Ancam Bontang Sepekan

10 Juli 2026 | 21:42

Banjir saat ini dinilai lebih hebat ketimbang tahun lalu. Dari penghitungan berkala, ketinggian air saat banjir tahun ini sekitar 2,3 meter dari dasar laut.

Sejak 2 tahun terakhir, lanjut Yani, air pasang di Bontang Kuala setiap dua tahun selalu mengalami kenaikan hingga 1,7 mili meter.

“Air Bontang Kuala itu kami ukur setiap 2 tahun itu naiknya 1,7 mm kenaikan air pasang,” ujarnya.

Banjir rob kali ini diprediksi akan bertahan selama kurang lebih 3 jam. “Tiga hari ini merupakan air pasang tertinggi di bulan Desember,” ujarnya.

Ahmad Yani, menyebutkan, aktivitas penebangan pohon bakau disekitaran pesisir dianggap menjadi salah satu pemicu kondisi banjir rob di Bontang Kuala kian parah.

“Di daerah sini mangrove semakin dihabisi orang ini, pendangkalan semakin jalan, sementara tidak ada yang menahan laju air,” ucapnya. [ADS]

Tags: Banjir RobBPBD BontangKalimantan Timur
Previous Post

Bontang Kaya Rumput Laut, tapi Minim Fasilitas Pengelola

Next Post

Mulai Besok, Aji Erlynawati Jabat Plh Wali Kota Bontang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Mulai Besok, Aji Erlynawati Jabat Plh Wali Kota Bontang

Mulai Besok, Aji Erlynawati Jabat Plh Wali Kota Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved