• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Remaja Bontang Diduga Bebas Beli Obat Batuk, Diskes Siapkan Razia dan Evaluasi

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Mei 2026 | 20:38
Reading Time: 2 mins read
0
Remaja Bontang Diduga Bebas Beli Obat Batuk, Diskes Siapkan Razia dan Evaluasi

Kepala Diskes Bontang, Bahtiar Mabe

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

REMAJA di Bontang, Kalimantan Timur diduga masih leluasa membeli obat batuk tertentu tanpa pengawasan ketat. Temuan itu mencuat setelah patroli di kawasan Tanjung Laut Indah menemukan indikasi akses obat-obatan yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan di kalangan remaja.

Kondisi tersebut kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bontang. Dinas Kesehatan (Diskes) memastikan akan memanggil pemilik toko obat dan apotek dalam waktu dekat untuk mengevaluasi pola penjualan obat, terutama kepada anak di bawah umur.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

“Dalam waktu dekat, kami akan memanggil seluruh pemilik toko obat dan apotek untuk diberikan sosialisasi. Ini penting agar mereka memahami dan kembali menegakkan aturan, khususnya terkait pembatasan penjualan kepada remaja,” ujar Kepala Diskes Bontang, Bahtiar Mabe, Minggu (10/5/2026).

Langkah itu disebut sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Bontang setelah muncul kekhawatiran penyalahgunaan obat batuk dan konsumsi alkohol di kalangan remaja semakin sulit dikendalikan. Dinkes juga mulai menyiapkan penguatan pengawasan lapangan, termasuk penertiban toko obat yang diduga menjual obat tanpa prosedur.

Bahtiar menegaskan, obat keras tidak boleh diperjualbelikan secara bebas karena penggunaannya wajib melalui resep dokter. Namun di lapangan, masih ditemukan praktik penjualan yang dinilai longgar sehingga membuka celah penyalahgunaan.

“Obat itu bukan barang konsumsi bebas. Harus sesuai kebutuhan medis. Kalau obat keras, wajib pakai resep,” katanya.

Diskes Bontang turut menyoroti keberadaan toko obat ilegal yang dinilai menjadi titik rawan peredaran obat tanpa kontrol. Toko tanpa izin disebut kerap menjual obat secara sembarangan, termasuk kepada remaja.

Fenomena ini dinilai bukan sekadar persoalan pelanggaran aturan perdagangan obat. Pemerintah melihat ada ancaman yang lebih besar terhadap kesehatan dan perilaku remaja, terutama ketika obat-obatan tertentu digunakan di luar kebutuhan medis dan dicampur dengan alkohol.

Bahtiar mengingatkan pelaku usaha agar tidak mengabaikan aturan demi keuntungan sesaat. Selain ancaman sanksi hukum, izin usaha penjual obat juga bisa dicabut jika terbukti melanggar ketentuan.

Dia berharap pengawasan yang diperketat dapat menekan akses bebas obat di kalangan remaja dan mencegah risiko yang lebih luas. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Miras OplosanNarkoba
Previous Post

LDII Bontang Gandeng Kejari Edukasi Warga soal Pelanggaran Hukum

Next Post

BNN Bontang Ajak Orangtua Berdamai dengan Luka Batin demi Pola Asuh Sehat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
BNN Bontang Ajak Orangtua Berdamai dengan Luka Batin demi Pola Asuh Sehat

BNN Bontang Ajak Orangtua Berdamai dengan Luka Batin demi Pola Asuh Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved