• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Dokter di Bontang Ingatkan Bahaya jika Asal Jalan

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Oktober 2025 | 17:53
Reading Time: 2 mins read
0
Puluhan Dapur MBG di Balikpapan Tutup, Distribusi Makanan Siswa Terhenti Makan Bergizi Gratis Sudah Habiskan Rp36,6 Triliun per Februari 2026 17 Ribu Lebih Pelajar di Bontang Nikmati MBG, BGN Siapkan 20 Dapur Gizi Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Dokter di Bontang Ingatkan Bahaya jika Asal Jalan Siswa SMK 3 Balikpapan Diduga Keracunan MBG, Sampel Dikirim ke BPOM Samarinda

Seorang pelajar yang hendak makan bergizi gratis. (Dok. Disdikbud Balikpapan)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menjadi harapan baru bagi jutaan anak sekolah di Indonesia. Tujuannya: menekan angka stunting dan memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, serta siap belajar tanpa terkendala masalah gizi.

Namun, di balik niat baik itu, ada peringatan penting agar program ini tidak dijalankan asal-asalan. Tanpa pengawasan dan sertifikasi yang memadai, niat baik bisa berubah jadi masalah baru.

PILIHAN REDAKSI

Kejagung Setop Pemeriksaan Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Kejati Kaltim: Jangan Dikaitkan dengan Isu Lain

Kejagung Setop Pemeriksaan Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Kejati Kaltim: Jangan Dikaitkan dengan Isu Lain

15 Juli 2026 | 14:16
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01

Peringatan itu datang dari Muhammad Irzal Wijaya, seorang dokter sekaligus orangtua murid di Bontang. Ia mengingatkan agar pelaksanaan program MBG harus benar-benar memperhatikan standar keamanan pangan dan higienitas.

“Penyedia makanan sebaiknya segera mengurus sertifikat SLHS dan halal. Jangan sampai program yang bagus justru menciptakan masalah seperti keracunan atau makanan tidak layak konsumsi,” tegas Irzal saat dihubungi, Jumat (10/10).

Ia menilai semangat membantu anak-anak memang penting, tapi harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang ketat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat.

Menurut Irzal, pengawasan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Mulai dari pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, pengemasan, sampai distribusi ke sekolah-sekolah.

“Setiap tahapan harus dijaga agar makanan tetap bergizi, higienis, dan aman dikonsumsi anak-anak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak. Pemerintah, penyedia makanan, sekolah, hingga orang tua harus ikut aktif dalam mengawasi pelaksanaan program.

“Komunikasi antar pihak harus cepat dan terbuka. Kalau ada keluhan atau temuan, segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Selain pengawasan, edukasi tentang keamanan pangan juga tak kalah penting. Anak-anak, kata Irzal, perlu diajarkan untuk lebih peka terhadap kebersihan dan kualitas makanan yang mereka terima.

“Dengan edukasi sejak dini, mereka bisa mengenali makanan yang layak dan tidak. Ini bentuk perlindungan juga untuk generasi muda,” ujarnya.

Program MBG sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah dan menurunkan angka stunting nasional.

Namun, kata Irzal, keberhasilan program bukan diukur dari berapa banyak makanan dibagikan, melainkan seberapa aman dan bergizi makanan itu bagi anak-anak.

“Kalau semua pihak peduli dan disiplin menjaga mutu, program ini bisa membawa manfaat besar bagi masa depan bangsa. Tapi kalau lalai, bisa menimbulkan masalah baru,” harap dia. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Makan Bergizi
Previous Post

Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Next Post

Perda Stunting Digodok, Kader Posyandu di Balikpapan Bakal Dapat Insentif

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Perda Stunting Digodok, Kader Posyandu di Balikpapan Bakal Dapat Insentif

Perda Stunting Digodok, Kader Posyandu di Balikpapan Bakal Dapat Insentif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved