• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Residivis di Balikpapan Bangun Laboratorium Sabu dari Kamar Rumahnya

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Mei 2026 | 21:39
Reading Time: 2 mins read
0
Residivis di Balikpapan Bangun Laboratorium Sabu dari Kamar Rumahnya

Polda Kaltim mengamankan sejumlah barang bukti.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SEBUAH kamar rumah di Balikpapan diduga disulap menjadi laboratorium mini pembuat sabu. Dari ruangan itu, seorang residivis narkotika berinisial OH kembali menjalankan bisnis lama yang pernah membawanya ke penjara—kali ini dengan memproduksi sabu sendiri untuk diedarkan di Kota Balikpapan.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur membongkar praktik home industry narkotika tersebut setelah menangkap seorang perempuan berinisial AS di sebuah hotel di Balikpapan, Selasa (28/4/2026) dini hari. Polisi menduga hotel itu dipakai sebagai titik transaksi dan distribusi sabu.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

Dari tangan AS, petugas menyita dua paket sabu siap edar dengan berat bruto 6,23 gram dan 5,29 gram. Penangkapan itu kemudian membuka jalan menuju OH, pria yang sudah lama masuk daftar Target Operasi (TO) kepolisian.

Saat ditangkap, OH mengaku sabu yang diedarkan bukan berasal dari pemasok lokal. Ia memproduksinya sendiri di rumah. Polisi yang menggeledah kediamannya menemukan sejumlah alat produksi dan bahan kimia prekusor yang biasa digunakan dalam pembuatan narkotika sintetis.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu, mengatakan OH merupakan residivis kasus serupa. Setelah bebas, tersangka justru meningkatkan aktivitasnya dari pengedar menjadi peracik sabu skala rumahan.

“Bahan baku diperoleh dari Malaysia. Jadi ini tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan jaringan internasional Malaysia-Indonesia,” kata Romylus dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5/2026).

Menurut polisi, sabu hasil produksi itu diedarkan dengan metode “sistem jejak”. Barang diletakkan di titik tertentu untuk kemudian diambil pembeli tanpa tatap muka langsung. Cara ini kerap digunakan jaringan narkotika untuk mengurangi risiko terlacak aparat.

Pengungkapan laboratorium rumahan ini memperlihatkan pola baru peredaran narkoba di daerah. Jika sebelumnya sabu lebih banyak dipasok dari luar wilayah, kini produksi skala kecil mulai muncul di lingkungan permukiman dengan memanfaatkan alat sederhana dan ruang tertutup.

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polda Kaltim menyatakan pengembangan kasus masih dilakukan untuk menelusuri jalur masuk bahan baku dari luar negeri serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat. [RIL/DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Narkoba
Previous Post

Badak LNG Bontang Cetak Ratusan Penerima Beasiswa, Lahirkan Dokter hingga Profesional Industri

Next Post

Pelajar Bontang hingga Tabang Wakili Kaltim di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Pelajar Bontang hingga Tabang Wakili Kaltim di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

Pelajar Bontang hingga Tabang Wakili Kaltim di Seleksi Paskibraka Nasional 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved