• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

PKB Kaltim Ancam Walk Out, APBD 2027 Harus Pro Rakyat atau Pembahasan Dihentikan

Suriadi Said by Suriadi Said
9 April 2026 | 11:56
Reading Time: 2 mins read
0
PKB Kaltim Ancam Walk Out, APBD 2027 Harus Pro Rakyat atau Pembahasan Dihentikan

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA, Pranala.co – Dinamika pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kalimantan Timur (APBD Kaltim) tahun 2027 mulai menghangat. Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kaltim menegaskan komitmennya untuk memastikan arah kebijakan anggaran benar-benar berpihak kepada masyarakat.

Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh anggota Fraksi PKB di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim agar mengawal ketat pembahasan APBD 2027. Fokus utama, kata dia, adalah memastikan setiap kebijakan anggaran memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

PILIHAN REDAKSI

Dana Kurang Salur Kaltim Rp2,4 T Mandek, DPRD Kaltim Siap Tagih ke Senayan 161 Usulan Pokir DPRD Kaltim Masih Difinalisasi, Belum Masuk Tahap Anggaran Giliran DPRD Kaltim Anggarkan Rp6,8 Miliar untuk Mobil Dinas Ketua DPRD Kaltim: Pengawasan Lemah, Proyek Bisa Rusak Alam dan Picu Konflik Sosial

Dana Kurang Salur Kaltim Rp2,4 T Mandek, DPRD Kaltim Siap Tagih ke Senayan

14 Juli 2026 | 23:57
Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

Pemprov Kaltim Kebut Tuntaskan 54 Temuan BPK, 23 Sudah Rampung

13 Juli 2026 | 20:39

“APBD Kaltim tahun 2027 harus berorientasi kepada kepentingan masyarakat. Itu komitmen yang tidak bisa ditawar,” ujarnya kepada wartawan di Samarinda, Selasa (7/4/2026).

Tak hanya sebatas imbauan, PKB bahkan mengeluarkan perintah tegas. Jika arah kebijakan APBD dinilai tidak berpihak kepada rakyat, pembahasan diminta untuk dihentikan.

Menurut Syafruddin, salah satu isu krusial adalah alokasi bantuan keuangan (Bankeu) untuk kabupaten dan kota. Skema ini selama ini menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kalau skemanya tidak pro rakyat, kami siap menghentikan pembahasan. Bahkan, opsi walk out tetap terbuka,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini proses pembahasan APBD 2027 masih berada pada tahap awal dan belum mencapai kesepakatan. Situasi tersebut, kata dia, masih diwarnai tarik-menarik kepentingan.

“Posisinya masih deadlock. Baru sebatas pengumpulan usulan, itu pun belum tuntas,” ungkapnya.

Di tengah pembahasan tersebut, muncul kabar mengenai rencana penghapusan bantuan keuangan bagi daerah. Isu ini memicu kekhawatiran, terutama bagi daerah yang selama ini bergantung pada dukungan anggaran tersebut.

Syafruddin berharap informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, penghapusan Bankeu justru berpotensi menghambat pembangunan di daerah.

“Itu kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat. Kami berharap tidak masuk dalam skema APBD nanti,” katanya.

Di sisi lain, Pemprov Kaltim memberikan sinyal adanya penyesuaian kebijakan anggaran. Hal ini seiring dengan keterbatasan fiskal dan kebutuhan membiayai program prioritas daerah.

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Sri Wahyuni, menyatakan pemerintah harus bersikap realistis dalam menentukan prioritas belanja.

“Kita harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kebutuhan prioritas. Bantuan keuangan idealnya diberikan setelah belanja wajib terpenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, belanja wajib pemerintah mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta standar pelayanan minimal (SPM). Keempat sektor tersebut menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan anggaran daerah.

Menurut Sri Wahyuni, salah satu program prioritas yang membutuhkan dukungan anggaran besar adalah program Gratispol. Program ini tidak hanya mencakup pendidikan gratis, tetapi juga berbagai kebijakan sosial lain seperti perjalanan religi, bantuan seragam, hingga insentif bagi tenaga tertentu.

“Gratispol bukan sekadar bantuan, tetapi paket kebijakan yang komprehensif,” jelasnya. (RIL/DIAS)

Tags: APBD KaltimPartai Kebangkitan BangsaPKB Kaltim
Previous Post

Ribuan Mahasiswa UINSI Samarinda Khawatir Putus Kuliah Jika Gratispol Kaltim Dihentikan

Next Post

Bandara Sepinggan Balikpapan Batasi Operasional, Ini Jadwal dan Alasannya

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Tiket Pesawat Makin Mahal, Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan Turun Drastis Bandara Sepinggan Balikpapan Batasi Operasional, Ini Jadwal dan Alasannya Transportasi Kaltim Bergerak Kontras: Penumpang Udara Turun, Angkutan Laut Justru Naik Gegara Layang-Layang, DPRD Balikpapan Dukung Perda Keamanan Penerbangan

Bandara Sepinggan Balikpapan Batasi Operasional, Ini Jadwal dan Alasannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved