• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Sempat Bikin Warga Panik, Pria Bersenjata Parang di Balikpapan Ternyata ODGJ

Suriadi Said by Suriadi Said
2 Juni 2026 | 21:57
Reading Time: 2 mins read
0
Sempat Bikin Warga Panik, Pria Bersenjata Parang di Balikpapan Ternyata ODGJ

Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa Aditulloh Foto: Syahrul/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KEPANIKAN sempat menyelimuti kawasan Graha Indah, Balikpapan Utara, Selasa (2/6/2026) dini hari. Seorang pria membawa parang membuat warga ketakutan. Narasi yang beredar di media sosial bahkan menyebutnya sebagai pelaku begal.

Namun setelah penyelidikan dilakukan, polisi memastikan informasi itu tidak benar. Pria berinisial W (58) yang menjadi pusat perhatian warga ternyata merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang memiliki riwayat perawatan kejiwaan sejak lama.

PILIHAN REDAKSI

Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

Ratusan ODGJ Terjebak Stres Kerja, Kepala Diskes Bontang Sentil Gaya Memimpin Para Bos

23 Juni 2026 | 14:40
Polresta Balikpapan Respons Tuntutan Mahasiswa, Belum Ada Laporan Begal

Polresta Balikpapan Respons Tuntutan Mahasiswa, Belum Ada Laporan Begal

16 Juni 2026 | 19:20

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa Aditulloh menjelaskan, laporan pertama diterima melalui layanan darurat 110.

Warga melaporkan adanya seorang pria yang membawa senjata tajam dan mengancam masyarakat di kawasan RT 41, Kelurahan Graha Indah.

Petugas Polsek Balikpapan Utara bersama personel Polresta Balikpapan kemudian bergerak menuju lokasi. Saat tiba di tempat kejadian, situasi ternyata tidak mudah.

Pria tersebut ditemukan berada di atas atap rumah milik tetangganya. Kondisi itu membuat proses pengamanan berlangsung cukup menegangkan.

Upaya evakuasi dilakukan anggota Samapta Polresta Balikpapan, Bripda Arbian, dibantu seorang warga bernama Panji.

Keduanya berusaha mendekati dan mengamankan W yang saat itu masih membawa parang.

Perlawanan pun terjadi.

Di atas atap rumah, petugas dan warga sempat bergulat dengan pelaku hingga akhirnya mereka terjatuh.

Meski penuh risiko, proses pengamanan berhasil dilakukan. Polisi juga menyita parang yang diketahui masih terikat dengan tali pada lengan pelaku.

Akibat insiden tersebut, sejumlah orang mengalami luka.

W mengalami luka-luka setelah diamankan. Bripda Arbian mengalami luka sayatan pada bagian pipi kiri, sedangkan Panji mengalami sabetan pada kaki kanan.

Setelah situasi terkendali, polisi melakukan pendalaman dan mengumpulkan berbagai dokumen pendukung.

Hasilnya menunjukkan bahwa W memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Keterangan itu diperoleh dari pihak keluarga, ketua RT, kelurahan hingga Dinas Sosial.

“Kami telah mendapatkan bukti-bukti keterangan, baik dari keluarga, ketua RT, surat keterangan dari kelurahan maupun Dinas Sosial, bahwa yang bersangkutan pernah menjalani perawatan karena gangguan kejiwaan,” kata Rezsa.

Menurutnya, W merupakan warga asal Kediri yang sudah cukup lama tinggal di Balikpapan.

Ia diketahui pernah menjalani perawatan kejiwaan di Kediri dan juga sempat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Jiwa Samarinda.

Saat ini, baik W maupun dua korban luka masih menjalani perawatan medis di RSKD Kanudjoso Balikpapan.

Di tengah ramainya unggahan media sosial, polisi juga meluruskan informasi yang sempat beredar luas. Rezsa menegaskan, peristiwa tersebut bukan aksi begal seperti yang ramai disebutkan dalam sejumlah unggahan.

Pemilik akun yang pertama kali menyebarkan informasi itu juga telah memberikan klarifikasi mengenai kejadian sebenarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa informasi yang beredar cepat di media sosial belum tentu sepenuhnya benar.

Satu unggahan bisa memicu kepanikan, membentuk opini, bahkan memberi stigma yang keliru sebelum fakta terungkap. Karena itu, polisi meminta masyarakat lebih berhati-hati saat menerima maupun menyebarkan informasi.

“Para pemilik akun dan konten kreator agar bisa mengecek, recek, dan cross-check kembali setiap kejadian, kemudian menyaring sebelum sharing pemberitaan itu di media sosial,” tegas Rezsa. [RUL]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: begalODGJ
Previous Post

Nyawa Tak Bisa Dibeli, DPRD Kutim Desak Evaluasi Total KPC Usai 2 Kecelakaan Maut

Next Post

Hakim Turun ke Lokasi Sengketa Lahan PT KIN di Bengalon, Fakta Lapangan Mulai Terkuak

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Hakim Turun ke Lokasi Sengketa Lahan PT KIN di Bengalon, Fakta Lapangan Mulai Terkuak

Hakim Turun ke Lokasi Sengketa Lahan PT KIN di Bengalon, Fakta Lapangan Mulai Terkuak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved