• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Raga

Pupuk Kaltim Open Series III di Bontang, Arena Lahirnya Atlet Muda hingga Difabel Berprestasi

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Januari 2026 | 07:41
Reading Time: 4 mins read
0
Pupuk Kaltim Open Series III di Bontang, Arena Lahirnya Atlet Muda hingga Difabel Berprestasi

Foto Fahrul/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Riuh tepuk tangan dan denting bola pingpong bersahut-sahutan di GOR PKT PC VI, Bontang. Sejak sore hingga malam, arena itu tak pernah benar-benar sepi. Di sanalah semangat sportivitas, pembinaan, dan mimpi para atlet muda bertemu dalam Turnamen Tenis Meja Pupuk Kaltim Open Series III.

Turnamen ini digelar PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-48 perusahaan, berlangsung selama enam hari, 26–31 Januari 2026, dengan mengusung tema Driving Growth Forward. Bagi PKT, olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan investasi jangka panjang bagi pembentukan karakter generasi muda.

PILIHAN REDAKSI

Pupuk Kaltim Kucurkan Rp4,6 Miliar, 50 Anak Bontang Kini Bebas Biaya Sekolah hingga Wisuda

Pupuk Kaltim Kucurkan Rp4,6 Miliar, 50 Anak Bontang Kini Bebas Biaya Sekolah hingga Wisuda

16 Juli 2026 | 08:46
Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

14 Juli 2026 | 19:16

Sebanyak 180 atlet ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Paser. Bahkan, sejumlah atlet dari luar Kalimantan turut meramaikan, di antaranya dari Parepare (Sulawesi Selatan), Banggai (Sulawesi Tengah), hingga Kudus (Jawa Tengah).

Ketua Panitia Turnamen, Ainul Yakin, mengatakan hingga hari ketiga pelaksanaan, seluruh pertandingan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Setiap hari, laga digelar sejak pukul 09.00 hingga 22.00 WITA dengan antusiasme tinggi, baik dari peserta maupun penonton.

“Turnamen ini kami rancang sebagai wadah pembinaan berjenjang. Mulai dari usia dini, remaja, umum, hingga atlet difabel, semuanya mendapat ruang kompetisi yang setara,” ujar Ainul Yakin, Rabu (28/1/2026).

Beragam kategori dipertandingkan, mulai dari tunggal putra dan putri U-12, U-17, dan U-20, beregu duo mix U-20 tingkat nasional, ganda umum se-Kota Bontang, hingga kategori khusus atlet tunarungu dan tunawicara se-Kalimantan Timur. Sejumlah nomor bahkan telah memasuki babak final pada hari ketiga, termasuk kategori difabel dan U-12.

Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen ini menjadi ruang pembelajaran tentang disiplin, sportivitas, dan mental bertanding. Ainul menegaskan, pembinaan sejak usia dini merupakan fondasi penting untuk melahirkan atlet berprestasi di masa depan.

Apresiasi atas penyelenggaraan turnamen ini juga datang dari Pemerintah Kota Bontang. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporpar) Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, menilai Pupuk Kaltim Open Series memiliki peran strategis dalam menyiapkan atlet daerah menghadapi agenda olahraga besar.

“Dengan banyaknya turnamen, atlet muda terbiasa berkompetisi, belajar sportif, dan mengasah mental. Dari sinilah lahir atlet-atlet yang kelak menjadi tulang punggung prestasi Kota Bontang,” ujarnya.

Menurut Eko, dukungan dunia usaha sangat menentukan keberlanjutan pembinaan olahraga. Tanpa keterlibatan perusahaan seperti PT Pupuk Kalimantan Timur, proses pembinaan atlet akan berjalan lebih lambat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Persatuan Tenis Meja PKT, Rifki Adi Nugroho. Ia berharap Pupuk Kaltim Open Series dapat terus digelar secara rutin setiap tahun.

“Ini sudah series ketiga. Harapan kami, turnamen ini menjadi wadah tumbuhnya bibit-bibit atlet tenis meja, sekaligus ruang silaturahmi bagi seluruh insan olahraga,” tuturnya.

Melalui Pupuk Kaltim Open Series III, PT Pupuk Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada industri, tetapi juga hadir dalam pembinaan generasi muda, pengembangan olahraga, serta mendorong inklusivitas bagi atlet difabel. (FR/ADS)

Pranala.co, BONTANG — Riuh tepuk tangan dan denting bola pingpong bersahut-sahutan di GOR PKT PC VI, Bontang. Sejak sore hingga malam, arena itu tak pernah benar-benar sepi. Di sanalah semangat sportivitas, pembinaan, dan mimpi para atlet muda bertemu dalam Turnamen Tenis Meja Pupuk Kaltim Open Series III.

Turnamen ini digelar PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-48 perusahaan, berlangsung selama enam hari, 26–31 Januari 2026, dengan mengusung tema Driving Growth Forward. Bagi PKT, olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan investasi jangka panjang bagi pembentukan karakter generasi muda.

Sebanyak 180 atlet ambil bagian dalam ajang ini. Mereka datang dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Bontang, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Paser. Bahkan, sejumlah atlet dari luar Kalimantan turut meramaikan, di antaranya dari Parepare (Sulawesi Selatan), Banggai (Sulawesi Tengah), hingga Kudus (Jawa Tengah).

Ketua Panitia Turnamen, Ainul Yakin, mengatakan hingga hari ketiga pelaksanaan, seluruh pertandingan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Setiap hari, laga digelar sejak pukul 09.00 hingga 22.00 WITA dengan antusiasme tinggi, baik dari peserta maupun penonton.

“Turnamen ini kami rancang sebagai wadah pembinaan berjenjang. Mulai dari usia dini, remaja, umum, hingga atlet difabel, semuanya mendapat ruang kompetisi yang setara,” ujar Ainul Yakin, Rabu (28/1/2026).

Beragam kategori dipertandingkan, mulai dari tunggal putra dan putri U-12, U-17, dan U-20, beregu duo mix U-20 tingkat nasional, ganda umum se-Kota Bontang, hingga kategori khusus atlet tunarungu dan tunawicara se-Kalimantan Timur. Sejumlah nomor bahkan telah memasuki babak final pada hari ketiga, termasuk kategori difabel dan U-12.

Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen ini menjadi ruang pembelajaran tentang disiplin, sportivitas, dan mental bertanding. Ainul menegaskan, pembinaan sejak usia dini merupakan fondasi penting untuk melahirkan atlet berprestasi di masa depan.

Apresiasi atas penyelenggaraan turnamen ini juga datang dari Pemerintah Kota Bontang. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporpar) Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, menilai Pupuk Kaltim Open Series memiliki peran strategis dalam menyiapkan atlet daerah menghadapi agenda olahraga besar.

“Dengan banyaknya turnamen, atlet muda terbiasa berkompetisi, belajar sportif, dan mengasah mental. Dari sinilah lahir atlet-atlet yang kelak menjadi tulang punggung prestasi Kota Bontang,” ujarnya.

Menurut Eko, dukungan dunia usaha sangat menentukan keberlanjutan pembinaan olahraga. Tanpa keterlibatan perusahaan seperti PT Pupuk Kalimantan Timur, proses pembinaan atlet akan berjalan lebih lambat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum Persatuan Tenis Meja PKT, Rifki Adi Nugroho. Ia berharap Pupuk Kaltim Open Series dapat terus digelar secara rutin setiap tahun.

“Ini sudah series ketiga. Harapan kami, turnamen ini menjadi wadah tumbuhnya bibit-bibit atlet tenis meja, sekaligus ruang silaturahmi bagi seluruh insan olahraga,” tuturnya.

Melalui Pupuk Kaltim Open Series III, PT Pupuk Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada industri, tetapi juga hadir dalam pembinaan generasi muda, pengembangan olahraga, serta mendorong inklusivitas bagi atlet difabel. (FR/ADS)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pupuk KaltimTenis Meja
Previous Post

59 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang Bontang Kuala, Infrastruktur dan Wisata jadi Prioritas

Next Post

Musrenbang Berebas Tengah 2027: Ratusan Usulan Warga Mengemuka, Nelayan Soroti Pendangkalan Sungai di Bontang

BACA JUGA

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026

15 Juli 2026 | 07:47
Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 Dimulai, Bontang Diserbu Atlet dari 15 Provinsi

14 Juli 2026 | 19:16
Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di Piala AFF 2026, Berikut Jadwal Lengkapnya Indonesia Hajar Saint Kitts and Nevis 4-0, Garuda Melaju ke Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam di Piala AFF 2026, Berikut Jadwal Lengkapnya

14 Juli 2026 | 12:33
Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

12 Juli 2026 | 22:36
Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

11 Juli 2026 | 23:24
Tiket Piala Dunia 2026 Diskon hingga 50 Persen, Berapa Harganya Sekarang?

Tiket Piala Dunia 2026 Diskon hingga 50 Persen, Berapa Harganya Sekarang?

10 Juli 2026 | 01:36
Next Post
Musrenbang Berebas Tengah 2027: Ratusan Usulan Warga Mengemuka, Nelayan Soroti Pendangkalan Sungai di Bontang

Musrenbang Berebas Tengah 2027: Ratusan Usulan Warga Mengemuka, Nelayan Soroti Pendangkalan Sungai di Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved