Pranala.co, PANGKEP – Seorang balita perempuan berinisial S (4) ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di sungai yang berada di belakang rumahnya, Senin (16/2/2026) sore. Kejadian itu tepatnya terjadi di Kampung Jollo, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 17.30 Wita. Sungai yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas warga setempat mendadak berubah menjadi lokasi pencarian yang menegangkan bagi keluarga korban dan warga sekitar.
Kapolsek Bungoro, Kompol Ridwan Saenong, membenarkan kejadian tersebut. “Benar telah terjadi peristiwa seorang anak diduga tenggelam di sungai belakang rumah korban,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan saksi, sekira pukul 17.00 Wita, korban sempat menemani ibunya menjemur rumput laut di sekitar sungai. Aktivitas itu merupakan kegiatan rutin keluarga.
Tidak lama kemudian, korban meninggalkan ibunya dan pulang lebih dahulu ke rumah. Namun, saat sang ibu menyusul, anaknya sudah tidak berada di dalam rumah.
Keluarga yang mulai merasa khawatir segera melakukan pencarian dibantu warga sekitar. Informasi kemudian diperoleh sekitar pukul 18.30 Wita bahwa korban terakhir terlihat bermain di tepi sungai.
Mendengar kabar tersebut, ayah korban langsung turun ke sungai untuk melakukan pencarian. Upaya awal belum membuahkan hasil. Namun, karena menduga anaknya tenggelam, ia kembali menyisir area sungai bersama warga.
Sekira pukul 19.30 Wita, korban akhirnya ditemukan di dalam sungai bersama seorang warga berinisial B (40). Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Aparat kepolisian dari Polsek Bungoro segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk membantu proses evakuasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep juga melakukan identifikasi terhadap korban serta meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk seorang nelayan setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa tersebut diduga merupakan kecelakaan. Korban diduga bermain di sekitar sungai tanpa pengawasan orang dewasa hingga akhirnya tenggelam.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan autopsi. Korban dijadwalkan dimakamkan, Selasa (17/2/2026) sekira pukul 12.20 Wita di Pekuburan Majannag, Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















