• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Rumah Liar Menjamur di Bantaran Sungai di Bontang, Wali Kota Sentil Lemahnya Pengawasan Kelurahan

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2026 | 21:14
Reading Time: 2 mins read
0
Rumah Liar Menjamur di Bantaran Sungai di Bontang, Wali Kota Sentil Lemahnya Pengawasan Kelurahan

Ilustasi sungai di Bontang.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

FENOMENA rumah liar di bantaran sungai kembali bikin Pemerintah Kota Bontang angkat suara. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai bangunan-bangunan itu tidak muncul dalam semalam. Ada pengawasan yang dinilai longgar hingga rumah-rumah tanpa izin bisa tumbuh perlahan di tepian sungai.

Sorotan itu disampaikan Neni saat membahas persoalan ketertiban wilayah, Selasa (26/5/2026). Ia menyebut lemahnya fungsi ketenteraman dan ketertiban umum di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi salah satu penyebab utama menjamurnya bangunan ilegal.

PILIHAN REDAKSI

Parit Ditutup Bertahun-tahun, Jalan Arjuna Samarinda Akhirnya Dibersihkan Total

Parit Ditutup Bertahun-tahun, Jalan Arjuna Samarinda Akhirnya Dibersihkan Total

9 Juli 2026 | 23:52
Jalan MT Haryono Balikpapan Ditata Rp33 Miliar, Target Bebas Genangan

Jalan MT Haryono Balikpapan Ditata Rp33 Miliar, Target Bebas Genangan

9 Juli 2026 | 23:16

“Kalau trantib berjalan, tidak mungkin rumah liar tumbuh begitu saja. Ini sangat mengganggu lingkungan dan keindahan kota,” kata Neni.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa waktu terakhir, keberadaan bangunan di bantaran sungai mulai memicu kekhawatiran baru. Sungai yang seharusnya menjadi jalur aliran air justru perlahan menyempit karena aktivitas pembangunan yang tak terkendali.

Neni menegaskan, camat dan lurah memiliki posisi penting sebagai garda terdepan pengawasan wilayah. Ia tak ingin persoalan rumah liar hanya dibahas setelah jumlahnya telanjur banyak dan sulit ditertibkan.

Karena itu, ia meminta pemerintah kecamatan dan kelurahan aktif berkoordinasi dengan Satpol PP. Menurutnya, pengawasan tidak cukup hanya lewat laporan administratif, tetapi juga harus disertai tindakan cepat di lapangan.

“Jangan menunggu banyak baru ditindak. Ketika ada satu yang muncul, itu harus langsung dicegah. Kalau dibiarkan, tahu-tahu sudah banyak dan semakin sulit ditangani,” tegasnya.

Persoalan rumah liar di bantaran sungai bukan hanya soal estetika kota. Pemerintah juga menyoroti dampak lingkungan yang mengintai di belakangnya.

Penyempitan aliran sungai dinilai bisa meningkatkan risiko banjir ketika curah hujan tinggi. Belum lagi persoalan sanitasi yang berpotensi memengaruhi kesehatan warga di sekitar kawasan tersebut.

Situasi itu membuat Pemkot Bontang ingin langkah pencegahan dilakukan lebih awal. Pemerintah berharap ada kesadaran bersama, baik dari aparat maupun masyarakat, agar tata ruang kota tetap tertib dan lingkungan sungai tidak semakin tertekan oleh pembangunan ilegal. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: BanjirSungai Bontang
Previous Post

Akses Masuk hingga Parkir Ditambah, Masjid Al Faruq Sangatta Bersiap Sambut 12 Ribu Jemaah Iduladha

Next Post

Presiden Prabowo Kirim 13 Sapi Kurban ke Kaltim, Di Samarinda Bobotnya 1,07 Ton

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Presiden Prabowo Kirim 13 Sapi Kurban ke Kaltim, Di Samarinda Bobotnya 1,07 Ton Penampakan Sibison, Sapi Jumbo Pilihan Presiden di Balikpapan Habiskan Pakan Rp1,5 Juta Sebulan

Presiden Prabowo Kirim 13 Sapi Kurban ke Kaltim, Di Samarinda Bobotnya 1,07 Ton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved