• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Polemik BPJS di Kaltim, Samarinda Minta Solusi Bersama

Suriadi Said by Suriadi Said
12 April 2026 | 16:42
Reading Time: 2 mins read
0
Polemik BPJS di Kaltim, Samarinda Minta Solusi Bersama Diskes Kaltim Dikritik soal JKN Samarinda, Andi Harun Minta Pahami Masalah Secara Utuh

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. [Tia/Pranala.co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Kota Samarinda secara resmi menyatakan keberatan terhadap instruksi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait pengalihan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi warga kurang mampu.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat Pemprov Kaltim tentang redistribusi kepesertaan BPJS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kepada pemerintah kabupaten/kota.

PILIHAN REDAKSI

Nasib 6 Pegawai Disdag Samarinda Masih Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Wali Kota

Nasib 6 Pegawai Disdag Samarinda Masih Menggantung, Keputusan Ada di Tangan Wali Kota

16 Juli 2026 | 15:19
Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

6 Juli 2026 | 17:16

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa keberatan yang disampaikan bukan karena keterbatasan anggaran daerah.

Menurutnya, persoalan utama terletak pada proses pengambilan kebijakan yang dinilai mendadak, terutama karena dilakukan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ditetapkan.

“Ini bukan soal setuju atau tidak, tetapi soal proses yang seharusnya dibahas sebelum APBD ditetapkan,” ujarnya.

Pemkot Samarinda mencatat sekira 49.742 warga berpotensi terdampak jika pengalihan pembiayaan dilakukan tanpa persiapan matang.

Kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, yang selama ini bergantung pada skema bantuan iuran.

Andi Harun menegaskan, sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang tidak boleh terganggu oleh persoalan administratif.

“Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban dari kebijakan yang tidak melalui proses yang tepat,” tegasnya.

Selain aspek waktu, Pemkot Samarinda juga menyoroti potensi ketidaksesuaian kebijakan tersebut dengan regulasi yang masih berlaku.

Dalam aturan sebelumnya, pemerintah provinsi masih memiliki kewajiban untuk turut membiayai jaminan kesehatan masyarakat miskin. Karena itu, kebijakan baru dinilai perlu diselaraskan agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum.

“Kebijakan harus konsisten dengan aturan yang ada,” ujar Andi Harun.

Isu mengenai kemampuan fiskal daerah juga ikut menjadi sorotan. Namun, Pemkot Samarinda memastikan kondisi keuangan daerah dalam keadaan stabil.

Andi Harun menegaskan siap menanggung pembiayaan, selama mekanisme dan prosedur dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

“Secara kemampuan kami siap, tetapi tata kelolanya harus benar,” kata Wali Kota Samarinda.

Sebagai langkah resmi, Pemkot Samarinda telah menyampaikan surat keberatan yang didasarkan pada kajian hukum. Meski demikian, pemerintah kota tetap membuka ruang komunikasi dengan pemerintah provinsi untuk mencari solusi bersama.

Andi Harun mengajak kedua belah pihak duduk bersama guna menyelesaikan polemik secara transparan dan objektif.

Di tengah perdebatan administratif tersebut, Pemkot Samarinda memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan normal.

Dia menjamin tidak akan ada penghentian layanan bagi warga kurang mampu, meskipun mekanisme pembiayaan masih dalam proses pembahasan.

“Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti. Itu prinsip utama kami,” pungkasnya. [tia]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BPJS kesehatanJaminan Kesehatan NasionalPemprov KaltimWali Kota Samarinda
Previous Post

BPJS Berau Dikurangi, DPRD Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan

Next Post

Tagihan Air PDAM Bontang Tiba-Tiba Naik, Wawali Janji Turun Cek Langsung

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Tagihan Air PDAM Bontang Naik Drastis, Ada yang Tembus Rp1,7 Juta

Tagihan Air PDAM Bontang Tiba-Tiba Naik, Wawali Janji Turun Cek Langsung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved