• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Retribusi Wisata Mulai Berlaku di Bontang, Janjikan Peningkatan Fasilitas Destinasi

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Maret 2026 | 21:39
Reading Time: 2 mins read
0
Bontang Kuala Sepi Pengunjung, Dispopar Bantah Dampak Retribusi dan Janji Evaluasi Retribusi Wisata Mulai Berlaku di Bontang, Janjikan Peningkatan Fasilitas Destinasi

Kepala Dispopar-Ekraf Bontang, Eko Mashudi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Pemerintah Kota Bontang mulai menerapkan kebijakan penarikan retribusi di sejumlah destinasi wisata unggulan. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata sekaligus memperbaiki fasilitas bagi para pengunjung.

Melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bontang (Disporaparekraf), pemerintah daerah memastikan bahwa setiap penerimaan dari retribusi akan diarahkan untuk pengembangan sarana dan prasarana wisata agar pengalaman berkunjung masyarakat semakin nyaman.

PILIHAN REDAKSI

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58

Kepala Disporaparekraf Bontang, Eko Mashudi, mengatakan salah satu lokasi yang telah mulai menerapkan kebijakan tersebut adalah kawasan wisata mangrove di Berbas.

“Kalau kawasan mangrove ini relatif lebih mudah dikelola karena hanya memiliki satu pintu masuk, sehingga pengawasannya juga lebih sederhana,” ujar Eko, Selasa (3/3/2026).

Penerapan retribusi tidak dilakukan secara seragam di seluruh destinasi wisata. Pemerintah menyesuaikannya dengan karakteristik masing-masing kawasan.

Di kawasan wisata Bontang Kuala, misalnya, pengelolaan retribusi dinilai lebih menantang karena memiliki banyak akses masuk. Kondisi tersebut membuat pengawasan membutuhkan jumlah petugas yang lebih banyak.

Sementara itu, di destinasi wisata populer Pulau Beras Basah, penarikan retribusi baru diberlakukan pada akhir pekan ketika jumlah wisatawan meningkat. Pada hari biasa, pengunjung masih dapat menikmati kawasan wisata tersebut tanpa dikenakan biaya masuk.

Menurut Eko, pola kunjungan wisatawan juga menjadi pertimbangan dalam pengaturan waktu penarikan retribusi.

“Petugas biasanya berjaga pada sore hari karena pada waktu itu jumlah pengunjung cenderung meningkat. Siang hari umumnya masih cukup panas sehingga wisatawan belum terlalu ramai,” jelasnya.

Kebijakan baru ini memunculkan beragam tanggapan di masyarakat, termasuk dari para pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan wisata.

Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan sosialisasi serta membuka ruang dialog untuk menerima berbagai masukan dari masyarakat.

“Namanya kebijakan baru tentu akan menimbulkan pro dan kontra. Kami terbuka terhadap masukan dan tidak anti kritik,” tegas Eko.

Disporaparekraf menegaskan bahwa dana retribusi tidak semata-mata menjadi pemasukan daerah, tetapi juga dialokasikan untuk peningkatan kualitas destinasi wisata.

Perbaikan yang direncanakan meliputi penguatan aspek kebersihan, keamanan kawasan, hingga penyediaan fasilitas umum yang lebih memadai bagi pengunjung.

Pemerintah berharap kebijakan ini dapat menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

“Dengan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap sektor pariwisata di Bontang dapat berkembang lebih sehat, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta meningkatkan kualitas destinasi wisata daerah,” harap Kepala Dispopar-Ekraf Bontang, Eko Mashudi. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Destinasi WisataRetribusi Wisata
Previous Post

Komisi III DPR RI Soroti Penegakan Hukum dan Peredaran Narkotika di Kaltim

Next Post

Menuju Desa Definitif, 11 Desa Persiapan di Kutim Masuk Tahap Fasilitasi Kemendagri

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Menuju Desa Definitif, 11 Desa Persiapan di Kutim Masuk Tahap Fasilitasi Kemendagri

Menuju Desa Definitif, 11 Desa Persiapan di Kutim Masuk Tahap Fasilitasi Kemendagri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved