• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Saat Bontang Mulai Menghitung Dampak IKN Lewat Revisi Tata Ruang

Suriadi Said by Suriadi Said
18 Mei 2026 | 21:10
Reading Time: 2 mins read
0
Saat Bontang Mulai Menghitung Dampak IKN Lewat Revisi Tata Ruang

Wali Kota Neni (kiri) menyerahkan dokumen dua raperda inisiatif DPRD dan dokumen pemandangan umum fraksi terhadap enam raperda usulan Pemkot, Senin (18/5/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

GELOMBANG pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memengaruhi arah kebijakan daerah penyangga, termasuk Kota Bontang. Isu itu mengemuka dalam rapat kerja DPRD Bontang bersama Pemerintah Kota, Senin (18/5/2026), saat pembahasan delapan rancangan peraturan daerah (raperda) menyoroti penataan ruang hingga potensi kerawanan kawasan industri.

Dalam forum yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bontang Sitti Yara itu, enam fraksi DPRD secara umum menyatakan dukungan terhadap enam raperda usulan Pemkot. Namun, dukungan tersebut disertai sejumlah catatan penting, terutama terkait revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045 yang dinilai harus mampu menyesuaikan diri dengan dampak pembangunan IKN di Kalimantan Timur.

PILIHAN REDAKSI

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14

Perubahan arah pembangunan regional dinilai berpotensi membawa tekanan baru bagi wilayah pesisir, permukiman, hingga kawasan industri di Bontang. Karena itu, DPRD meminta revisi RTRW tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi mampu menjadi pijakan pengendalian pembangunan jangka panjang.

Selain isu tata ruang, pembahasan juga menyinggung perlindungan wilayah pesisir yang dinilai semakin penting di tengah ekspansi pembangunan dan aktivitas industri. Sejumlah fraksi meminta penguatan regulasi agar kawasan pesisir tetap terlindungi dari tekanan lingkungan maupun alih fungsi lahan.

Sorotan lain muncul pada aspek mitigasi bencana di kawasan industri. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta aturan daerah nantinya secara tegas mengatur kewajiban perusahaan industri, baik sebelum maupun saat masa tanggap darurat.

Menurut Neni, penguatan regulasi diperlukan agar pemerintah daerah memiliki dasar hukum yang jelas dalam penanganan risiko bencana dan perlindungan masyarakat.

“Diharapkan kerja sama antara Pemerintah Kota dan DPRD dalam pembentukan perda semakin berkualitas sehingga mampu menjadi landasan regulasi pelaksanaan pemerintahan daerah,” ujarnya.

Tak hanya itu, DPRD juga menyoroti pentingnya fasilitas ramah disabilitas dalam Raperda Lalu Lintas. Usulan tersebut mencerminkan dorongan agar pembangunan infrastruktur kota tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga aksesibilitas warga.

Rapat kerja itu sekaligus menjadi panggung awal pembahasan delapan raperda strategis yang akan menentukan arah pembangunan Bontang beberapa tahun ke depan.

Di akhir agenda, dilakukan penyerahan dokumen pendapat Wali Kota terhadap dua raperda inisiatif DPRD dan dokumen pemandangan umum fraksi terhadap enam raperda usulan Pemkot untuk dibahas pada tahap lanjutan. [ADS/BTG]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Ibu Kota NusantaraPemkot BontangRaperda
Previous Post

Penolakan Imunisasi dan Nikah Dini jadi Tantangan Penanganan Stunting di Bontang

Next Post

Satu Calon Haji Paser Batal Berangkat, 156 Jemaah Tetap Diberangkatkan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Satu Calon Haji Paser Batal Berangkat, 156 Jemaah Tetap Diberangkatkan

Satu Calon Haji Paser Batal Berangkat, 156 Jemaah Tetap Diberangkatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved