• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan di Lapas Bontang, Periksa 10 Saksi, Rekaman CCTV Ditelusuri

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Maret 2025 | 22:59
Reading Time: 2 mins read
2
Malam Takbiran di Bontang, Ini Larangan dan Imbauan Penting dari Polisi Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan di Lapas Bontang, Periksa 10 Saksi, Rekaman CCTV Ditelusuri Larang Pesta Kembang Api dan Konvoi, Kapolres Bontang Ajak Masyarakat Doa Bersama di Malam Tahun Baru

Kapolres Bontang AKBP Alex F. L. Tobing

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Penyelidikan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga binaan di Lapas IIA Bontang terus berlanjut. Hingga kini, Kepolisian Resor (Polres) Bontang telah memeriksa 10 orang saksi yang terdiri dari petugas lapas dan warga binaan.

Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto, mengungkapkan bahwa lima saksi tambahan telah diperiksa dalam beberapa hari terakhir. “Dua di antaranya merupakan warga binaan, sementara sisanya adalah petugas lapas,” ujarnya usai kegiatan berbagi takjil bersama media, Kamis (13/03/2025).

PILIHAN REDAKSI

Soal Tudingan Pungutan di Lapas Bontang: Belum Ada Bukti Pelanggaran!

Soal Tudingan Pungutan di Lapas Bontang: Belum Ada Bukti Pelanggaran!

15 Juli 2026 | 17:44
Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47

Untuk memperkuat penyelidikan, kepolisian juga akan menelusuri rekaman CCTV di dalam lapas. Ketika ditanya mengenai kemungkinan pemanggilan Kepala Lapas IIA Bontang, Suranto, AKP Hari menyatakan bahwa fokus pemeriksaan saat ini masih pada saksi-saksi yang memiliki informasi langsung terkait peristiwa tersebut.

“Kami masih memeriksa orang-orang yang memiliki informasi terkait kejadian ini secara mendalam,” jelasnya.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan secara terarah untuk memastikan objektivitas penyelidikan. “Langkah ini diambil agar penyelidikan tetap fokus pada fakta yang ada di lapangan dan tidak melebar ke hal-hal yang belum terbukti,” tegasnya.

Keluarga Korban Diduga Mengalami Intimidasi

Di sisi lain, Kuasa Hukum Keluarga Almarhum Daus, warga binaan yang meninggal secara misterius, mengungkapkan adanya dugaan intimidasi dari pihak Lapas Bontang terhadap keluarga korban.

Bahtiar, selaku kuasa hukum keluarga, menyebutkan bahwa dugaan intimidasi bermula ketika Kepala Keamanan Lapas Bontang mendatangi keluarga korban di RSUD Taman Husada Bontang.

Menurut Bahtiar, Kepala Keamanan Lapas mencoba mengajak ayah almarhum berbicara secara tertutup, namun tawaran tersebut langsung ditolak oleh pihak keluarga karena menimbulkan kecurigaan.

“Saat Kepala Keamanan Lapas datang menemui keluarga di rumah sakit, ayah almarhum diajak berbicara empat mata. Namun, permintaan tersebut ditolak karena kami mencurigai ada sesuatu yang ingin ditutupi,” ungkap Bahtiar di Sangatta, Rabu (12/3/2025).

Bahtiar juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuan di kantin RSUD, Kepala Keamanan Lapas secara langsung menyampaikan permintaan maaf atas kelalaian yang diduga menyebabkan meninggalnya Daus.

“Dalam perbincangan tersebut, Kepala Keamanan mengakui adanya kelalaian dan menyampaikan permintaan maaf kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Selain itu, pihak keluarga juga mengaku mengalami tekanan setelah mengunggah video yang memperlihatkan kondisi almarhum di media sosial. Pihak Lapas Bontang diduga mengancam akan melaporkan keluarga jika video tersebut tidak segera dihapus.

“Kami memiliki bukti berupa tangkapan layar percakapan yang menunjukkan adanya upaya intimidasi dari pihak Lapas terhadap keluarga korban terkait penyebaran video yang telah viral,” tegas Bahtiar. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangLapas BontangPolres Bontang
Previous Post

Siap-Siap! ASN Pemkab Kutim bakal Jalani Tes Urine Secara Acak

Next Post

Manipulasi Harga Tanah, Empat Tersangka Korupsi Labkesda Bontang di Tangan Jaksa

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Manipulasi Harga Tanah, Empat Tersangka Korupsi Labkesda Bontang di Tangan Jaksa

Manipulasi Harga Tanah, Empat Tersangka Korupsi Labkesda Bontang di Tangan Jaksa

Comments 2

  1. Ping-balik: Manipulasi Harga Tanah, Empat Tersangka Korupsi Labkesda Bontang di Tangan Jaksa - Pranala.co
  2. Ping-balik: Laporan Dicabut, Kasus Dugaan Penganiayaan di Lapas Bontang Kaltim Disetop - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved