• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Pertama di Kalimantan, Terowongan Samarinda Bakal Atasi Kemacetan 50 Persen

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Desember 2023 | 21:35
Reading Time: 3 mins read
0
Proyek Terowongan di Samarinda Terancam Molor, Ini Respon Wali Kota Andi Harun Pertama di Kalimantan, Terowongan Samarinda Bakal Atasi Kemacetan 50 Persen

Pembangunan terowongan atau tunnel di kawasan Gunung Manggah, Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan TImur berprogres cukup cepat.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kota Samarinda membangun proyek terowongan lalu lintas pertama di Kalimantan. Terowongan yang diproyeksikan sepanjang 690 meter itu dibangun untuk memecah kemacetan jalan dari Jembatan Ahmad Amins menuju arah pusat kota.

Pembangunan terowongan atau tunnel di kawasan Gunung Manggah, Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda, Kalimantan TImur berprogres cukup cepat. Hingga awal Desember ini telah mencapai 18,9 persen. Proyek ini dikerjakan menggunakan New Austrian Tunnelling Method (NATM).

Menurut Site Operational Manager, Billy Adrian, dalam penerapan NATM ada dua tahapan perkuatan, yaitu temporary support dan permanent support. “Temporary support mencakup pemasangan baja dan penggunaan berbagai elemen seperti trowel, wermes, sokrit, rokbold, forpoling, dan payprove.”

PILIHAN REDAKSI

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

Modus Minta Solar Paksa, Detik-Detik ABK Tugboat Dikeroyok Komplotan Preman di Sungai Mahakam Samarinda

16 Juli 2026 | 08:07
Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

9 Juli 2026 | 08:39

“Seluruhnya dirancang untuk melindungi terowongan dari deformasi selama proses konstruksi. Kemudian setelah itu perkuatan permanen dengan liding beton tebal 50 cm dengan kekuatan mutu tinggi,” bebernya kepada awak media, Senin (04/12/2023).

Selain itu, pihaknya juga memperhatikan teknis pekerjaan yang memungkinkan terjadinya gangguan terhadap masyarakat sekitar. Secara teknis, NATM menggunakan pemasangan penyangga sementara dengan baja untuk melindungi terowongan.

“Kita minim getaran dan bising karena di dalam tanah, tidak mengganggu masyarakat jika pengerjaan malam,” ungkap Billy.

Cara pemasangannya dengan wiremesh (rangkaian baja tulangan ulir) yang dibentuknya seperti jejaring), kemudian dilakukan shotcrete (penyemprotan beton dengan tegangan tinggi) dan rock bolt sebagai penyangga sementara tunnel.

Setelah itu masuk ke tahapan penyanggaan permanen pada permukaan tunnel (forepoling). Selanjutnya, diberi lining beton dengan kualitas terbaik dengan ketebalan 50 cm.

Diketahui, inovasi teknologi terowongan terus dikembangkan menyesuaikan pembangunan jalan di Indonesia, yang memiliki topografi beragam mulai dari dataran rendah, perbukitan hingga pegunungan.

Penggunaan teknologi NATM tidak hanya digunakan di Terowongan Samarinda. Dikutip dari laman resmi Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), teknologi NATM juga digunakan pada konstruksi terowongan kembar Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu).

Teknologi ini sukses diterapkan pada terowongan Jalan Tol Cisumdawu yang berguna dalam menguatkan tanah sebelum penggalian. Teknologi NATM merupakan metode modern terowongan desain dan konstruksi mempekerjakan pemantauan canggih untuk mengoptimalkan berbagai teknik penguatan dinding berbasis pada jenis batuan di daerah pegunungan yang ditemui saat penerowongan berlangsung.

Teknologi NATM juga mengintegrasikan prinsip-prinsip perilaku massa batuan di bawah beban dan memantau kinerja konstruksi bawah tanah selama konstruksi, serta digunakan untuk penggalian tanah lunak dan pembuatan terowongan di sedimen berpori. Teknologi ini juga memungkinkan penyesuaian langsung serta penggalian di bawah tanah dalam detail konstruksi.

Terowongan Tol Cisumdawu merupakan terowongan Jalan Tol terpanjang di Indonesia, serta merupakan jalan tol pertama yang memiliki terowongan. Terowongan kembar yang ada pada Jalan Tol Cisumdawu memiliki panjang 472 meter dan lebar 14 meter.

Sementara di Terowongan Samarinda, dikerjakan kontraktor PT PP (Persero) Tbk mulai akhir Desember 2022 lalu dengan nilai proyek Rp395 miliar yang bersumber dari APBD Kota Samarinda dan Bankeu Provinsi Kaltim.

Total panjang pekerjaan terowongan dari pintu masuk sampai keluar sekitar 690 meter, terdiri dari beberapa bagian. Pintu masuk sepanjang 115 meter, lalu terowongan bagian pertama panjang 120 meter, terus bertemu dengan jalur non terowongan “open cut” yang panjangnya 60 meter.

Setelah itu, masuk lagi ke terowongan bagian kedua dengan panjang 240 meter dan jalur non terowongan outlet (pintu keluar), panjangnya 155 meter. Adapun dimensi terowongan adalah dengan lebar dan tinggi yang masing-masing 15 meter.

Terowongan Samarinda dibangun untuk mengatasi kemacetan lalulintas kendaraan di kawasan Gunung Manggah, Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Samarinda Ilir. Proses pembangunannya diawasi ketat Wali Kota Andi Harun.

Pada Senin (4/12/2023), Andi Harun bersama jajarannya kembali meninjau lokasi proyek terowongan tersebut. Setelah meninjau, ia menyebut progres pembangunan tunnel dinilai cukup signifikan.

Sebelumnya progres kegiatan ini diharapkan dapat mencapai angka 17 persen pada Desember ini. Namun ternyata, progresnya melebihi target. “Ternyata lebih cepat dari yang kita perkirakan. Ada kelebihan dari target pengerjaan, hari ini sudah 18,9 persen,” sebut Andi Harun.

Kemajuan ini membuatnya optimistis terowongan ini dapat difungsikan pada Oktober 2024 mendatang. Wali Kota yang akrab disapa AH ini juga berharap penuh atas dukungan dari masyarakat. “Ini bermanfaat untuk mereduksi macet, setidaknya sampai 50 persen di kawasan Sungai Dama dan sekitarnya,” ungkapnya. (*)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Via: DH Basuki
Tags: HeadlineKalimantan TimurSamarinda
Previous Post

BPBD Kaltim Siap Gunakan Aplikasi Srikandi

Next Post

Mitigasi Risiko Bencana, Perkuat Potensi Investasi Daerah

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Mitigasi Risiko Bencana, Perkuat Potensi Investasi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved