• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Oktober 2025 | 17:46
Reading Time: 2 mins read
0
Nasib PPPK Kutim 2021 Ditentukan Tahun Ini, Kinerja Buruk Terancam Putus Kontrak Kutim Resmi Tanpa Honorer, 400 TK2D Diangkat jadi PPPK

Foto Prokutim

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA – Sejarah baru tercatat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pemerintah Kabupaten Kutim resmi mengangkat seluruh tenaga honorer atau Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pengumuman penting itu disampaikan langsung oeh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam acara di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi Sangatta, Jumat (10/10).

PILIHAN REDAKSI

Mendagri Surati Pemda yang Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Tenggat 6 Juli 2026 Cerita di Balik Pelantikan PPPK Paruh Waktu Bontang; 15 Tahun Mengabdi Akhirnya Dilantik

Mendagri Surati Pemda yang Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Tenggat 6 Juli 2026

6 Juli 2026 | 16:48
Gubernur Kaltim Garansi Ribuan PPPK Aman dari PHK Puluhan Ribu PPPK Kaltim Tidak Dirumahkan, 1.170 Diusulkan Perpanjangan Kontrak

Gubernur Kaltim Garansi Ribuan PPPK Aman dari PHK

10 Juni 2026 | 07:59

“Mulai hari ini, tidak ada lagi tenaga honorer di Kutai Timur. Semua sudah berstatus ASN melalui mekanisme PPPK,” tegas Ardiansyah, disambut tepuk tangan ratusan pegawai yang hadir.

Sebanyak 400 tenaga honorer terakhir menjadi bagian dari pengangkatan tahap dua yang dilakukan Pemkab Kutim. Mereka melengkapi ribuan TK2D lain yang telah lebih dulu diangkat.

Dengan demikian, total 7.394 tenaga honorer Kutim kini sudah resmi menyandang status ASN melalui skema PPPK.

Langkah besar ini menjadi puncak dari proses panjang yang dimulai sejak awal masa jabatan Ardiansyah pada tahun 2021.

Menurut Ardiansyah, kebijakan ini bukan hanya soal pengangkatan pegawai, tapi juga bagian dari transformasi besar dalam sistem birokrasi Kutai Timur.

“Ini komitmen kami untuk menata ulang sistem kepegawaian agar lebih profesional, berkeadilan, dan sesuai amanat peraturan,” ujar Ardiansyah.

Ia menambahkan, keputusan ini juga menindaklanjuti aturan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer pada 2024, sekaligus memastikan tidak ada pegawai daerah yang kehilangan pekerjaan akibat kebijakan nasional tersebut.

“Kami berani mengambil langkah ini demi keadilan dan kepastian kerja bagi mereka yang selama ini mengabdi untuk Kutai Timur,” tegasnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Misliansyah, menjelaskan bahwa pengangkatan tahap dua merupakan hasil seleksi PPPK tahun 2024.

“Total pegawai yang diangkat melalui formasi TK2D tahap satu dan dua mencapai 4.091 orang,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan seleksi dan pengangkatan ini didukung dasar hukum yang kuat, salah satunya melalui Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani langsung oleh Bupati Kutim.

Surat tersebut menjadi jaminan resmi kemampuan anggaran daerah dalam membayar gaji dan tunjangan PPPK pasca-pengangkatan.

“SPTJM tidak bisa dibuat sembarangan. Ada perhitungan cermat dari perangkat daerah. Kami pastikan seluruh proses sesuai regulasi,” jelas Misliansyah.

Bagi ribuan pegawai yang kini berstatus ASN, momen ini menjadi akhir dari penantian panjang. Namun, di saat yang sama, menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk mengabdi lebih profesional kepada masyarakat Kutai Timur.

“Dengan status baru ini, kami berharap mereka bisa bekerja lebih disiplin dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” tutup Bupati Kutim, Ardiansyah. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: N Hafif
Tags: HonorerPPPK
Previous Post

Operasional Bacitra Butuh Rp24 Miliar per Tahun, Dishub Balikpapan Siapkan Skema Baru

Next Post

Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Dokter di Bontang Ingatkan Bahaya jika Asal Jalan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Puluhan Dapur MBG di Balikpapan Tutup, Distribusi Makanan Siswa Terhenti Makan Bergizi Gratis Sudah Habiskan Rp36,6 Triliun per Februari 2026 17 Ribu Lebih Pelajar di Bontang Nikmati MBG, BGN Siapkan 20 Dapur Gizi Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Dokter di Bontang Ingatkan Bahaya jika Asal Jalan Siswa SMK 3 Balikpapan Diduga Keracunan MBG, Sampel Dikirim ke BPOM Samarinda

Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Dokter di Bontang Ingatkan Bahaya jika Asal Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved