• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Potensi Wisata Goa Kapur di Desa Sedulang, Kutai Kartanegara

Suriadi Said by Suriadi Said
21 Mei 2022 | 07:31
Reading Time: 2 mins read
3
Potensi Wisata Goa Kapur di Desa Sedulang, Kutai Kartanegara

Satu di antara sekian potensi pariwisata alam di Kaltim adalah hamparan batu gamping yang membentuk goa alami

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Potensi pariwisata di hutan Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur memiliki pelbagai corak. Mulai dari pariwisata alam hingga artisifisial atau buatan. Satu di antara sekian potensi pariwisata alam di Kaltim adalah hamparan batu gamping yang membentuk goa alami.

Kekayaan alam ini menyimpan keindahan seperti yang ada di wilayah hutan pegunungan kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Di hutan tersebut, ada beberapa goa yang saling terhubung di sepanjang deretan pegunungan Karst di wilayah Kecamatan Sebulu. Beberapa goa saat ini telah menjadi tempat kunjungan wisatawan.

PILIHAN REDAKSI

Kukar jadi Penopang Kaltim di Kejurnas Taekwondo 2026, Sumbang 5 Medali

Kukar jadi Penopang Kaltim di Kejurnas Taekwondo 2026, Sumbang 5 Medali

26 April 2026 | 23:57
Kurir Dibayar Rp800 Ribu, Sabu Senilai Rp2,7 Miliar Dibawa Keliling Kukar, Satu Masih Buron

Kurir Dibayar Rp800 Ribu, Sabu Senilai Rp2,7 Miliar Dibawa Keliling Kukar, Satu Masih Buron

15 April 2026 | 22:50

Lokasinya pun mudah dijangkau. Dua goa eksotis yaitu Goa Kelelawar dan Goa Air. Kedua goa ini berada di ketinggian sekitar 100 Mdpl. Lokasi Goa Kelelawar berjarak lebih kurang 30 km dari Kecamatan Tenggarong.

Bagi warga yang ingin menikmati keindahan Goa Kelelawar dan Goa Air, perjalanan bisa dimulai dari Kota Samarinda. Seperti Harpiah, warga Samarinda yang datang bersama keluarganya pada Rabu 13 Januari 2021.

Menurut Harpiah, goa-goa alami itu berada di puncak bukit. Beberapa goa lainnya berada di kaki bukit dan kawasan lembah. Harpiah menyatakan, masyarakat sudah sejak lama mengetahui keberadaan goa-goa tersebut. Namun, tidak semua pernah ditelusuri dan seluruh goa juga belum pernah diberi nama.

“Kalau dilihat potensi goanya ini sendiri luar biasa. Masih banyak stalagmit yang meneteskan air. Selain itu, di dalam tadi masih banyak serangga yang sebenarnya ini adalah satwa lokal yang mungkin di luar kita tidak bisa temui,” ujar Harpiah, yang juga merupakan mahasiswa IAIN Samarinda ini.

Harpiah mengawali perjalanan eksplorasi goa dari Goa Kelelawar. Goa ini berada di balik pepohonan dengan kondisi jalan menurun yang cukup curam dengan lebar mulut goa sekitar 8 meter. Di depan mulut gua, terdapat sebuah batu dengan ketinggian 1.5 meter. Goa Kelelawar ini memiliki panjang 1 kilometer.

Pada bagian dalam, goa sangat luas dan terdapat begitu banyak kelelawar yang bergelantungan di langit-langit goa yang menyajikan pemandangan stalagtit dan stalagmit batu kapur.

Tak jauh dari Goa Kelelawar menuju ke kaki bukit, warga pengunjung dapat melihat goa kedua yang berada sekitar 200 meter. Di dekat mulut goa yang sangat luas, aliran air terdengar sangat kencang dari radius 100 meter.

Pengunjung pun dapat mencium bau menyegat yang keluar dari dalam gua. Aroma yang tercium ini khas kotoran kekelawar yang jumlahnya mencapai ribuan ekor yang bersarang di dalam goa.

Kondisi goa yang dikenal dengan Goa Air ini semakin menarik saat mata pengunjung di manjakan dengan hamparan batu stalagmit atau deretan batu kapur yang menempel pada langit-langit goa.

Para pengunjung bisa lebih semangat untuk menjelajahi goa dengan suara aliran sungai terdengar sangat kencang. Hamparan batu yang tersusun rapi dan dilapisi lumut di dalam goa menambah rasa ingin tahu para pengunjung untuk menaikinya.

Ciri goa ini memiliki aliran sungai berbatu di tepinya. Pengunjung juga bisa menelusuri hingga ke ujung goa dan dapat melihat aliran sungai di antara bebatuan alam yang terbentuk sempurna. Sungai tersebut diyakini warga setempat bermuara di Sungai Mahakam.

Warga Kukar, Riyanto mengatakan, goa ini membuktikan bahwa Kutai Kartanegara masih menyimpan berbagai misteri berupa belasan goa batu yang sebagain besar belum pernah ditelusuri keberadaanya.

Riyanto berharap agar goa ini mendapatkan sentuhan penataan dari pemerintah agar mampu menjadi tujuan wisata alam dan menjadi penggerek perekonomian warga dan sumber pemasukan desa.

“Goa ini dialiri oleh anak sungai dan ada sumber air, sumber air ini bermuara ke mahakam. Jka melihat potensinya ini sangat besar sekali dan jika dikelola dengan baik dan ditata oleh pihak desa, maka bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Riyanto. (Jie/ks/id)

Tags: breaking newsGoa KapurHeadlineKalimantan TimurKutai KartanegaraPariwisataPotensi Wisata
Previous Post

Legenda Danau Lipan dari Kalimantan Timur

Next Post

Antlers Review: Horor Kelam Menyelimuti Misteri Monster Legenda

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Antlers Review: Horor Kelam Menyelimuti Misteri Monster Legenda

Antlers Review: Horor Kelam Menyelimuti Misteri Monster Legenda

Comments 3

  1. Ping-balik: Wisatawan ke Kaltim Naik 300 Persen saat Lebaran - pranala.co
  2. Ping-balik: 6 Desa Wisata di Kalimantan; Menikmati Sensasi Wisata Alam dan Budaya - pranala.co
  3. Ping-balik: Wisatawan ke Kaltim Naik 300 Persen saat Libur Lebaran – newsborneo.id

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved