• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Remaja di Bontang Alami Cemas dan Depresi

Suriadi Said by Suriadi Said
29 November 2025 | 08:33
Reading Time: 2 mins read
0
Remaja di Bontang Alami Cemas dan Depresi

Ilustrasi,

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Di tengah kecukupan materi, banyak keluarga modern justru menghadapi kekosongan yang lebih dalam: kurangnya kasih sayang. Sebuah survei terhadap 1.200 anak usia 10–18 tahun di Bontang memunculkan temuan yang mencemaskan. Sebagian remaja dilaporkan mengalami kecemasan, depresi, dan kebingungan identitas akibat minimnya perhatian keluarga.

Menanggapi kenyataan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengumpulkan para kader lini lapangan dari seluruh kelurahan. Mereka disebut sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga.

PILIHAN REDAKSI

Sempat Kurang Ratusan Siswa, Kuota SPMB Bontang 2026 Akhirnya Penuh

Sempat Kurang Ratusan Siswa, Kuota SPMB Bontang 2026 Akhirnya Penuh

14 Juli 2026 | 12:17
Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

Hari Pertama Sekolah di Bontang, Wali Kota: Guru dan Orangtua Harus Kompak

13 Juli 2026 | 16:54

Pertemuan itu berlangsung dalam acara Peningkatan Kapasitas Kader Program Bangga Kencana di Hotel Tiara Surya, belum lama ini. Di hadapan para kader, narasumber dari Kejaksaan, dan jajaran DP3AKB, Wali Kota Neni Moerniaeni menyampaikan pesan yang menembus inti persoalan.

“Inti pembangunan keluarga dimulai dari cinta dan kasih sayang di rumah tangga,” ucapnya. “Cinta yang tulus akan melahirkan keluarga yang kuat, berkarakter, dan menjadi dasar bagi bangsa yang tangguh.”

Neni menegaskan bahwa Pemkot tidak tinggal diam menghadapi temuan survei tersebut. Pemerintah kini menyiapkan kolaborasi dengan psikolog klinis dan pihak sekolah. Tujuannya memperkuat layanan konseling bagi para remaja yang membutuhkan pendampingan.

Ia meminta para kader untuk mengedepankan pendekatan yang lembut dan edukatif. Terutama ketika menghadapi anak-anak yang mengalami masalah psikologis atau kebingungan identitas. Tidak boleh ada stigma. Tidak boleh ada diskriminasi.

Wali kota juga mengaitkan pentingnya kesehatan mental dengan kondisi lingkungan tempat tinggal. Ia kembali menggaungkan Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (GESIT). Menurutnya, rumah yang bersih akan memancarkan energi positif bagi penghuninya.

Kepala Dinas DP3AKB, Eddy Foreswanto, menambahkan bahwa para kader adalah motor penggerak di lapangan. Mereka harus bekerja dengan hati gembira. Mereka pula yang menjadi jembatan antara keluarga, sekolah, dan tenaga kesehatan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai isu strategis. Mulai dari stunting, kekerasan terhadap anak, hingga kesehatan mental remaja. Semua bergerak menuju satu tujuan: mewujudkan generasi Bontang yang kuat, berdaya saing, dan berkarakter. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Dias Ramadhan
Tags: Keluarga BerencanaPelajar Bontang
Previous Post

Dua Pelajar di Bontang Positif Narkoba, Wali Kota Tekankan Rehabilitasi dan Hak Pendidikan

Next Post

Festival Pekan Ekraf Kutim 2025 Resmi Dibuka, Ruang Baru bagi UMKM dan Pelaku Kreatif Lokal

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Festival Pekan Ekraf Kutim 2025 Resmi Dibuka, Ruang Baru bagi UMKM dan Pelaku Kreatif Lokal

Festival Pekan Ekraf Kutim 2025 Resmi Dibuka, Ruang Baru bagi UMKM dan Pelaku Kreatif Lokal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved