• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Plant Badriah, Pabrik Pengolah Sampah jadi Bahan Bakar: Harapan Baru PAD Pangkep

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Juni 2025 | 08:27
Reading Time: 2 mins read
0
Plant Badriah, Pabrik Pengolah Sampah jadi Bahan Bakar: Harapan Baru PAD Pangkep

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkep, Akbar Yunus

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, PANGKEP — Kabupaten Pangkep kini punya harapan baru dalam mengelola sampah sekaligus meningkatkan pendapatan daerah. Sebuah pabrik pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, Plant Badriah, berdiri kokoh di Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang.

Pabrik ini tidak hanya menjadi solusi atas masalah sampah, tapi juga digadang-gadang sebagai motor baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sejak diresmikan pada 1 November 2024, pabrik ini terus beroperasi tanpa henti.

PILIHAN REDAKSI

Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

15 Juni 2026 | 11:23
Ada 12 Proyek Menunggu, DPRD Pangkep Minta Pembangunan Piping Disinkronkan

Ada 12 Proyek Menunggu, DPRD Pangkep Minta Pembangunan Paving Disinkronkan

14 Juni 2026 | 19:40

“Pabrik ini belum pernah berhenti produksi. Hanya saja, memang masih ada beberapa kendala teknis,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pangkep, Akbar Yunus, saat dikunjungi tim dari Pusat Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Pusdal LH), belum lama ini.

Plant Badriah memproses sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. RDF hasil produksi kemudian dikirim ke PT Semen Tonasa, yang menjadi mitra utama sebagai off taker.

Prosesnya dimulai dari pemilahan sampah di area loading dock dengan bantuan conveyor. Logam dan kaca dipisahkan terlebih dahulu. Setelah itu, sampah masuk ke tahap fermentasi alami di 24 bedengan besar, sebelum dihancurkan menjadi RDF siap pakai.

Meski berjalan stabil, pabrik ini belum mencapai kapasitas maksimal. Salah satu kendala utama adalah pasokan sampah yang melebihi kapasitas olah. Akibatnya, terjadi tumpukan sampah yang belum sempat diproses secara optimal.

“Kami masih pakai metode fermentasi dengan bioaktivator karena belum punya mesin pengering otomatis,” jelas Akbar.

Namun, harapan belum pupus. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berencana memberikan tambahan anggaran di tahun ketiga untuk mendukung peningkatan kapasitas dan efisiensi produksi.

Masa Depan Ekonomi Hijau Pangkep

Plant Badriah menjadi simbol nyata inovasi daerah. Dengan perhatian serius dari pemerintah lokal, pabrik ini diharapkan mampu menciptakan ekonomi sirkular, menyerap tenaga kerja lokal, dan memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan.

“Kami ingin pabrik ini jadi kebanggaan masyarakat Pangkep. Bukan cuma soal sampah, tapi juga soal kesejahteraan dan masa depan lingkungan,” tutur Akbar.

Dengan pengelolaan yang semakin baik dan dukungan semua pihak, Plant Badriah berpeluang besar menjadi ikon ekonomi hijau di Sulawesi Selatan dan model inspiratif bagi daerah lain di Indonesia.

[IRWAN]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: PangkepPemkab Pangkep
Previous Post

BSU Tahap 1 Cair untuk 2,45 Juta Pekerja, Tahap 2 Segera Menyusul

Next Post

Kebakaran Hanguskan Rumah di Sangasanga, Tim Damkar Kukar Tembus Jalan Rusak Demi Padamkan Api

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Kebakaran Hanguskan Rumah di Sangasanga, Tim Damkar Kukar Tembus Jalan Rusak Demi Padamkan Api

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved